Jumat, 25 Agustus 2017

WPA CIlodong adakan Road Show kesekolah-sekolah



Cerita Depok – Bahaya virus Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) menjadi perhatian banyak pihak. Tak terkecuali kalangan Warga Peduli AIDS (WPA) Kecamatan Cilodong yang secara intensif melakukan roadshow untuk membangun kesadaran akan bahaya virus tersebut bagi kalangan pelajar.
Ketua WPA Kecamatan Cilodong, Azizah menjelaskan, roadshow sosialisasi HIV/AIDS saat ini lebih difokuskan di sekolah-sekolah. Sebab, pelajar sangat rentan sekali terhadap pergaulan yang bisa membawa mereka terkena virus tersebut.
“Sosialisasi lebih difokuskan kepada pelajar, karena usia remaja cukup rentan terhadap berbagai macam pergaulan, mereka suka mencoba hal-hal yang baru, ” tuturnya, kemarin.
Lebih lanjut dirinya menambahkan, roadshow sosialisasi HIV/AIDS akan dilakukan di 15 Sekolah yang ada di wilayah Kecamatan Cilodong. Mulai dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
“Kemarin kita baru launching untuk kegiatan roadshow ini di SMPN 6 Cilodong,  selanjutnya akan kita lanjutkan ke sekolah-sekolah yang lain, ” katanya.
Dirinya berharap, dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada para siswa, agar bisa lebih menjaga diri dalam pergaulan serta aktif membantu sosialisasi kepada orang lain. Sebab, semakin banyak orang yang sadar dan mengerti akan bahaya HIV/AIDS, semakin sedikit korban yang berjatuhan.
“Kita ingin memberikan pengetahuan terkait bahaya virus ini kepada para pelajar. Dari yang awalnya belum tahu, bisa menjadi tahu dan juga diharapkan pemahaman yang mereka dapat, nantinya bisa disebarluaskan kepada  teman-temannya, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah,” pungkasnya.


Kamis, 24 Agustus 2017

Srikandi berjilbab penyubang emas pertama Indonesia




Cerita Drpok  -  Tim Panahan Indonesia bukan hanya penyumbang emas terbanyak empat emas pada SEA Games 2017 ini, cabang panahan juga melewati target yang telah ditetapkan yaitu dua emas.

Penyumbang emas pertama cabang panahan melalui Srikandi berjlbab Sri Ranti di nomor Individual Compound Putri.







Selasa, 22 Agustus 2017

Wilayah yang terkena penghentian sementara PDAM Depok

Cerita Depok - PDAM Kota Depok




Sabtu, 19 Agustus 2017

Raih Adipura, jaga lingkungan untuk hidup yang lebih baik






Cerita Depok  -  Pencapaian Kota Depok meraih Piala Adipura merupakan prestasi yang membanggakan ini, harus menjadi momentum yang melecut kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Piala Adipura merupakan cambuk yang kuat untuk kita terus bergerak menjaga lingkungan ini, karena setelah kita raih pastinya kita wajib mempertahankannya dengan segala inovasi dan kerja sama yang semakin erat dari pemerintah, komunitas dan masyarakat umum lainnya,” ujar Ketua Sekber Sahabat Ciliwung,  Hidayat Al Ramdani.


Pria yang aktif di berbagai kegiatan lingkungan hidup tersebut menambahkan, diraihnya Piala Adipura yang pertama bagi Kota Depok ini merupakan bonus besar untuk Pemerintah Kota Depok dan aktivis lingkungan yang selama ini bersama-sama berupaya menjadikan Depok kota yang bersih, asri dan nyaman untuk ditinggali.

“Kita harus bersama-sama mempertahankan prestasi ini, kami akan terus bergerak menjadikan Depok yang bersih, asri dan nyaman,” tuturnya.


Dirinya juga berpesan, kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga lingkungan dengan tidak membakar sampah di pemukiman padat penduduk, tidak membuang sampah ke kali, menggunakan transportasi umum untuk mengurangi polusi udara, serta menghemat energi dengan mematikan listrik yang tidak terpakai.

“Mari kita jaga lingkungan untuk hidup yang lebih baik. Apa yang kita lakukan saat ini, akan dirasakan kelak untuk anak cucu kita nanti. Selamat dan sukses kepada masyarakat dan Pemerintah Kota Depok yang telah meraih Piala Adipura, jayalah Kota Depok” tutup Dayat.


Kamis, 10 Agustus 2017

SDN Bojong Ponter 3 tingkatkan minat baca



Cerita Depok  - Banyak cara meningkatkan minat baca dikalangan siswa salah satunya dengan memanfaatkan perpustakaan keliling .


Astri Melinda guru kelas 5 SDN Bojong Pondok Terong 3 mengungkapkan dengan adanya kunjungan Perpustakaan kelling dirinya berharap dapat meningkatkan minat baca para siswa disekolahnya.

“ Melihat para siswa antusias memilih bacaan yang disediakan , Semoga ini indikasi minat baca para siswa bertambah, “ jelasnya kepada ceritadepok.com diruang kelas 5A, Rabu  (9/8/2017).


Selain menambah ilmu pengetahuan juga pengalaman baca bertambah hal itu disampaikan Arya Brilian Tama siswa kelas 5A.

“ Seru abis,   selain dapat ilmu pengalaman bacapun bertambah,” Jelas Arya  






Meriahkan HUT RI ke 72 bersama Yayasan Sahabat Ciliwung





Cerita Depok  - Memeriahkan HUT RI ke 72 bersama Yayasan Sahabat Ciliwung ???

