Kamis, 21 Desember 2017

Depok Raih Dua Penghargaan Anugerah Kota Cerdas 2017

kota cerdas

Cerita Depok  - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, kembali meraih dua penghargaan bergengsi tingkat nasional. Kali ini pemerintah berhasil meraih penghargaan Anugerah Kota Cerdas Indonesia tahun 2017 yang diberikan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk kategori Rating Ekosistem Inovasi dan kategori Sosial Cerdas.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono yang mewakili Pemkot Depok dalam menerima penghargaan tersebut mengaku bersyukur dan bangga atas capaian prestasi yang telah diraih. Menurutnya, penghargaan tersebut diperoleh atas kerja keras yang telah dilakukan oleh seluruh Perangkat Daerah dalam mewujudkan kota yang cerdas.
“Kami senang atas keberhasilan pencapaian ini.  Tentunya anugerah ini bukan hanya milik satu Perangkat Daerah saja. Namun juga menjadi capaian bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Depok yang selama ini telah melayani masyarakat dengan optimal,” kata Sidik di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Senin (11/12/2017).
Lebih lanjut,  dirinya menuturkan prestasi yang telah diraih tersebut harus dapat dipertahankan oleh Pemkot Depok. Karena itu, dirinya mengajak kepada seluruh Perangkat Daerah di Kota Depok agar semakin termotivasi dalam mewujudkan kota yang cerdas di Depok.Seperti diliris depok.go.id, 
“Raihan ini harus menjadi pemacu semangat dan motivasi bagi kami untuk mewujudkan pelayanan yang lebih baik lagi serta menuju Depok Smart City,” tuturnya.
Di tempat yang sama,  Rektor ITB Kadarsah Suryadi menambahkan,  penghargaan Rating Kota Cerdas Indonesia tahun 2017 diberikan oleh ITB kepada sejumlah kota yang dianggap mampu mengatasi berbagai persoalan di wilayahnya. Persoalan tersebut meliputi kemacetan, peningkatan indeks kualitas hidup, ketersediaan air bersih, serta berbagai persoalan lainnya.
“Jadi yang dimaksud kota cerdas adalah upaya serta inovasi apa saja yang telah dilakukan oleh Pemkot untuk mengatasi seluruh persoalan tersebut,” tutupnya.

Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota Depok Terima Penghargaan tingkat Provinsi

Peringatan Hari Ibu Tingkat Jawa Barat 201710




Cerita Depok  -  Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Ketua TP PKK Kota Depok Bunda Elly Farida menerima penghargaan tingkat Provinsi Jawa Barat yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada acara Peringatan Hari Ibu Tingkat Provinsi Jawa Barat di Halaman Gedung Sate, Bandung, Jum’at (22/12/2017). Seperti diliris depok.go.id, 


Penghargaan tersebut yaitu: 

1. Piala Penghargaan Revitalisasi Posyandu Award untuk Wali Kota Depok 
2. Juara 1 Lomba Posyandu Terbaik Kategori Kota – Posyandu Bhinneka Mekarsari 
3. Pembina Terbaik P2WKSS Kategori Kota – Bunda Elly Farida 
4. Juara 1 P2WKSS Kampung Ramah Anak Kategori Kelurahan – RW 15 Kelurahan Pancoran Mas


