Tampilkan postingan dengan label info komunitas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info komunitas. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Agustus 2019

Yuk Ikutan SauCer Spesial HUT RI Ke 74 Bareng KMPB





Kamis, 23 Mei 2019

KOREM HADIRKAN RAMADHAN CERIA BERSAMA YTI




Cerita Depok - Korem disini bukanlah sebuah institusi militer. Melainkan Komunitas Remaja Muslim (KOREM) yang merupakan wadah bagi para remaja dan pemuda muslim di Kecamatan Cipayung untuk mengekpresikan jiwa sosial yang dimiliki kedalam kegiatan kegiatan positif serta bermanfaat bagi lingkungan disekitarnya. 


Korem Cipayung bersama Yayasan Tunas ilmu sentra Cipayung pada hari kamis (23/5/2019) mengadakan kegiatan Ramadhan Ceria bersama siswa siswi dari 3 Sentra Paud Bintang Cendikia Cipayung yang berada dibawah naungan Yayasan Tunas Ilmu di Masjid Al Inayah,Kp lio rt 02/07 Bojong Pondok Terong, Cipayung Kota Depok.

Kegiatan Ramadhan Ceria diawali dengan sholat ashar berjamaah, pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh siswa Paud Bintang Cendikia binaan Yayasan Tunas Ilmu.

Selain diisi dengan pembagian Takjil serta paket berbuka puasa dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), acara juga diisi dengan kegiatan mendongeng oleh Kak Rizky dari Pendongeng Nusantara Palestina yang menambah kemeriahan suasana menjelang berbuka puasa.

Kegiatan Ramadhan Ceria 1440 H ini tak kurang diikuti oleh 190 peserta yang terdiri dari anak anak dan orang tua, baik dari siswa siswi Paud Bintang Cendikia maupun warga sekita masjid Al Inayah.

Koordinator Korem (Komunitas Remaja Muslim) Cipayung menyampaikan rasa syukurnya karena bisa berbagi di bulan yang penuh berkah.

" _Kami berterima kasih kepada semua pihak yg sudah membantu acara ini, terutama emak emak dari Yayasan Tunas Ilmu yang sangat antusias membantu kegiatan ini dan saya bersama rekan rekan Korem merasa bersyukur dan bahagia karena bisa berbagi di bulan suci dan penuh berkah ini_ " Ujar Wandi Ibnu Tarmudin, Koordinator Komunitas Remaja Muslim (KOREM)  Cipayung

Sejalan dengan pernyataan Koordinator Korem Cipayung, Bu Susi selaku koordinator Yayasan Tunas Ilmu kecamatan Cipayung juga menyatakan kegembiraan dan rasa syukurnya karena sudah dapat membantu kegiatan Ramadhan ceria 1440H ini.

Selasa, 19 Maret 2019

Penguatan Karakter Siswa Melalui Kegiatan Pramuka


Cerita Depok - Ekstrakurikuler Pramuka diketahui cukup efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa. Bahkan, melalui kegiatan Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) dalam kegiatan Pramuka, siswa dididik menjadi seorang yang mandiri dan bertanggung jawab. 


Majelis Pembimbing Khusus (Mabigus) sekaligus Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Depok, Cornelia Dewi mengatakan, kegiatan Pramuka di sekolahnya juga menjadi jembatan bertemunya siswa umum dengan siswa yang merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

“Di dalam kegiatan Pramuka, semua peserta didik berbaur. Tidak ada yang membedakan satu sama lain,” ujarnya, usai kegiatan Kwartir Ranting Pesta Siaga 2019 di SLBN Kota Depok, baru-baru ini.


Dirinya menjelaskan, fungsi PPK itu sendiri untuk memperkuat karakter siswa dan membentuk harmonisasi olah hati (etika dan spiritual), olah rasa (estetika), olah pikir (literasi dan numerasi) dan olahraga (kinestetik) sesuai dengan falsafah Pancasila.

“Kami juga mengadakan lomba. Melalui lomba tersebut, terbangun kebersamaan, gotong royong, empati, sportivitas, kasih sayang, tampil berani, dan bersikap santun terhadap orang tua, saudara yang lebih tua karena dibantu juga oleh pembina dari Sekolah Menengah Atas (SMA) di lingkungan Kecamatan Cipayung,” jelasnya


Sementara itu, Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), yang juga merupakan Camat Cipayung, Asep Rahmat berharap, selain mengenalkan ABK dengan siswa umum, peserta didik dapat mengenal visi misi Kota Depok sebagai pengetahuan dasar anak-anak Pramuka Siaga.

