Kamis, 21 Desember 2017

Depok Raih Dua Penghargaan Anugerah Kota Cerdas 2017

kota cerdas

Cerita Depok  - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, kembali meraih dua penghargaan bergengsi tingkat nasional. Kali ini pemerintah berhasil meraih penghargaan Anugerah Kota Cerdas Indonesia tahun 2017 yang diberikan oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk kategori Rating Ekosistem Inovasi dan kategori Sosial Cerdas.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono yang mewakili Pemkot Depok dalam menerima penghargaan tersebut mengaku bersyukur dan bangga atas capaian prestasi yang telah diraih. Menurutnya, penghargaan tersebut diperoleh atas kerja keras yang telah dilakukan oleh seluruh Perangkat Daerah dalam mewujudkan kota yang cerdas.
“Kami senang atas keberhasilan pencapaian ini.  Tentunya anugerah ini bukan hanya milik satu Perangkat Daerah saja. Namun juga menjadi capaian bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Depok yang selama ini telah melayani masyarakat dengan optimal,” kata Sidik di gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Senin (11/12/2017).
Lebih lanjut,  dirinya menuturkan prestasi yang telah diraih tersebut harus dapat dipertahankan oleh Pemkot Depok. Karena itu, dirinya mengajak kepada seluruh Perangkat Daerah di Kota Depok agar semakin termotivasi dalam mewujudkan kota yang cerdas di Depok.Seperti diliris depok.go.id, 
“Raihan ini harus menjadi pemacu semangat dan motivasi bagi kami untuk mewujudkan pelayanan yang lebih baik lagi serta menuju Depok Smart City,” tuturnya.
Di tempat yang sama,  Rektor ITB Kadarsah Suryadi menambahkan,  penghargaan Rating Kota Cerdas Indonesia tahun 2017 diberikan oleh ITB kepada sejumlah kota yang dianggap mampu mengatasi berbagai persoalan di wilayahnya. Persoalan tersebut meliputi kemacetan, peningkatan indeks kualitas hidup, ketersediaan air bersih, serta berbagai persoalan lainnya.
“Jadi yang dimaksud kota cerdas adalah upaya serta inovasi apa saja yang telah dilakukan oleh Pemkot untuk mengatasi seluruh persoalan tersebut,” tutupnya.

Wali Kota dan Ketua TP PKK Kota Depok Terima Penghargaan tingkat Provinsi

Peringatan Hari Ibu Tingkat Jawa Barat 201710




Cerita Depok  -  Wali Kota Depok Mohammad Idris dan Ketua TP PKK Kota Depok Bunda Elly Farida menerima penghargaan tingkat Provinsi Jawa Barat yang diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan pada acara Peringatan Hari Ibu Tingkat Provinsi Jawa Barat di Halaman Gedung Sate, Bandung, Jum’at (22/12/2017). Seperti diliris depok.go.id, 


Penghargaan tersebut yaitu: 

1. Piala Penghargaan Revitalisasi Posyandu Award untuk Wali Kota Depok 
2. Juara 1 Lomba Posyandu Terbaik Kategori Kota – Posyandu Bhinneka Mekarsari 
3. Pembina Terbaik P2WKSS Kategori Kota – Bunda Elly Farida 
4. Juara 1 P2WKSS Kampung Ramah Anak Kategori Kelurahan – RW 15 Kelurahan Pancoran Mas


Peringatan Hari Ibu Tingkat Jawa Barat 20177


Peringatan Hari Ibu Tingkat Jawa Barat 20176


Peringatan Hari Ibu Tingkat Jawa Barat 20174


Peringatan Hari Ibu Tingkat Jawa Barat 20173

Selasa, 19 Desember 2017

Wali Kota Depok apresiasi peran serta masyarakat dalam sukseskan kampung tematik

Wali Kota Kunjungi Kampung Tematik Pondokcina5
Cerita Depok -  Guna mewujudkan pemerataan pembangunan di Kota Depok, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok membuat kampung tematik berdasarkan keunggulan wilayah masing-masing. Pembangunan kampung tematik tersebut sebagai salah satu upaya Pemkot Depok meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), agar menjadi yang paling unggul di Jawa Barat.
Wali Kota Depok, Mohammad Idris menuturkan, pemerataan pembangunan meliputi 5 zona yang akan dikembangkan mulai dari zona pusat, zona selatan, zona utara, zona barat, dan zona timur. Guna menggeliatkan semangat masyarakat, maka Pemkot Depok mengikutsertakan masyarakat dalam pengadaan kampung tematik tersebut.
“Untuk zona pusat itu ada sekitar Jalan Margonda dan salah satu inovasi kita adalah melalui kampung tematik. Kita ingin menggeliatkan semangat dan keikutsertaan masyarakat,” tutur Mohammad Idris usai meninjau lokasi kampung tematik di RW 02 dan 05, Kelurahan Pondok Cina, Kecamatan Beji, Selasa, (19/12/17).
Ia menambahkan, pengadaan kampung tematik tidak hanya terbatas pada mempercantik lingkungan melalui lukisan atau cat warna-warni. Namun, disertai juga dengan pembangunan infrastruktur yang memadai.
“Kita juga ada pembangunan jalan lingkungan, pembangunan drainase, pembangunan IPAL komunal, agar lingkungan tidak terlihat kumuh,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Depok juga mengapresiasi peran serta masyarakat dalam menyukseskan pengadaan kampung tematik. Ia berharap melalui kampung tematik tersebut, dapat mewujudkan kondisi lingkungan yang bersih, indah dan bebas kumuh.
“Ini sebagai salah satu bukti keikutsertaan masyarakat untuk memperindah dan membuat nyaman, serta mewujudkan lingkungan yang bersih,” tandasnya.