Peringatan Hari Ibu Tingkat Jawa Barat 20177


Peringatan Hari Ibu Tingkat Jawa Barat 20176


Peringatan Hari Ibu Tingkat Jawa Barat 20174


Peringatan Hari Ibu Tingkat Jawa Barat 20173

Selasa, 19 Desember 2017

Wali Kota Depok apresiasi peran serta masyarakat dalam sukseskan kampung tematik

Wali Kota Kunjungi Kampung Tematik Pondokcina5
Cerita Depok -  Guna mewujudkan pemerataan pembangunan di Kota Depok, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membuat kampung tematik berdasarkan keunggulan wilayah masing-masing. Pembangunan kampung tematik tersebut sebagai salah satu upaya Pemkot Depok meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), agar menjadi yang paling unggul di Jawa Barat.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris menuturkan, pemerataan pembangunan meliputi 5 zona yang akan dikembangkan mulai dari zona pusat, zona selatan, zona utara, zona barat, dan zona timur. Guna menggeliatkan semangat masyarakat, maka Pemkot Depok mengikutsertakan masyarakat dalam pengadaan kampung tematik tersebut.
“Untuk zona pusat itu ada sekitar Jalan Margonda dan salah satu inovasi kita adalah melalui kampung tematik. Kita ingin menggeliatkan semangat dan keikutsertaan masyarakat,” tutur Mohammad Idris usai meninjau lokasi kampung tematik di RW 02 dan 05, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Selasa, (19/12/17).
Ia menambahkan, pengadaan kampung tematik tidak hanya terbatas pada mempercantik lingkungan melalui lukisan atau cat warna-warni. Namun, disertai juga dengan pembangunan infrastruktur yang memadai.
“Kita juga ada pembangunan jalan lingkungan, pembangunan drainase, pembangunan IPAL komunal, agar lingkungan tidak terlihat kumuh,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Depok juga mengapresiasi peran serta masyarakat dalam menyukseskan pengadaan kampung tematik. Ia berharap melalui kampung tematik tersebut, dapat mewujudkan kondisi lingkungan yang bersih, indah dan bebas kumuh.
“Ini sebagai salah satu bukti keikutsertaan masyarakat untuk memperindah dan membuat nyaman, serta mewujudkan lingkungan yang bersih,” tandasnya.

Minggu, 26 November 2017

MUKERCAM FPK KECAMATAN CIPAYUNG KE I 2017


Cerita Depok  -  Selamat kepada Pengurus FPK Kecamatan Cipayung yang telah sukses melaksanakna MUKERCAM yang pertama. ( Sek FPK Kecamatan Cipayung )


Ketua Umum FPK Kota Depok E Manisah Boy menerima Hibah Lagu " Semangat Pembauran Kota Depok " dari H. Agus Purwanto

Selasa, 07 November 2017

Remaja idaman dan dambaan masyarakat Depok


Cerita Depok  –  Remaja masa kini  harus memiliki kepekaan yang tinggi terhadap lingkungan sosial, sehingga nantinya bisa menjadi remaja idaman dan dambaan masyarakat.
Ketua TP PKK Kota Depok, Elly Farida mengatakan, potensi remaja atau pun pemuda saat ini sangat besar sekali. Mulai dari potensi intelektual, emosional, spiritual, hingga potensi fisik yang masih segar dengan ide-ide kreatif yang mampu mengambil keputusan dan merespons perkembangan zaman.
“Menjadi seorang remaja tidak boleh membatasi kemampuan yang dipunya, sehingga bisa meraih prestasi akademis dan non-akademis,” ujar Elly Farida, di hadapan siswa SMP dan SMA dalam Pelatihan Dongeng bagi Forum Anak Depok di Wisma Hijau, Cimanggis, seperti dilansir  Depok.go.id  Selasa (07/11/2017 ).
Dirinya mengingatkan, dewasa ini remaja juga dituntut untuk selalu komunikatif. Begitu pun remaja Depok, hendaknya mau bekerja sama dengan siapa pun, serta harus mampu berkomunikasi dengan pihak-pihak yang terkait.
“Remaja Depok juga harus dapat menunjukkan menjadi remaja yang memiliki banyak ide, dengan tidak mudah menyerah, atau pun mampu memanfaatkan potensi yang ada,” katanya memberi semangat.
Selain itu, tambahnya, untuk menjadi remaja yang berhasil di kemudian hari, remaja juga harus menguatkan jiwa sosial dengan mau melakukan aktivitas sosial, ikhlas, dan tanpa pamrih saat dimintai tolong.
“Yuk, kita kuatkan niat kita dalam merancang masa depan yang cemerlang, untuk meraih itu semua dari sekaranglah usaha itu dimulai. Menjadi remaja yang kreatif, responsif, dan tentunya smart,” tutupnya.

Senin, 23 Oktober 2017

Kecamatan Cipayung wakili Depok LSKK tingkat Provinsi



Cerita Depok -  Kecamatan Cipayung akan mewakili Pemerintah Kota Depok pada Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan ( LSKK ) Tingkat Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan Surat Keputusan Walikota Depok Tentang Penetapan Peringkat Pemenang Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan

Kecamatan Cipayung berhasil menjuarai Lomba Sinergitas Kecamatan Tingkat Kota Depok Tahun 2017. Sementara itu Juara Kedua diraih Kecamatan Tapos dan  juara ketiga diraih oleh Kecamatan Pancoran Mas . Walikota Depok dengan didampingi Penjabat Sekda Kota Depok dan Kabag Pemerintahan Setda Kota Depok, secara langsung memberikan penghargaan berupa piala dan uang tunai kepada para pemenang, saat Apel Pagi, di Lapangan Balaikota Depok, Senin (23/10/2017).