“Kita juga harus mengenalkan visi misi Kota Depok, serta sistem pemerintahannya dengan cara memberikan pertanyaan kepada para peserta. Jika berhasil menjawab, kami beri hadiah sebagai apresiasi. Karena pada dasarnya, anak Pramuka harus tahu itu,” pungkasnya.


Selasa, 12 Maret 2019

200 Stasiun Radio Siap Ramaikan HUT Kota Depok ke-20


Cita Depok - Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Depok ke-20 pada 27 April 2019, tidak hanya akan dimeriahkan oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, tetapi juga Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Depok ikut ambil bagian meramaikan acara dengan melibatkan sekitar 200 stasiun radio lokal dan internasional untuk mengucapkan selamat hari jadi kepada Kota Depok.


Ketua Orari Depok, Muchammad Zulkarnain mengatakan, tujuan diselenggarakannya panggilan khusus (special call) tersebut, guna mengenalkan Kota Depok pada khalayak. Lebih dari itu, juga menjadi ajang promosi potensi wisata di Kota Belimbing ini.

“Kami berharap Pak Wali yang membuka secara langsung special call ini. Jadi, nanti beliau membuka dan memanggil stasiun-stasiun amatir di seluruh nusantara atau di beberapa negara untuk check in, mengucapkan hari jadi Kota Depok,” katanya, usai audiensi di Kantor Diskominfo Kota Depok, Senin (11/03/2019).  



Selain special call, Zulkarnain mengatakan, sedang merancang kegiatan lainnya. Di antaranya kegiatan fox hunting atau lomba melacak sinyal (frekuensi), talkshow, dan games interaktif.


Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono merespons positif, keinginan Orari Depok memeriahkan HUT Kota Depok ke-20. Menurutnya, rencana kegiatan tersebut menjadi momentum  yang bagus mengenalkan potensi wisata di Depok.

“Bagi saya apa yang akan dilakukan ini cukup menarik. Karena acara tersebut dapat digunakan untuk menggali potensi wisata yang ada di Depok. Kalau frekuensi yang akan dicari tadi, diatur di tempat wisata, kan bisa dieksplore lebih lanjut,” ucapnya.

Jumat, 01 Februari 2019

DPAPMK Kota Depok Apresiasi DLD Soal SKPA




Cerita Depok - Kepala Bidang (Kabid) Tumbuh Kembang dan Pengembangan Kota Layak Anak (TK-PKLA) Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Yulia Oktavia memberikan apresiasi atas inisiatif masyarakat, khususnya Komunitas Dongeng Lagi Dong (DLD) yang konsen mengedukasi anak lewat gerakan mendongeng. Terlebih, materi dongeng yang diselipkan berisi pesan untuk Stop Kekerasan Pada Anak (SKPA).

“Gerakan mendongeng merupakan upaya positif dalam meningkatkan minat membaca anak-anak. Diharapkan, langkah ini juga dapat meminimalisir atau mengubah kebiasaan anak terhadap gawai (gadget),” kata Yulia di Perpustakaan Kota Depok, Minggu (27/01/2019).


Dikatakannya, mendongeng tidak terpaku kepada anak-anak saja, siapa pun bisa mendongeng. Bahkan, dirinya menilai, lebih mudah dalam menyampaikan pesan lewat mendongeng, termasuk menyampaikan pesan SKPA.

“Kami dari DPAPMK, sudah mengimbau kepada teman-teman pendongeng di Kota Depok, agar menyelipkan pesan tentang gerakan perlindungan anak dalam dongengnya Mudah-mudahan dengan upaya ini, dapat mendukung terwujudnya Kota Layak Anak (KLA),” ucapnya.


Sementara itu, apresiasi pesan SKPA juga disampaikan Dikut Andinata, peserta asal Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis. Menurutnya, tidak mudah untuk mengajarkan kepada anak tentang pentingnya menjaga tubuh dari gangguan orang lain.

“Dengan adanya dongeng yang di dalamnya memuat pesan-pesan SKPA, orang tua jadi lebih mawas diri dengan anaknya, dan anak juga tahu harus seperti apa saat berhadapan dengan orang luar. Apalagi, kalau ada yang mau bertindak jahat kepadanya,” ucapnya.



