Jumat, 26 Oktober 2018

Sambut Bulan Bahasa SMANTI Depok Gelar Flamingo




Cerita Depok - Kegiatan Bulan Bahasa yang sudah turun temurun diselenggarakan oleh ekskul 'JAKMEFIGS'  SMANTI Depok kali ini mengambil nama Flamingo, kepanjangan 'flow the language, magnify in good'. Dengan maskot flamingo yang dikenal dengan nama 'jared'.

Kegiatan ini disertai pembukaan pembacaan Sumpah Pemuda dengan 9 bahasa dianataranya, Indonesia, Jepang, Arab, Korea, Mandarin, English, French, German serta bahasa Sunda dan dilanjutkan menyanyikan lagu Satu Nusa Satu Bangsa.


Mam Tihabsah, pembina ekskul JAKMEFIGS menjelaskan kegiatan ini dibalut lomba resmi dan ada juga lomba yang sifatnya hanya bertujuan untuk menghibur.

“ Seluruh guru mata pelajaran bahasa ikut dilibatkan sebagai juri maupun penonton keberlangsungan acara, dan alhamdulillah acara bulan bahasa tahun ini berjalan sukses“ Ujarnya, Kamis  
(25 /10/2018).




Ketua panitia kegiatan Hanna Tuzzakiyah mengatakan lomba ini hanya untuk siswa siswi smanti dengan tujuan mencari bibit unggul untuk kedepannya.

“ Yang membuat acara internal ini lebih spesial dari sebelumnya adalah performance dari Reyhan, mantan personel kangen band dan saya sebagai ketua pelaksana merasa amat bangga dengan kerja keras para panitia selama 2 bulan terakhir,” Terang Hanna


Tak lupa pula Hanna mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu terlaksananya acara ini.























Selasa, 23 Oktober 2018

Info Seleksi Masuk PTN 2019


Cerita Depok  - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) telah menetapkan kebijakan terkait Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri Tahun 2019. Kebijakan tersebut terkait pengembangan model dan proses seleksi yang berstandar nasional dan mengacu pada prinsip adil, transparan,fleksibel, efisien, akuntabel serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital. Untuk itu mulai tahun 2019 Kemenristekdikti akan memberlakukan kebijakan di bidatng seleksi penerimaan mahasiswa baru yang dilaksanakan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).


LTMPT merupakan lembaga nirlaba penyelenggara tes masuk Perguruan Tinggi (PT) bagi calon mahasiswa baru. LTMPT berfungsi: (1) mengelola dan mengolah data calon mahasiswa baru untuk bahan seleksi jalur SNMPTN dan SBMPTN oleh Rektor PTN; (2) melaksanakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).


Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir dalam konferensi pers Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 di Ruang Sidang Utama, Gedung D Kemenristekdikti  (22/10/) menyebutkan terdapat sejumlah ketentuan baru yang berbeda dari tahun sebelumnya, termasuk sistem tes yang dilakukan peserta sebelum mendaftar ke PTN.

“Tahun 2019 mendatang Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri diselenggarakan oleh institusi bernama Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), dan sistem pelaksanaannya pun berbeda. Kalau tahun sebelumnya peserta daftar dulu baru tes, maka ketentuan di tahun 2019 adalah tes dulu kemudian dapat nilai. Nah nilai tersebut dipakai untuk mendaftar ke perguruan tinggi negeri,” ungkap Menteri Nasir.


Beliau menambahkan, pada pelaksanaan SBMPTN 2019 hanya ada satu metode tes yaitu Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dengan dua materi tes, yakni Tes Potensi Skolastik dan Tes Kompetensi Akademik. Mulai tahun mendatang metode Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC) ditiadakan dan UTBK berbasis Android sementara belum diterapkan (masih dikembangkan).


Lebih lanjut Menteri Nasir menjelaskan pola seleksi masuk PTN tahun 2019 tetap akan dilaksanakan melalui tiga jalur yaitu, yakni SNMPTN, SBMPTN dan Ujian Mandiri, dengan masing-masing  daya tampung SNMPTN minimal 20%, SBMPTN minimal 40% dan Seleksi Mandiri maksimal 30% dari kuota daya tampung tiap prodi di PTN.

Ketua Panitia SBMPTN 2018 sekaligus Rektor Universitas Sebelas Maret Ravik Karsidi menyebutkan, Peserta Tes Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2019 dapat mengikuti UTBK maksimal sebanyak dua kali, dengan membayar uang pendaftaran UTBK sebanyak Rp. 200.000 pada setiap tes. Ia menambahkan peserta dapat menggunakan nilai tertingginya dalam mendaftar program studi yang diinginkan, pada dua kali UTBK, dengan jenis soal akan sama, namun pertanyaannya akan berbeda. Ia menyebutkan, hal ini bertujuan menjaring calon mahasiswa yang berkualitas serta sesuai perkembangan teknologi informasi di era digital.


