Senin, 22 April 2019

Tujuh Nakes Teladan Kota Depok Ikuti Kompetisi Tingkat Jabar


Cerita Depok – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok terus berupaya meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan kesehatan di Kota Depok melalui tenaga kesehatan (nakes). Tahun ini, Dinkes Depok sudah memilih tujuh tenaga kesehatan profesional yang akan dikirim mengikuti kompetisi tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar). 


Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita menjelaskan, pihaknya telah melakukan seleksi tingkat Kota Depok untuk memilih nakes yang memiliki inovasi terbaik. Seluruh nakes berasal dari perwakilan masing-masing Puskesmas yang ada di Kota Depok.

“Dari 27 tenaga kesehatan yang mengikuti seleksi, kami dapat tujuh yang terpilih. Selanjutnya mereka akan ikut seleksi tingkat provinsi,” tuturnya, Kamis (18/04/19).

Menurutnya, tujuh tenaga kesehatan tersebut antara lain Yanmisi Anggraeni untuk kategori dokter dari UPF Puskesmas Kedaung, Nunung Baitaningsih kategori dokter gigi dari UPT Puskesmas Tugu, Piya Siyania kategori bidan dari UPT Puskesmas Pancoran Mas, Diyan Trinawati untuk kategori Apoteker UPT Puskesmas Tapos.


Kemudian, Erna Yuliana untuk kategori perawat UPT Puskesmas Beji, Sugeng Suhadi untuk kategori analis kesehatan dari UPT Puskesmas Beji, dan Hariyanto untuk sanitarian dar UPT Puskesmas Beji.


Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Kota Depok Yuliandi menuturkan, semua nakes telah mengikuti seleksi sejak 13-14 Maret 2019. Setelah itu, mereka akan mengikuti seleksi kembali di tingkat provinsi pada 23-26 April mendatang di Bandung.


Dirinya menambahkan, ketujuh nakes diberikan pendampingan serta pengarahan dari Dinkes Depok. Hal tersebut diharapkan dapat mematangkan persiapan semua nakes untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

“Setelah seleksi tingkat kota selesai, kami berikan pembinaan, baik dari segi kesiapan pemaparan inovasi hingga melengkapi data agar saat seleksi di Bandung dapat lebih optimal,” pungkasnya.





Sabtu, 06 April 2019

Peserta Mudik Gratis Diimbau Segera Mendaftar

Cerita Depok - Program mudik gratis dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun ini akan dipusatkan di Stadion Pakan Sari Kota Bogor. Untuk warga Kota Depok yang ingin turut serta, dapat mendaftarkan diri sejak jauh-jauh hari melalui website mudikgratis.dephub.go.id


Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, kebijakan tersebut berdasarkan dari Kemenhub yang menyatakan tahun ini tidak ada pemberangkatan dari Kota Depok. Sebab, pemudik dari Kota Depok akan digabung dengan kota dan Kabupaten Bogor.

“Pendaftaran pun semua online melalui website. Untuk kuota tentunya juga kebijakan dari pusat, berdasarkan informasi beberapa tujuan mudik sudah penuh kuotanya. Jadi warga yang mau ikut segeralah mendaftar,” ujarnya,  Jumat (05/04/2019).   


Dadang menjelaskan, mudik gratis dibagi menjadi 2 yaitu mudik dengan motor dan tanpa motor. Adapun tujuan untuk arus mudik dan balik dengan motor adalah Tegal, Semarang, Solo, Wonogiri, Wonosari, Yogyakarta, Magelang, Kebumen, Purwokerto dan arus baliknya adalah Semarang, Solo, Wonogiri, Purwokerto.

“Kalau yang tanpa motor untuk Jawa Barat adalah Cirebon, Banjarpatroman (via Tasikmalaya dan Ciamis) dan Kuningan. Untuk Jawa Tengah yaitu Slawi via Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Blora, Purwodadi, Salatiga, Boyolali, Solo, Klaten, Wonogiri, Wonosari, Sragen, Yogyakarta, Temanggung, Wonosobo, Kebumen, Purwokerto, Banjarnegara dan Cilacap,” jelasnya.


Untuk Jawa Timur adalah Madiun, Tuban, Mojokerto, Kediri, Malang, Pacitan, Sementara untuk Sumatera melalui Lampung, Palembang, Padang, Sedangkan arus balik dari Semarang, Solo, Wonogiri dan juga Yogyakarta.

“Sepeda motor akan diberangkatkan pada tanggal 31 Mei dan untuk penumpangnya tanggal 1 Juni. Semua informasi lengkap tertera di website Kemenhub,” ucapnya.



Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul  yang sama