Dasar kegiatan Lomba Sinergitas Kinerja Kecamatan ialah Peraturan Gubernur Nomor 23 Tahun 2010 Tentang Pedoman Penilaian Sinergitas Kinerja Kecamatan dalam menunjang akselerasi pencapaian targert IPM Jawa Barat Tahun 2015. Sebelumnya sebanyak 11 Kecamatan se-Kota Depok mengikuti lomba yang mencari Camat unggul di tingkat kota.

Intrumen penilaian lomba ini ialah sebesar 60% faktor individu Camat dan 40% dari faktor sarana dan prasarana.

 “Selamat kepada para pemenang semoga dapat lebih meningkatkan kinerja seorang Camat sebagai perangkat daerah terdepan dalam mensinergikan segala elemen yang ada di lingkup kecamatan. Dan semoga ini dapat menjadi penyemangat bagi Camat lain untuk terus meningkatkan kinerjanya,” ujar Walikota

Rabu, 18 Oktober 2017

FPK Pondok Jaya selenggarakan Layanan Kesehatan Gratis



Cerita Depok  -  Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kelurahan Pondok Jaya Bekerjasama dengan Rumah Sehat Baznas, Baznas, dan Rumbel Al Ghiffari menyelenggarakan Pelayanan Kesehatan Gratis yaitu berupa Pemeriksaan Kesehatan serta Pemberian Obat Gratis untuk Warga di lingkungan Rt.01 Rw. 03 Kelurahan .Pondok Jaya , Selasa 17 Oktober 2017.


Program Pelayanan kesehatan Gratis ini merupakan program rutin bulanan dari Forum Pembauran Kebangsaan Kel. Pondok Jaya yang bekerjasama dengan Rumah sehat Baznas dan Baznas.

” Program ini merupakan agenda Rutin Kami (FPK Kel.Pondok Jaya) disamping program lainnya seperti penyuluhan bahaya narkoba, pelatihan kewirausahaan, pemberdayaan pemuda, seminar kebudayaan dan kebangsaan serta masih banyak lagi program lain.  Berbagai program tersebut kami harapkan dapat memberi manfaat dan nilai positif bagi warga masyarakat khususnya di Kelurahan Pondok Jaya Kecamatan Cipayung ini” Kata Wandi Ibnu Tarmudin ,Ketua FPK Kel.Pondok Jaya.



Sekretaris FPK Kel.Pondok Jaya, Dewo Yogisworo menambahkan, keberadaan FPK untuk menjaga keharmonisan hubungan antar warga dari berbagai lapisan masyarakat

“Yang terpenting adalah kami sedang berusaha membangun dialog dengan masyarakat, Para Ketua Rt. dan RW, Pimpinan Organisasi, Pemuka Agama dan Suku dengan tujuan menjaga keharmonisan serta pemantapan persatuan dan kesatuan yang merupakan salah satu Fungsi Keberadaan Forum Pembauran Kebangsaan,” kata Dewo Yogisworo.



Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kelurahan Pondok Jaya sendiri dibentuk berdasarkan SK.Lurah Pondok Jaya No. 220/140/KPTS/VIII/2017. Yang mempunyai tugas sbb:


1. Menjaring aspirasi masyarakat dibidang Pembauran Kebangsaan

2. Menyelenggarakan Forum dialog dengan Pimpinan organisasi pembauran kebangsaan, pemuka Agama,suku, dan masyarakat.
3. Menyelenggarakan sosialisasi kebijakan yang berkaitan dengan pembauran kebangsaan
4. Merumuskan rekomendasi kepada Lurah Pondok Jaya sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan pembauran bangsa

