Jumat, 22 Juni 2018

RSUD Kota Depok Terus Tingkatkan Pelayanan



Cerita Depok  –  Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Depok terus bertekad dalam meningkatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat. Salah satu yang sudah dilakukan, yaitu memfungsikan Gedung BD RSUD Depok di lantai 1 untuk memberikan layanan farmasi bagi pasien.

“Kami ingin memberikan rasa nyaman pada masyarakat, meskipun baru pelayanan farmasi yang dipakai untuk di Gedung BD. Tetapi, mudah-mudahan masyarakat bisa merasakan peningkatan pelayanan kami,” jelas Direktur RSUD Depok, Asloe’ah Madjri, di kantornya, Jumat (22/06/2018).


Ditambahkannya, sejak dibuka pada 28 Mei 2018, pelayanan farmasi ini disambut antusias masyarakat. Bahkan, dalam sehari saja pelayanan farmasi bisa melayani 400-500 pasien RSUD Depok yang membutuhkan.

“Dalam sehari bisa 400-500 pasien yang ke sini, dan mereka tertib menunggu antrean untuk dipanggil oleh petugas kami,” katanya.


Dirinya mengungkapkan, pelayanan farmasi yang dilakukan di Gedung BD merupakan pindahan dari Gedung A. Untuk kondisi gedung, dia juga sangat memperhatikan unsur kebersihan dan kenyamanan pengunjung.

“Petugas kami akan terus menjaga kebersihan Gedung BD ini, sehingga meskipun pasien sudah banyak yang ke sini, namun akan tetap terjaga kenyamanannya,” pungkasnya.

Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul :





kuliner

Sabtu, 16 Juni 2018

Wali Kota Depok: Idul Fitri Sebagai Momentum Untuk Jaga Kebaikan yang Telah Dilakukan Selama Bulan Ramadan



Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat menjadi khatib pada kegiatan Salat Idulfitri di masjid Agung Balai Kota Depok, Jumat (15/06/18). (Foto: Bima/Diskominfo).


Cerita Depok -Peringatan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1439 Hijriah bagi umat Islam di Kota Depok tidak hanya dimaknai sebagai keberhasilan setelah menjalankan ibadah puasa di Bulan Ramadan. Namun, hal tersebut juga dapat menjadi pendorong untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Karena itu, Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengajak masyarakat agar menjadikan Hari Raya Idul Fitri sebagai momentum untuk menjaga kebaikan-kebaikan yang sudah ditanam selama Bulan Ramadan.

“Di hari raya Idul fitri ini bagaimana kita bisa merawat berbagai kebaikan yang sudah kita lakukan di Bulan Ramadan. Biasanya merawat kebaikan ini lebih sulit dan membutuhkan berbagai proses yang perlu diperhatikan,” tutur Idris, sapaan akbarnya usai menjadi khatib salat Idul Fitri di masjid Agung Balai Kota Depok, Jumat (15/06/18).


Lebih lanjut, ucap Mohammad Idris, momen Idulfitri yang dirayakan pada hari ini dimaknai sebagai hari kembali ke fitrah, kembali kepada Al-Haq (kebenaran), dan kembali kepada islam dengan seluruha ajarannya secara utuh dan menyeluruh. Karena itu, Idulfitri diawali dengan takbir sejak terbenam matahari pada hari terakhir Bulan Ramadan sampai pada imam memimpin salat Idulfitri dan dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Idulfitri.

“Untuk itu, dengan berakhirnya bulan Ramadan bukan berarti putus hubungan kita dengan Allah Ta’ala, dengan masjid, dengan Quran, dan silaturahmi kita dengan sesama, akan tetapi harus terus melestarikan amal shaleh dan melanjutkan serta meningkatkan nilai taqwa sebagai tanda bukti keberhasilan latihan taat, patuh, dan disiplin selama Ramadan,” ujarnya.

Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul yang sama :




Pelaksanaan Shalat Idulfitri 1439 H Tingkat Kota Depok





Cerita Depok - Pemkot Depok menggelar kegiatan Shalat Idulfitri 1439 H Tingkat Kota Depok yang dilaksanakan di Masjid Agung Balai Kota Depok, Jumat (15/06/2018). 

Bertindak sebagai Khatib Wali Kota Depok Mohammad Idris dan dihadiri pula oleh Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna, Komandan Kodim 0508/Depok Letkol Inf. M. Iskandarmanto, Kepala Perangkat Daerah, Camat, Lurah se-Kota Depok serta warga Kota Depok.












Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul :




Senin, 11 Juni 2018

DLHK Turunkan puluhan petugas, antisipasi sampah Lebaran





Cerita Depok – Saat orang lain sibuk silaturahmi di Lebaran, pesapon dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok tetap bekerja seperti biasa. 

