Selasa, 28 Mei 2019

Pemkot Depok Raih WTP Ke-8 kali Berturut-turut




Cerita Depok - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih rekor Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kedelapan kali secara berturut-turut. Penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat tersebut, tak lain berkat kesuksesan Pemkot Depok dalam pengelolaan keuangan dan aset secara akuntabel.


Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, BPK telah memberikan penilaian yang objektif berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Perangkat Daerah (LKPD). Hal tersebut menjadi bentuk apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah daerah, serta bukti adanya transparansi dan akuntabilitas atas LKPD.

“Sekalipun ini tidak menjadi jaminan ada penyimpangan. Namun, mudah-mudahan sebagai cerminan tidak ada penyimpangan,” ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris, usai penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD TA 2018 di Kantor Perwakilan BPK Provinsi Jawa Barat, Jalan Moch Toha, Bandung, Selasa (28/05/2019).


Lebih lanjut, dirinya mengatakan, semua hasil yang didapat berkat kerja keras dan kerja sama seluruh Perangkat Daerah (PD) di Kota Depok. Terlebih, kerja keras Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Inspektorat dan PD lainnya.

“Semoga dengan raihan Opini WTP ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi, dalam pengelolaan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Termasuk informasi keuangan yang dihasilkan dapat lebih komprehensif, transparan dan akuntabel,” katanya.


Senada dengan itu, Kepala BKD Kota Depok, Nina Suzana mengatakan, pihaknya selaku koordinator terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap laporan yang diberikan PD. Mengingat, ketepatan dalam penyampaian laporan keuangan, jadi penilaian utama.

“Jika terdapat ketidaksesuaian, kami minta PD untuk segera melakukan perbaikan. Banyak faktor yang dinilai, salah satunya ketepatan penyampaian laporan. Mudah-mudahan prestasi ini bisa dipertahankan, karena setiap tahunnya pemeriksaan akan lebih mendalam,” ucapnya.


Untuk diketahui, prestasi Kota Depok mendapatkan Opini WTP ke-8 kali merupakan capaian tertinggi dibandingkan kota-kota lain di Jabar seperti, Kota Cimahi (6 kali), Kabupaten Bogor, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Bekasi (4 kali), serta Kota Tasikmalaya (3 kali).

Kamis, 23 Mei 2019

KOREM HADIRKAN RAMADHAN CERIA BERSAMA YTI




Cerita Depok - Korem disini bukanlah sebuah institusi militer. Melainkan Komunitas Remaja Muslim (KOREM) yang merupakan wadah bagi para remaja dan pemuda muslim di Kecamatan Cipayung untuk mengekpresikan jiwa sosial yang dimiliki kedalam kegiatan kegiatan positif serta bermanfaat bagi lingkungan disekitarnya. 


Korem Cipayung bersama Yayasan Tunas ilmu sentra Cipayung pada hari kamis (23/5/2019) mengadakan kegiatan Ramadhan Ceria bersama siswa siswi dari 3 Sentra Paud Bintang Cendikia Cipayung yang berada dibawah naungan Yayasan Tunas Ilmu di Masjid Al Inayah,Kp lio rt 02/07 Bojong Pondok Terong, Cipayung Kota Depok.

Kegiatan Ramadhan Ceria diawali dengan sholat ashar berjamaah, pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh siswa Paud Bintang Cendikia binaan Yayasan Tunas Ilmu.

Selain diisi dengan pembagian Takjil serta paket berbuka puasa dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), acara juga diisi dengan kegiatan mendongeng oleh Kak Rizky dari Pendongeng Nusantara Palestina yang menambah kemeriahan suasana menjelang berbuka puasa.

Kegiatan Ramadhan Ceria 1440 H ini tak kurang diikuti oleh 190 peserta yang terdiri dari anak anak dan orang tua, baik dari siswa siswi Paud Bintang Cendikia maupun warga sekita masjid Al Inayah.

Koordinator Korem (Komunitas Remaja Muslim) Cipayung menyampaikan rasa syukurnya karena bisa berbagi di bulan yang penuh berkah.