Pada kesempatan tersebut tampak hadir Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Naim, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Intan Ahmad, Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) sekaligus rektor ITB Kadarsah Suryadi, Sekretaris panitia pelaksana SBMPTN 2018 sekaligus rektor ITS Joni Hermana, serta tamu undangan lainnya.


Sumber :

Senin, 22 Oktober 2018

Puspaga, Remaja Harus Mampu Hadapi Pergaulan Era Digital




Cerita Depok  - Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Harmoni mengajak remaja di Kota Depok untuk menjadi remaja yang super keren di era digital. Caranya, yaitu dengan memanfaatkan teknologi informasi secara bijak serta menggunakannya untuk kegiatan positif. 


Koordinator Bidang Konsultasi dan Konseling Puspaga Harmoni, Leni Sintorini mengatakan, bijak menggunakan teknologi bisa dilakukan seperti untuk keperluan berjualan online, mencari informasi positif, memperluas pertemanan, hingga sebagai ajang media komunikasi.

“Depok yang sudah mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak kategori Nindya terus berkomitmen dalam mewujudkan kota yang nyaman bagi anak-anak, ditambah lagi para remaja harus mampu menghadapi pergaulan era digital,” terang Leni, di SMPN 3 Depok, Senin (22/10/2018).


Menurutnya, aktivitas di dunia internet juga harus diimbangi dengan aktivitas fisik positif di luar ruangan. Seperti melaksanakan olahraga, karena banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan berolahraga.

“Dengan berolahraga juga bisa meningkatkan kecerdasan kita, menjaga mood, membantu perkembangan otak, dan tentu saja mengaktifkan fungsi memori otak,” tandasnya.



Minggu, 21 Oktober 2018

Peringati Sumpah Pemuda, Katar Cilangkap Libatkan UMKM




Cerita Depok  - Demi menyemarakan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, Karang Taruna (Katar) Kelurahan Cilangkap akan mengadakan berbagai kegiatan. Mulai dari bazar, olahraga, dan pentas musik.

“Beragam kegiatan ini kami adakan sekaligus dengan peringatan Hari Pahlawan pada bulan Novomber ini. Saat ini kami sudah mulai melakukan sejumlah persiapan,” tutur Sutrisno Ketua Katar Kelurahan Cilangkap, Senin (22/10).


Dikatakannya, untuk kegiatan bazar, pihaknya akan melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta kelompok kreatif yang mewakili 22 RW di Kelurahan Cilangkap. Mereka akan disediakan 30 stan untuk menampilkan produk UMKM yang dimilikinya.

“Sedangkan, untuk kegiatan olahraga, nantinya akan ada senam pagi bersama dengan peserta perwakilan kader PKK se-Kelurahan Cilangkap, kelompok-kelompok senam dan masyarakat umum,” katanya.


Dirinya menambahkan, beberapa kegiatan tersebut akan diadakan secara serentak pada, Minggu (11/11) di lapangan RT 01, RW 13 atau tepatnya di samping SDN Cilangkap 1. Dimana, kegiatan tersebut akan dibuka mulai pukul 07.00 – 22.00 wib.

“Kami berharap lewat kegiatan tersebut dapat mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat khususnya pemuda. Selain juga agar dapat menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan sinergitas semua elemen masyarakat. Dengan begitu, akan menciptakan persatuan dan kesatuan dan mewujudkan lingkungan yang kondusif, nyaman, dan bersahabat,” tandasnya.

Rabu, 17 Oktober 2018

Bus JA Connexion Layani Jatijajar- Bandara Soekarno-Hatta





Cerita Depok - Terminal Jatijajar yang mulai beroperasi pada 17 September kemarin telah menyediakan bus Jabodetabek Airport (JA) Connexion. 


Bus tersebut akan mengantarkan penumpang menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari titik keberangkatan di Terminal Jatijajar, Depok.

“Bus Hiba Utama dari Terminal Jatijajar menuju Bandara Soekarno-Hatta sudah beroperasi pekan ini. Masyarakat sudah dapat menggunakannya,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok Dadang Wihana belum lama ini.


Lebih lanjut, ucap Dadang, bus tersebut tersedia setiap jam di Terminal Jatijajar dari pukul 03.00 wib – 18.00 wib. Kemudian untuk keberangkatan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta dapat dimanfaatkan mulai jam 06.30 wib – 21.30 wib.