Selasa, 17 Oktober 2017

Depok gelar sayembara perancangan RTH



Cerita Depok  – Rencana pembangunan taman kota dan alun-alun di kawasan GDC Depok terus dimatangkan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok. Untuk desainnya sendiri, masyarakat bisa terlibat langsung dalam pembuatannya dengan mengikuti sayembara berhadiah total Rp 100 juta.
Kepala Bidang Tata Bangunan Disrumkim Kota Depok, Dadan Rustandi mengatakan, alun-alun kota menjadi salah satu pembangunan prioritas Pemkot Depok yang ditargetkan selesai tahun 2019. Dengan luas lahan 3,5 hektare, alun-alun kota yang lokasinya di Kecamatan Cilodong ini akan dibangun dengan konsep taman terpadu.
“Untuk memenuhi ketersediaan RTH berupa taman kota dan alun-alun di Kota Depok, Disrumkim telah mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Sayembara Perancangan RTH (Taman Kota dan Alun-Alun) Kota Depok Tahun 2017, pada Senin (02/10),” kata Dadan, Selasa (10/10/17).
Seperti diliris depok.go.id, Lebih jauh dirinya menjelaskan, sayembara yang diadakan tersebut untuk menghasilkan gagasan kreatif dan komprehensif yang akan menjadi dasar perencanaan dan pembangunan RTH.
“Sayembara sebagai sarana untuk mengajak masyarakat dalam perancangan RTH, sehingga RTH sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Depok,” ujarnya.
Ia menambahkan sayembara perancangan alun-alun akan dibuka untuk masyarakat umum yang memiliki kemampuan di bidang perancangan atau memiliki latar belakang arsitek. Namun,  sayembara ini bukan untuk perorangan, tapi per kelompok.
“Jadi, satu tim maksimal 3-5 orang, dengan model rancangan berbentuk 2 dimensi atau 3 dimensi, sekaligus dengan perkiraan biaya yang dibutuhkan,” imbuhnya.
Ia menambahkan, sayembara ini akan dibuka di akhir bulan Oktober 2017 melalui Badan Layanan Pengadaan (BLP) Kota Depok. Bagi pemenang sayembara tersebut disedikan hadiah total Rp 100 juta dengan rincian, juara I mendapat Rp 50 juta, juara II Rp 30 juta,  dan juara III Rp 20 juta.
“Para peserta sayembara nantinya akan langsung dinilai oleh tim juri yang terdiri dari Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Depok, Kepala Disrumkim Kota Depok, Kepala Bapplitbangda Kota Depok, Ketua Ikatan Arsitek Lansekap Indonesia (IALI) Provinsi Jawa Barat, Kepala Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia,” ujarnya.
Ia berharap dengan adanya RTH, mampu menampung aktivitas masyarakat di Kota Depok yang beraneka ragam dari anak-anak hingga lansia, penyandang disabilitas, komunitas-komunitas kreatif, olah raga, dan lain-lain, serta dapat menjadi citra kota sesuai dengan visi, misi dan program unggulan Kota Depok.
“Kita harapkan alun-alun akan dibangun nantinya, dapat menjadi representasi Kota Depok,” tutupnya.

Senin, 09 Oktober 2017

DKUM Depok buka pelatihan WUB 2017



Cerita Depok – Dinas Koperasi Usaha Mikro (DKUM) akan membuka program pelatihan bagi Wirausaha Baru (WUB) tahun 2017. Program pelatihan manajemen tersebut, merupakan prioritas pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan wirausahawan baru, khususnya di Kota Depok.
“Pelatihan ini ditujukan bagi pelaku usaha baru dengan umur usaha 6 bulan sampai 3 tahun. Kita ingin melatih para pelaku usaha yang baru memulai usaha agar memiliki bekal dan pengetahuan usaha, serta semangat dalam mengembangkan usahanya,” kata Kepala DKUM Kota Depok, Mohammad Fitriawan saat ditemui  di Lapangan Balai Kota, Senin (09/10/17).

Seperti dilansir depok.go.id, Fitriawan menambahkan, program pelatihan ini sebagai bentuk dorongan pemerintah dalam mencetak wirausaha baru yang memiliki daya saing, mengingat pertumbuhan usaha baru di Indonesia masih cukup rendah.
“Kalau dibandingkan dengan negara-negara tetangga, pertumbuhan wirausaha baru di Indonesia masih relatif kecil, misalnya di Malaysia pertumbuhannya sudah 5 persen kita masih 3,6 persen. Makanya, kita upayakan pembentukan wirausaha baru, khususnya di Kota Depok,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelatihan dikhususkan untuk peserta dengan usia 18-55 tahun. Untuk pendaftaran bagi calon wirausaha baru dibuka mulai tanggal 16-19 Oktober 2017 dengan melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan setempat, pas foto berwarna 4×6 sebanyak 2 lembar dan fotokopi KK dan KTP. Kemudian dilanjutkan dengan proses seleksi pada tanggal 20-26 Oktober. Sementara untuk hasil seleksinya akan diumumkan pada tanggal 27 Oktober.