" _Kami berterima kasih kepada semua pihak yg sudah membantu acara ini, terutama emak emak dari Yayasan Tunas Ilmu yang sangat antusias membantu kegiatan ini dan saya bersama rekan rekan Korem merasa bersyukur dan bahagia karena bisa berbagi di bulan suci dan penuh berkah ini_ " Ujar Wandi Ibnu Tarmudin, Koordinator Komunitas Remaja Muslim (KOREM)  Cipayung

Sejalan dengan pernyataan Koordinator Korem Cipayung, Bu Susi selaku koordinator Yayasan Tunas Ilmu kecamatan Cipayung juga menyatakan kegembiraan dan rasa syukurnya karena sudah dapat membantu kegiatan Ramadhan ceria 1440H ini.

Selasa, 21 Mei 2019

Ratusan siswa SDN Ponter 03 ikuti Sanlat


Cerita Depok - Tujuh ratus siswa Sekolah Dasar 03 Bojong Pondok Terong mengikuti kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) yang dimulai pada hari senin dan berakhir pada hari sabtu.
“Seluruh siswa mengikuti kegiatan sanlat dari kelas 1 hingga kelas 6. Yang diawali dengan tadarus,sholat dhuha dan diteruskan dengan materi,” jelas Kepala sekolah SDN  Bojong Pondok Terong 03  H. Sahroni S.Pd kepada ceritadepok.com dilokasi kegiatan,  Senin  (20/05/2019)
H. Sahroni berharap dengan kegiatan ini para siswa dapat meningkatkan pengetahuan  ilmu agamanya.















Senin, 20 Mei 2019

Himbauan Bagi Warga Bojong Pondok Terong


Memasuki hari ke 15 dibulan Ramadhan warga Pondok Terong dihimbau untuk selalu menjaga keamanan lingkungan serta antisipasi mengenai gangguan Kamtibmas.

“ Agar masing-masing ketua lingkungan untuk mengantisipasi agar tidak terjadinya tawuran antar warga, terutama untuk para orang tua diminta untuk mengawasi anaknya agar tidak terlibat perbuatan yang merugikan tersebut dan khusus ibu-ibu agar jangan sampai lupa mematikan kompor sehabis memanasi atau memasak buat sahur ,” Terang  Aiptu Sugiarto, Senin (20/05/2019).



Aiptu Sugiarto menambahkan untuk warga yang pulang kampung agar memperhatikan keamanan rumah yang akan ditinggal.

" Lapor kepada RT , mematikan instalasi listrik yang tidak dibutuhkan serta mencabut regulator tabung gas dan tentunya berkomunikasi dengan tetangga," jelas Aiptu Sugiarto, 







Senin, 13 Mei 2019

Wali Kota Depok Minta Perusahaan Dukung KLA

Cerita Depok - Wali Kota Depok, Mohammad Idris, meminta seluruh perusahaan di Kota Depok ikut mendukung terwujudnya Kota Layak Anak (KLA). Caranya, dengan bergabung dalam Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kota Depok dan mengirim perwakilan pekerja untuk masif melakukan kegiatan-kegiatan sosial. 


“Untuk mewujudkan KLA, perlu adanya dukungan dari semua pihak. Termasuk perusahaan yang ada di Kota Depok, maka dari itu kami mengajak mereka untuk bergabung dalam APSAI,” ujar Mohammad Idris, usai kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim di PT Xacti, Jalan Raya Bogor, baru-baru ini.


Dikatakannya, dalam asosiasi tersebut pekerja aktif melaksanakan kegiatan sosial yang juga didukung pihak manajemen. Misalnya, sosialisasi program pemerintah terkait KLA, menyediakan pojok bermain anak di perusahaan, berikut dengan fasilitas pendukungnya.

“Jika kolaborasi bisa kita jalankan dengan baik, maka perusahaan semakin berkah dan bisa memberikan kesejahteraan bagi pekerja. Karena ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama,” katanya.


Dirinya berharap, keaktifan perusahaan dalam berbagai kegiatan bisa mempercepat mewujudkan KLA di Kota Depok.

“Peran serta perusahaan dalam program ini, bisa membantu pemerintah dalam mewujudkan KLA. Mudah-mudahan ke depan, semakin banyak perusahaan yang tergabung dalam APSAI,” pungkasnya