“Sudah ada jadwalnya, namun untuk memaksimalkan pelayanan akan diberikan secara situasional berdasarkan kedatangan bus,” kata Dadang.


Dadang berharap dengan keberadaan bus JA Connexion dapat lebih memudahkan masyarakat menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Terlebih bagi masyarakat yang tinggal di sekitar Terminal Jatijajar.

Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul :


Selasa, 16 Oktober 2018

Kota Depok Masuk 10 Besar NSCR 2018

Kota Depok masuk 10 besar kabupaten/kota dalam Penilaian National Sanitation City Rating 2018 yang digagas oleh Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI).

Cerita Depok -  Kota Depok masuk 10 besar kabupaten/kota dalam Penilaian National Sanitation City Rating 2018 yang digagas oleh Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI). Penilaian ini dilakukan secara objektif. Bahkan, untuk memastikan data sanitasi secara online sama dengan data yang terdapat di lapangan, tim verifikasi mendatangi secara langsung Kota Depok.


Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, permasalahan sanitasi di Depok tidak hanya difasilitasi oleh pemerintah, namun tingginya kesadaran masyarakat membuatnya ikut berpartisipasi membantu Pemkot Depok. Sehingga diharapkan Depok akan menjadi salah satu kota yang akan mendapat Sanipura Award.

“Kita melibatkan masyarakat dalam mewujudkan sanitasi yang baik, dengan terus disosialisasikan dan diberi pengetahuan yang menyeluruh,” ujar Mohammad Idris, usai menerima tim verifikasi Hasil Penilaian National Sanitation City Rating 2018, di Ruang Bougenvile Setda Kota Depok, Selasa (16/10/2018).


Ditambahkannya, dalam penilaian ini Kota Depok setidaknya memajukan beberapa unggulan. Salah satunya melalui aplikasi Sistem Informasi Pemetaan Profil Kesehatan Lingkungan (SIPP KLING). Aplikasi ini bermanfaat untuk pelayanan kesehatan lingkungan di antaranya profil kesehatan di Kota Depok dapat terlihat dalam bentuk pemetaan, sehingga dapat dengan mudah terpantau.

“Dalam menciptakan kawasan sehat, kita juga membangun septictank di masyarakat yang masih menggunakan jamban untuk membuang kotorannya. Selain itu, Depok mengoptimalkan keberadaan Unit Pengolahan Sampah (UPS) terutama sampah organik dengan menggunakan maggot,” ucapnya.


Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul :



Minggu, 14 Oktober 2018

Passing grade 26 SMP Negeri di Depok tahun 2018



Cerita Depok  -  Mendapatkan SMPN idaman adalah impian seluruh siswa / i SD yang ingin lanjut kejenjang yang lebih tinggi.

Nilai passing grade berikut bisa menjadi strategi terbaik Anda sebelum menentukan pilihan SMPN idaman  yang diinginkan.


Daftar passing grade 26 SMP Negeri di Depok tahun 2018 yang di-update dari situs PPDB Kota Depok.

NAMA SEKOLAHTERENDAHTERTINGGIRATA - RATADETIL
SMPN 1 DEPOK
245.32
363.85
336.10
SMPN 2 DEPOK
252.30
380.13
347.40
SMPN 3 DEPOK
235.28
380.52
341.81
SMPN 4 DEPOK
236.90
363.27
327.73
SMPN 5 DEPOK
232.54
366.94
327.67
SMPN 6 DEPOK
261.60
378.08
332.90
SMPN 7 DEPOK
224.53
371.54
334.23
SMPN 8 DEPOK
218.69
362.77
321.09
SMPN 9 DEPOK
250.20
368.73
337.64
SMPN 10 DEPOK
250.25
370.50
341.22
SMPN 11 DEPOK
237.10
367.47
332.87
SMPN 12 DEPOK
231.61
363.64
328.19
SMPN 13 DEPOK
222.05
359.18
311.92
SMPN 14 DEPOK
254.38
378.80
343.73
SMPN 15 DEPOK
217.93
352.83
309.00
SMPN 16 DEPOK
226.85
376.50
312.18
SMPN 17 DEPOK
218.80
365.72
311.43
SMPN 18 DEPOK
250.65
380.00
329.86
SMPN 19 DEPOK
231.35
361.55
321.75
SMPN 20 DEPOK
233.82
365.50
324.50
SMPN 21 DEPOK
214.51
319.14
284.95
SMPN 22 DEPOK
226.82
354.00
313.00
SMPN 23 DEPOK
217.55
336.57
300.70
SMPN 24 DEPOK
221.03
338.74
299.12
SMPN 25 DEPOK
247.73
363.83
326.77
SMPN 26 DEPOK
224.04
365.47
316.55