“Untuk pelaksanaan pelatihannya akan diadakan mulai tanggal 30 Oktober sampai 15 November 2017. Bagi para wirausaha baru yang ingin mendaftar bisa mengambil formulir di setiap kecamatan atau bisa mendaftar langsung ke DKUM melalui bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha Mikro (PPUM),” tutupnya

Sabtu, 07 Oktober 2017

FKH Depok lakukan aksi cabut paku di pohon


Cerita Depok –  Pohon adalah sumber oksigen bagi manusia sekaligus penyerap polusi udara. Namun, sayangnya banyak pohon yang dipaku oleh orang-orang tidak bertanggung jawab sehingga mendorong Forum Komunitas Hijau (FKH) terpanggil untuk melakukan aksi cabut paku di pohon.
Ketua FKH, Hery Syaefudin mengatakan, pohon merupakan salah satu pendukung kehidupan untuk makhluk hidup. Untuk itu, perlu dijaga kelestariannya agar tetap hidup dan tumbuh.
“Pohon kan makhluk hidup juga, kalau tidak kita jaga bersama-sama pohon akan mati,” ujarnya, Jumat (06/10/17).
Hery mengatakan, untuk melindungi pohon agar tetap hidup dirinya akan mengajak para anggota komunitas untuk melakukan aksi cabut paku dan spanduk yang tertancap di pohon seperti di Jalan Ir Juanda dan Margonda, Depok.
“Kegiatan mencabuti paku di pohon, diharapkan dapat menjadi contoh masyarakat untuk lebih menjaga lingkungan, khususnya melindungi keberadaan pohon yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia,” katanya.
Selain menjaga kelestarian pohon, kata Hery bersih-bersih paku di pohon ini juga untuk melindungi keberadaan pohon agar tidak cepat mati karena terkena paku. Pasalnya, pohon yang terkena paku mudah terserang pernyakit dan akhirnya mati. Dari kegiatan tersebut, jelas Hery, pihaknya berhasil mengumpulkan paku hingga 1/2 kilogram.
“Coba bayangkan kalau pohon ditancap paku sebanyak itu akan dapat menimbulkan kebusukan pada pohon tersebut,” ucapnya.
Dengan kegiatan ini diharapkan seluruh elemen masyarakat bisa menjaga lingkungan, dan tidak sembarangan memaku pohon. Sebab, pohon juga makhluk hidup di dunia ini.
“Dengan memelihara pohon, seluruh makhluk hidup akan mempunyai pabrik oksigen secara gratis sehingga perlu dilakukan pelestarian alam, khususnya terhadap tanaman,” tutupnya.

Rabu, 04 Oktober 2017

13 calon Sekda Kota Depok jalani tes kesehatan


Cerita Depok  -  Sebanyak 13 calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok hari ini menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok. Dari 13 nama tersebut, akan dipilih satu nama untuk ditetapkan menjadi Sekda Kota Depok pada awal November 2017 mendatang.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Supian Suri, mengatakan ke-13 calon Sekda tersebut antara lain :
1. Kepala Dinas Perhubungan Gandara Budiana
2. Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Yayan Arianto
3. Kepala Dinas Tenaga Kerja Diah Sadiah
4. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Etty Suryahati
5. Sekretaris Dewan Zamrowi Hasan
6. Asisten Hukum dan Sosial Sri Utomo
7. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Misbahul Munir
8. Asisten Administrasi Widyati Riyandani
9. Kepala Dinas Pendidikan Mohammad Thamrin
10. Kepala Bapplitbangda Hardiono
11. Inspektur pada Inspektorat Novarita
12. Staf Ahli Bidang Sosial dan Hukum Mulyamto
13. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Farah Mulyati.