Rabu, 23 Januari 2019

Puspaga Sasar Generasi Milenial




Cerita Depok - Ketua TP PKK Kota Depok Elly Farida menilai keberadaan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), sebagai upaya memperkuat program Ketahanan Keluarga. Karena itu, dirinya memberikan dukungan atas kehadiran Puspaga yang lebih dekat dengan masyarakat.


Menurutnya dalam program Puspaga, masyarakat akan diberikan pelatihan pengasuhan ayah bunda atau parenting. Para orang tua, juga diajarkan tips menghadapi anak yang sedang dalam masa pubertas, atau anak dengan kecanduan gawai (gadget).

“Dengan demikian, diharapkan dapat menambah wawasan bagi ayah, ibu, dan calon orang tua,” kata Elly, Selasa (22/01/2019).


Elly Farida yang juga Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Depok berharap, program kerja Puspaga semakin diperluas, tidak hanya menyasar kaum bapak dan ibu. Melainkan juga, generasi milenial melalui program kelas inspirasi yang hadir di sekolah dan komunitas.


Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender (PUG) Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Betty Setyorini menyebutkan, keberadaan Puspaga sebagai upaya memenuhi hak anak. Karena itu, Puspaga akan menjalin sinergisitas dengan berbagai Perangkat Daerah (PD). Misalkan permasalahan tumbuh kembang anak, terkait hak kesehatan. Pihaknya akan mengundang Dinas Kesehatan atau UPT Puskesmas tingkat kecamatan.

“Dengan demikian apa yang dilakukan tidak sekadar konsultasi, tetapi lebih kepada upaya-upaya preventif,” ucapnya.



Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul :

Selasa, 18 Desember 2018

Wujudkan Depok Sehat Baznas Depok Gandeng Masjid Almarjan Gelar sunatan massal




Cerita Depok - Tujuh puluh lima anak duafa Cipayung mengikuti khitanan massal. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Al-Marjan. Selain itu merupakan salah satu kegiatan pilar program #depoksehat BAZNAS Kota Depok yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kota Depok.


Wakil Ketua II Baznas Kota Depok, Abdul Ghofar mengatakan, melalui khitanan massal ini Baznas Kota Depok mendorong masyarakat untuk lebih sadar akan kesehatan, kebersihan, dan kesucian diri termasuk anak-anak. Ke depan Baznas Kota Depok akan lebih banyak melakukan beberapa program #depoksehat, kepada para mustahik yang membutuhkan.

“Kalau ada kegiatan positif begini, harapannya semua DKM khususnya di Kecamatan Cipayung, mendirikan UPZ agar dapat bersinergi dengan Baznas Kota Depok. Sebab tugas Baznas adalah mengumpulkan dan menyalurkan dana zakat tersebut,” ujar Abdul Ghofar, di Kecamatan Cipayung, Senin (17/12/2018).


Sementara itu, Camat Cipayung Asep Rahmat mengucapkan rasa terima kasihnya pada kepada Baznas Kota Depok yang sudah memberikan kontribusi nyata kepada warga di lingkungan Kecamatan Cipayung. Dirinya berharap anak yang sudah dikhitan menjadi anak yang sholeh, dan berguna serta orang tuanya menjadi pembimbing yang baik bagi anaknya.

“Semoga acara seperti ini kedepannya bisa ditambah kuota pesertanya, sehingga akan lebih banyak diikuti anak-anak di Kecamatan Cipayung,” pungkasnya


Rabu, 14 November 2018

Tingkatkan SDM Katar Limo Gelar Kemah Pemuda




Cerita Depok - Puluhan anggota Karang Taruna Kecamatan Limo peserta Kemah Kepemudaan dilatih kepemimpinan. Kegiatan yang digelar oleh Kecamatan Limo di Pancawati, Bogor 12-13 November 2018 itu dilakukan untuk membangun semangat dan bakat pemuda dalam menghadapi persaingan di era globalisasi.


Camat Limo, Herry Restu Gumelar mengatakan, kegiatan itu digelar demi membina pemuda yang ada di Kecamatan Limo. Tujuannya adalah agar pemuda memiliki semangat dalam berorganisasi.

