Jumat, 20 November 2015

Sosialisasi kawasan tanpa rokok ( KTR ) Perda No. 3 tahun 2014



 
ilustrasi


 Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menegakkan Peraturan daerah (Perda) No. 3 Tahun 2014 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Salah satunya dengan melakukan sosialisasi ke kecamatan dan kelurahan.

 "Sosialisasi terus kita gerakkan dengan cara melakukan pengawasan di pusat perbelanjaan maupun lokasi-lokasi yang semestinya jauh dari asap rokok. Jika disinyalir terdapat pelanggaran, maka akan kami tertibkan,” ujar Nur Mahmudi.
 
Nur Mahmudi menambahkan, Pemkot telah melarang penjual untuk mempromosikan rokok secara terbuka. Selain itu Pemkot Depok juga secara rutin melakukan pendataan secara berkala.


Terdapat tujuh lokasi kawasan tanpa  rokok. Tujuh kawasan tanpa rokok tersebut meliputi fasilitas kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat umum, tempat kerja, tempat bermain anak, tempat ibadah, dan angkutan umum.

 
sanksi yang diberikan  yaitu denda maksimal Rp. 1  juta untuk perorangan dan maksimal Rp. 50 juta untuk badan hukum.







Sabtu, 17 Januari 2015

SMANSA Depok Gelar Donor Dara





Cerita Depok - Dalam rangka memperingati HUT ke 23 SMAN 1 (SMANSA) Depok menggelar donor darah yang diadakan di komplek SMANSA, Sabtu (17/01/15).

Kegiatan ini tidak hanya melibatkan siswa namun juga alumni serta orang tua siswa dan masyarakat.

Wakil Komisi D DPRD Kota Depok Fraksi PKS Hafid Nasir mengatakan Kegiatan ini sangat positif dan meningkatkan kepedulian sosial para siswa kepada masyarakat yang membutuhkan.


"Saya mengapresiasi apa yang dilaksanakan para siswa dan keluarga besar SMANSA Depok,bukan hanya kesehatan yang didapat namun kita dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan darah," jelas Hafid kepada Cerita Depok disela kunjungannya.


Wakil kepala sekolah biadang kesiswaan Teguh Syahrudin menjelaskan kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan HUT SMANSA dan menjadi program tahunan.


"Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar dan kami berharap sampai akhir kegiatan, kami mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya kegiatan ini dan semoga menjadi amal bagi kita semua,"ujarnya.

Bagus salah satu pendonor yang juga orang tua alumni SMANSA mengtakan kegiatan ini sangat positif dan harus dilanjutkan.

"Kalau bisa tahun depan pesertanya harus lebih banyak dan ini merupakan suatu tindakan yang terpuji dan harus ditanamkan kepada setiap pelajar," harapnya.


(iim/cs)