“Dari ke-13 calon Sekda tersebut sudah memenuhi syarat kriteria yang ditetapkan, seperti harus dua kali di masa jabatan tinggi pratama, 2 unit kerja yang dilalui, sudah mengikuti Diklatpim Eselon II, golongan 3C, maksimal usia 58 tahun, dan mereka juga sudah mendapat rekomendasi dari Komisi ASN,” terang Supian, yang ditemui usai pemeriksaan Medical Check Up (MCU) calon Sekda di RSUD Kota Depok, Selasa (03/10/2017),, seperti dilansir depok.go.id
Supian menambahkan, setelah pemeriksaan MCU, tahapan selanjutnya yang harus diikuti peserta adalah tes penulisan makalah dan presentasi pada tanggal 9 Oktober yang akan datang. Kemudian peserta harus presentasikan hasil penulisan makalahnya di depan Panitia Seleksi (Pansel) pada tanggal 10 Oktober.
“Tema yang diberikan akan kami umumkan hari itu juga, dan peserta tidak akan mendapat akses internet. Jadi benar-benar yang ditulis merupakan hasil pemikiran asli peserta,” jelasnya.
Setelah penulisan makalah dan presentasi, tambahnya, Pansel akan melakukan rapat untuk menentukan 3 calon nama Sekda yang akan diserahkan pada Wali Kota Depok. Lalu dengan kewenangannya Wali Kota Depok akan memilih Sekda berdasarkan persetujuan Gubernur Jawa Barat.
“Target kami pertengahan Oktober seluruh tahapan seleksi sudah selesai, sehingga awal November diharapkan sudah ada definitif nama untuk Sekda Kota Depok,” jelasnya.

Kamis, 07 September 2017

Diskominfo dorong ASN maksimalkan potensi yang dimilikinya




Cerita  Depok – Penghargaan yang diraih Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok di tingkat Jawa Barat, diharapkan menjadi stimulus bagi ASN Diskominfo lainnya untuk menunjukkan kinerja terbaik. Dorongan tersebut dilakukan agar masing-masing ASN memaksimalkan potensi diri dalam melakukan pekerjaan yang diembannya.

“Ini momentum yang cukup bagus di tengah serangkaian prestasi yang dicapai Kota Depok. Sekarang bukan hanya instansi, tapi personel ASN. Semoga prestasi tersebut bisa memberikan semangat kepada ASN lainnya untuk menunjukkan kinerja yang lebih baik lagi,” kata Kepala Diskominfo Kota Depok, Sidik Mulyono, Kamis (07/09/2017).

Sidik menjelaskan, berbagai upaya juga dilakukan Diskominfo untuk mendorong ASN menunjukkan potensinya. Di antaranya dengan melakukan pelatihan dan peningkatan kemampuan, serta pembinaan secara rutin yang dikemas dalam rapat rutin.
“Di sana kita berikan motivasi. Bekerja bukan hanya sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi melakukan yang terbaik agar hasilnya menjadi berkah,” sambung Sidik.

Selain itu, imbuh Sidik, ada bimbingan kerja yang dilakukan kepada Pranata Humas (Prahum) dan Pranata Komputer (Prakom). Sebagaimana yang diamanahkan Sidik kepada peraih penghargaan ASN Berprestasi Rita Nurlita, sebagai Koordinator Paguyuban Prakom dan Prahum. Sebagai koordinator, Rita ditugaskan membimbing teman-teman Prakom dan Prahum tiap Jumat, satu jam sebelum pulang.
“Langkah-langkah tersebut kami harapkan dapat memacu semangat kerja, sehingga terjadi peningkatan dari sisi pelayanan dan hasil kinerjanya,” tutupnya.

Rabu, 06 September 2017

Berwisata sambil beramal



Cerita Depok  -  Untuk yang peduli dengan Krisis kemanusiaan di ROHINGYA..Ayo salurkan Donasi anda bersama Kami Di Arung Donasi Untuk Rohingya..

"BERWISATA SEKALIGUS BERAMAL"