“Kegiatan ini menjadi salah satu giat Kecamatan Limo demi meningkatkan SDM wilayah. Mereka diberikan pelatihan serta motivasi agar berdaya guna,” ujarnya ,(13/11/2018).


Dikatakannya, sebanyak 50 peserta itu dibekali ilmu dan pelatihan kepemimpinan. Dengan maksud agar nantinya para pemuda dapat lebih meningkatkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan secara profesional.

“Saya turut mengisi materi tentang sistem pengembangan pemuda. Saya mencoba memberikan pemahaman bahwa pemuda harus bisa meningkatkan kemampuan diri untuk kesejahteraan mereka. Pemuda jangan berdiam diri, karena persaingan semakin ketat,” katanya.


Dirinya menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui kecamatan terus berupaya menciptakan generasi pemuda yang berdaya guna. Dengan memberikan fasilitas baik melalui pembinaan dan pelatihan.

“Pemerintah ingin pemuda yang menjadi aset berharga untuk memajukan wilayahnya. Hal itu selaras dengan visi kota Depok yang unggul, nyaman, dan religius” tutupnya



Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul :

"Puluhan Peserta Kemah Kepemudaan Dilatih Kepemimpinan"

Senin, 22 Oktober 2018

Puspaga, Remaja Harus Mampu Hadapi Pergaulan Era Digital




Cerita Depok  - Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Harmoni mengajak remaja di Kota Depok untuk menjadi remaja yang super keren di era digital. Caranya, yaitu dengan memanfaatkan teknologi informasi secara bijak serta menggunakannya untuk kegiatan positif. 


Koordinator Bidang Konsultasi dan Konseling Puspaga Harmoni, Leni Sintorini mengatakan, bijak menggunakan teknologi bisa dilakukan seperti untuk keperluan berjualan online, mencari informasi positif, memperluas pertemanan, hingga sebagai ajang media komunikasi.

“Depok yang sudah mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak kategori Nindya terus berkomitmen dalam mewujudkan kota yang nyaman bagi anak-anak, ditambah lagi para remaja harus mampu menghadapi pergaulan era digital,” terang Leni, di SMPN 3 Depok, Senin (22/10/2018).


Menurutnya, aktivitas di dunia internet juga harus diimbangi dengan aktivitas fisik positif di luar ruangan. Seperti melaksanakan olahraga, karena banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan berolahraga.

“Dengan berolahraga juga bisa meningkatkan kecerdasan kita, menjaga mood, membantu perkembangan otak, dan tentu saja mengaktifkan fungsi memori otak,” tandasnya.



Minggu, 21 Oktober 2018

Peringati Sumpah Pemuda, Katar Cilangkap Libatkan UMKM




Cerita Depok  - Demi menyemarakan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober, Karang Taruna (Katar) Kelurahan Cilangkap akan mengadakan berbagai kegiatan. Mulai dari bazar, olahraga, dan pentas musik.

“Beragam kegiatan ini kami adakan sekaligus dengan peringatan Hari Pahlawan pada bulan Novomber ini. Saat ini kami sudah mulai melakukan sejumlah persiapan,” tutur Sutrisno Ketua Katar Kelurahan Cilangkap, Senin (22/10).


Dikatakannya, untuk kegiatan bazar, pihaknya akan melibatkan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) serta kelompok kreatif yang mewakili 22 RW di Kelurahan Cilangkap. Mereka akan disediakan 30 stan untuk menampilkan produk UMKM yang dimilikinya.

“Sedangkan, untuk kegiatan olahraga, nantinya akan ada senam pagi bersama dengan peserta perwakilan kader PKK se-Kelurahan Cilangkap, kelompok-kelompok senam dan masyarakat umum,” katanya.


Dirinya menambahkan, beberapa kegiatan tersebut akan diadakan secara serentak pada, Minggu (11/11) di lapangan RT 01, RW 13 atau tepatnya di samping SDN Cilangkap 1. Dimana, kegiatan tersebut akan dibuka mulai pukul 07.00 – 22.00 wib.

“Kami berharap lewat kegiatan tersebut dapat mendorong dan meningkatkan kreativitas masyarakat khususnya pemuda. Selain juga agar dapat menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan sinergitas semua elemen masyarakat. Dengan begitu, akan menciptakan persatuan dan kesatuan dan mewujudkan lingkungan yang kondusif, nyaman, dan bersahabat,” tandasnya.