Rencananya, DLHK juga telah menyiapkan 50 petugas di hari kedua Lebaran, dengan sistem kerja secara bergantian.

“Kami siagakan sedikitnya 50 Satuan Tugas (Satgas) DLHK dan 40 armada truk di hari kedua Lebaran, untuk Lebaran hari pertama libur. Namun, pesapon telah kami kerahkan untuk Operasi Bersih (Opsih) saat malam takbiran, sampai Subuh,” ujar Kepala DLHK Kota Depok, Etty Suryahati, di Balai Kota, Senin (11/06/18).


Dikatakannya, petugas kebersihan akan piket secara bergiliran hingga selesai cuti bersama atau H + 5 Lebaran. Selanjutnya, jumlah pesapon yang bertugas membersihkan Kota Depok dari sampah, akan normal kembali yaitu sebanyak 1300 orang.

“Jadi liburnya hanya pas Lebaran saja, sampai H+5 petugas piket bergantian, setelah itu normal kembali,” jelasnya.


Etty menyebutkan, di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, saat hari Lebaran sampah didominasi bungkus makanan dan selongsong petasan.


Namun demikian, pihaknya telah mengantisipasi dengan mengimbau Unit Pengolah Sampah (UPS) di seluruh Kota Depok untuk melakukan pengolahan sampah yang dihasilkan saat Lebaran. Hal ini dinilai perlu untuk menekan produksi sampah yang masuk ke TPA Cipayung.

“Adapun beberapa titik yang menjadi pantauan DLHK Kota Depok di malam takbiran antara lain, pusat perbelanjaan sepanjang Jalan Margonda, Flyover Arif Rahman Hakim, Dewi Sartika, Grand Depok City dan beberapa tempat lainnya,” pungkasnya.


Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul :



Jumat, 08 Juni 2018

Ngasi Ala Pemuda Curug Kota Depok




Cerita Depok -  Menunjukkan kepedulian terhadap sesama, utamanya anak-anak prasejahtera, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Seperti yang dilakukan para pemuda RW 10 Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, dengan menggelar acara Ngabuburit Sambil Donasi (Ngasi) ke-4.


Arto Tri Putro selaku Ketua Penyelenggara menuturkan, kegiatan Ngasi tahun ini, kembali menghadirkan band Kotak. Dengan hadirnya artis terkenal, diharapkan menarik minat masyarakat untuk datang dan berdonasi.

“Penggalangan dana ini, tidak hanya kita bagikan kepada anak-anak panti asuhan. Namun, juga kepada warga sekitar yang membutuhkan. Targetnya lebih dari 100 orang. Donasi yang terkumpul, akan diberikan dalam bentuk sembako,” tutupnya.


Wali Kota Depok : Berbagi Tidak Harus Berbentuk Uang




Cerita Depok  –  Menunjukkan kepedulian terhadap sesama, utamanya anak-anak prasejahtera, bisa dilakukan dengan berbagai cara.

Seperti yang dilakukan para pemuda RW 10 Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, dengan menggelar acara Ngabuburit Sambil Donasi (Ngasi) ke-4.


Walikota Depok Mohammad Idris mengatakan Berbagi tidak harus dalam bentuk uang.

“ Dengan membahagiakan mereka pun, kita sudah menunjukkan kepedulian tersebut,” katanya, di Panti Asuhan Wisma Karya Bhakti (WKB), Kelurahan Curug, Kecamatan Bojongsari, Sabtu (09/06/2018).


Mohammad Idris juga mengapresiasi kreativitas panitia yang berupaya menghadirkan kegiatan dengan kemasan suasana yang menghibur. Namun, tetap memiliki nilai-nilai sosial.

“Acaranya inovatif dan sangat digemari oleh berbagai kalangan. Tanpa mengurangi kekhusyukan berpuasa, anak-anak di sini juga merasa terhibur dan itu sesuatu yang baik,” katanya.

Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul yang sama :





Kamis, 07 Juni 2018

BABINKAMTIBMAS dan BABINSA Bojong Ponter himbau bagi warga yang Mudik


Cerita Depok - BABINKAMTIBMAS dan BABINSA Kelurahan Bojong Pondok Terong menghimbau bagi warga yang ingin pulang kampung memperhatikan keamanan rumah yang akan ditinggal kekampung.

" Lapor kepada RT , mematikan instalasi listrik yang tidak dibutuhkan serta mencabut regulator tabung gas dan tentunya berkomunikasi dengan tetangga," jelas Aiptu Sugiarto yang diamini Serda Jumono, Kamis (07/06/2018).