Jumat, 25 Agustus 2017

WPA CIlodong adakan Road Show kesekolah-sekolah



Cerita Depok – Bahaya virus Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) menjadi perhatian banyak pihak. Tak terkecuali kalangan Warga Peduli AIDS (WPA) Kecamatan Cilodong yang secara intensif melakukan roadshow untuk membangun kesadaran akan bahaya virus tersebut bagi kalangan pelajar.
Ketua WPA Kecamatan Cilodong, Azizah menjelaskan, roadshow sosialisasi HIV/AIDS saat ini lebih difokuskan di sekolah-sekolah. Sebab, pelajar sangat rentan sekali terhadap pergaulan yang bisa membawa mereka terkena virus tersebut.
“Sosialisasi lebih difokuskan kepada pelajar, karena usia remaja cukup rentan terhadap berbagai macam pergaulan, mereka suka mencoba hal-hal yang baru, ” tuturnya, kemarin.
Lebih lanjut dirinya menambahkan, roadshow sosialisasi HIV/AIDS akan dilakukan di 15 Sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Cilodong. Mulai dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Kemarin kita baru launching untuk kegiatan roadshow ini di SMPN 6 Cilodong,  selanjutnya akan kita lanjutkan ke sekolah-sekolah yang lain, ” katanya.
Dirinya berharap, dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada para siswa, agar bisa lebih menjaga diri dalam pergaulan serta aktif membantu sosialisasi kepada orang lain. Sebab, semakin banyak orang yang sadar dan mengerti akan bahaya HIV/AIDS, semakin sedikit korban yang berjatuhan.
“Kita ingin memberikan pengetahuan terkait bahaya virus ini kepada para pelajar. Dari yang awalnya belum tahu, bisa menjadi tahu dan juga diharapkan pemahaman yang mereka dapat, nantinya bisa disebarluaskan kepada  teman-temannya, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah,” pungkasnya.


Kamis, 24 Agustus 2017

Srikandi berjilbab penyubang emas pertama Indonesia




Cerita Drpok  -  Tim Panahan Indonesia bukan hanya penyumbang emas terbanyak empat emas pada SEA Games 2017 ini, cabang panahan juga melewati target yang telah ditetapkan yaitu dua emas.

Penyumbang emas pertama cabang panahan melalui Srikandi berjlbab Sri Ranti di nomor Individual Compound Putri.







Selasa, 22 Agustus 2017

Wilayah yang terkena penghentian sementara PDAM Depok

Cerita Depok - PDAM Kota Depok




Sabtu, 19 Agustus 2017

Raih Adipura, jaga lingkungan untuk hidup yang lebih baik






Cerita Depok  -  Pencapaian Kota Depok meraih Piala Adipura merupakan prestasi yang membanggakan ini, harus menjadi momentum yang melecut kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Piala Adipura merupakan cambuk yang kuat untuk kita terus bergerak menjaga lingkungan ini, karena setelah kita raih pastinya kita wajib mempertahankannya dengan segala inovasi dan kerja sama yang semakin erat dari pemerintah, komunitas dan masyarakat umum lainnya,” ujar Ketua Sekber Sahabat Ciliwung,  Hidayat Al Ramdani.


Pria yang aktif di berbagai kegiatan lingkungan hidup tersebut menambahkan, diraihnya Piala Adipura yang pertama bagi Kota Depok ini merupakan bonus besar untuk Pemerintah Kota Depok dan aktivis lingkungan yang selama ini bersama-sama berupaya menjadikan Depok kota yang bersih, asri dan nyaman untuk ditinggali.

“Kita harus bersama-sama mempertahankan prestasi ini, kami akan terus bergerak menjadikan Depok yang bersih, asri dan nyaman,” tuturnya.


Dirinya juga berpesan, kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga lingkungan dengan tidak membakar sampah di pemukiman padat penduduk, tidak membuang sampah ke kali, menggunakan transportasi umum untuk mengurangi polusi udara, serta menghemat energi dengan mematikan listrik yang tidak terpakai.

“Mari kita jaga lingkungan untuk hidup yang lebih baik. Apa yang kita lakukan saat ini, akan dirasakan kelak untuk anak cucu kita nanti. Selamat dan sukses kepada masyarakat dan Pemerintah Kota Depok yang telah meraih Piala Adipura, jayalah Kota Depok” tutup Dayat.


Kamis, 10 Agustus 2017

SDN Bojong Ponter 3 tingkatkan minat baca



Cerita Depok  - Banyak cara meningkatkan minat baca dikalangan siswa salah satunya dengan memanfaatkan perpustakaan keliling .


Astri Melinda guru kelas 5 SDN Bojong Pondok Terong 3 mengungkapkan dengan adanya kunjungan Perpustakaan kelling dirinya berharap dapat meningkatkan minat baca para siswa disekolahnya.

“ Melihat para siswa antusias memilih bacaan yang disediakan , Semoga ini indikasi minat baca para siswa bertambah, “ jelasnya kepada ceritadepok.com diruang kelas 5A, Rabu  (9/8/2017).


Selain menambah ilmu pengetahuan juga pengalaman baca bertambah hal itu disampaikan Arya Brilian Tama siswa kelas 5A.

“ Seru abis,   selain dapat ilmu pengalaman bacapun bertambah,” Jelas Arya