*MERDEKAKAN SUNGAI DARI SAMPAH DAN LIMBAH*


Kita buka pendaftaran

*Fun Relly Ciliwung*


*Pesta Rakyat Ciliwung*



Tertarik...
Hubunggi : 08158036252



Jumat, 04 Agustus 2017

TRC Jetski hadir untuk anak Depok





Cerita Depok  – Untuk menghadapi dan menyelesaikan kasus kekerasan pada anak, Sekretaris 1 Gugus Tugas Kota Layak Anak, Elly Farida, mendeklarasikan berdirinya Tim Reaksi Cepat (TRC) Jelajah Cepat Isu Kekerasan Anak Indonesia (TRC JETSKI). Dengan kehadiran TRC JETSKI, laporan tindak kekerasan pada anak bisa langsung ditindaklanjuti.

“Kekerasan yang dihadapi anak umumnya tidak hanya berupa kekerasan fisik saja, tetapi ada juga yang psikis. Bahkan, pelaku bukan hanya orang luar atau tidak dikenal, namun terkadang juga berasal dari lingkungan terdekat,” ujar Elly Farida, saat deklarasi TRC JETSKI di Lapangan Balaikota Depok, Kamis (03/08/2017).


Dikatakannya, TRC JETSKI ini hadir untuk anak di Kota Depok. Dengan begitu, jika ditemui kasus kekerasan pada anak bisa langsung melapor. Dirinya mempersilakan siapa saja melapor ke TRC JETSKI, baik guru, orang tua, maupun tetangga apabila mendapati hal yang terkait kekerasan maupun pelecehan yang menimpa anak-anak.

“Hotline kami 112, dan telepon 081318122998. Masyarakat bisa melaporkan apabila melihat kejadian kekerasan pada anak yang ada di sekitarnya,” katanya.


Dirinya menambahkan, anggota TRC JETSKI ini terdiri dari berbagai perwakilan seperti, Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Dinas Kesehatan (Dinkes), Pekerja Sosial Sakti, DPAPMK Kota Depok, Satgas Srikandi Polresta Depok, TP PKK Kota Depok, Forum Anak, serta Forum Kota Layak Anak (FOKLA).

“Dengan tim ini kita harapkan dapat bergerak dan membantu penanganan anak-anak yang sedang dilanda masalah akibat terjadinya kekerasan. Kelak perolehan penghargaan KLA meningkat dari nindya menjadi utama,” tandasnya.


Selasa, 01 Agustus 2017

Rute arak-arakan piala adipura Kota Depok




Cerita Depok  –  Dalam rangka menyambut kedatangan piala Adipura di Kota Depok, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berencana “mengarak” piala tersebut keliling kota. 

Berdasarkan informasi yang diterima , iring-iringan pawai piala Adipura tersebut akan dimulai pada pukul 12.00 WIB

Direncanakan star di pintu TOL Cijago yang dilanjutkan ke Jl. Raya Bogor – Simpangan Depok – Jl. Tole Iskandar – Jl. Siliwangi – Jl. Margonda – Jl. Arif Rahman Hakim – Jl. Raya Sawangan – Parung Bingung – Jl. Raya Limo – Jl. Raya Cinere – Jl. Krukut – Jl. Kukusan – Jl. Arif Rahman Hakim – Jl. Margonda Raya – Universitas Indonesia (fly over), dan berakhir di Balaikota Depok





Kesbangpol Depok gencar sosialisasi pembauran kebangsaan




Cerita Depok  –  Sebagai salah satu kota penyangga Ibu Kota Jakarta, tentu masyarakat di Kota Depok memiliki kehidupan yang majemuk dengan keragaman etnisnya. Demi menciptakan kerukunan antar suku bangsa tersebut, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Depok gencar menyosialisasikan lewat program Pembauran Kebangsaan.

“Warga Depok memiliki latar belakang suku yang beragam. Sebanyak 38 persen warga Depok berasal dari suku Betawi, 33 persen suku Jawa, 16 persen suku Sunda, serta berbagai suku bangsa lainnya. Melalui Pembauran Kebangsaan ini, kami coba persatukan semua suku bangsa agar hidup rukun dan damai di Kota Depok,” tutur Kepala Kantor Kesbangpol Depok, Dadang Wihana  Senin (31/07/2017).


Dadang mengatakan, program Pembauran Kebangsaan yang dijalankan oleh Kesbangpol Kota Depok akan diterapkan dengan menggunakan pendekatan kebudayaan. Sebab, sambung Dadang, melalui budaya dapat menciptakan kesatuan dan persatuan masyarakat, meskipun berasal dari latar belakang suku bangsa yang berbeda.

“Melalui program ini, kami ingin melaksanakan arahan dari Wali Kota Depok agar melakukan pendekatan kebudayaan dalam berbagai aspek pembangunan daerah. Sudah terbukti, melalui budaya dapat menyentuh ke hati, cipta, rasa dan karsa masyarakat di Kota Depok,” terangnya.


Dirinya menambahkan, dengan adanya program Pembauran Kebangsaan tersebut, tidak hanya dapat menjalin kerukunan antar suku bangsa masyarakat di Kota Depok. Namun, diharapkan dapat mendorong kemajuan bagi perekonomian di Kota Depok.

“Dari aktivitas ini dapat menghasilkan masukan yang banyak membangun. Pembauran Kebangsaan melalui pendekatan kebudayaan bisa untuk menambah daya tarik wisata juga. Kota Depok memiliki semua aspek untuk mewujudkan hal tersebut,” tandasnya.