Kamis, 11 Oktober 2018

Puspaga Harmoni Berikan Tips Keharmonisan Keluarga




Cerita Depok - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terus berupaya mewujudkan diri sebagai kota ketahanan keluarga.


Berbagai cara dilakukan untuk mencapainya, termasuk dengan melibatkan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Harmoni yang sangat gencar memberikan tips pola asuh dan keharmonisan rumah tangga.


Koordinator Bidang Layanan Informasi dan Edukasi Puspaga Harmoni, Hartuti  menjelaskan, konsep berkeluarga merupakan proses membangun cinta dalam segala dimensi. Menurutnya, dalam keluarga perlu penguatan peran pasangan suami istri (pasutri) dalam melaksanakan fungsi keluarga.

“Ketidak mampuan keluarga dalam merespons situasi krisis atau konflik, sangat erat kaitannya dengan potensi yang dapat menganggu kestabilan dan kesejahteraan keluarga,” terang Hartuti, usai memberi materi dalam pengajian bulanan PKK Kecamatan Pancoran Mas, Rabu (10/10/2018).


Ditambahkannya, dalam keluarga juga dibutuhkan relasi yang baik dan kuat di antara pasutri. Kekuatan komunikasi, kata Hartuti, akan mempengaruhi keberhasilan relasi pasutri dalam membina rumah tangga.

“Pembagian peran pasutri juga tak kalah pentingnya, serta dibutuhkan kemampuan manajemen konflik di antara sesama pasutri,” ucapnya.


Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul  yang sama

 Puspaga Harmoni Berikan Tips Keharmonisan Keluarga "




Minggu, 07 Oktober 2018

forum Anak Cipayung Gelar Festival Muharram

 
Cerita Depok - Forum Anak Kecamatan Cipayung menggelar Festival Muharram dengan Thema " Bersama Istiqomah Karena  ALLAH SWT "






234 SC Regwil Depok Galang dana Untuk Palu dan Donggala.




234 Solidarity Community Regional Wilayah (Regwil) Kota Depok melakukan penggalangan dana bantuan untuk korban bencana di wilayah Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Aksi sosial bertajuk Luka Mereka Luka Kita Juga yang dilakukan selama tiga hari, berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 3,5 juta.

Ketua SC Depok, Hafiz Faturahman mengatakan, penggalangan dana dilakukan di tiga lokasi lampu merah. Yaitu di Margonda dekat tugu jam, Jalan Dewi Sandra, dan Jalan Juanda.

“Alhamdulillah, melalui aksi ini terkumpul donasi sebanyak Rp 3,5 juta. Kita melakukan aksi ini selama tiga hari dengan melibatkan 74 anggota,” katanya.


Hafiz menambahkan, pihaknya masih akan membuka kesempatan kepada warga Kota Depok yang ingin berdonasi hingga kegiatan Lomba Mewarnai, yang digelar 10 Oktober mendatang. Saat ini, diakuinya, pihaknya juga ingin mengumpulkan pakaian siap pakai.


Dikatakannya, seluruh uang yang telah dikumpulkan akan didonasikan kepada kerabat 234SC yang ada di Palu dan Donggala. Sementara bantuan berupa pakaian layak pakai, akan dikumpulkan terlebih dahulu di  234SC Korwil DKI Jakarta.

“Harapan dengan kegiatan ini, tentu memupuk jiwa sosial kepada anak-anak muda untuk lebih peduli dengan saudara-saudara kita yang terkena musibah,” tutupnya.



Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul  :



Jumat, 14 September 2018

Peringati BBKT Katar Limo Selenggarakan Berbagai Kegiatan





Cerita Depok - Guna memperingati Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) ke-58 pada 27 September 2017, Karang Taruna (Katar) Kecamatan Limo akan menyelenggarakan berbagai kegiatan olahraga. Kegiatan yang mengusung tema ‘Pesona Limo’ rencananya akan digelar pada 30 September- 3 November mendatang.


Ketua Pelaksana Kegiatan Olahraga, Ikwal Zuhri mengatakan, dirinya bersama Ketua Katar Kecamatan Limo, Muri akan menyelengarakan turnamen dari empat cabang olahraga (cabor). Antara lain sepakbola, futsal, badminton dan voli untuk warga di Kecamatan Limo.

“Kami yakin kegiatan olahraga ini akan menarik potensi 2000 atlet dari setiap cabor,” ujarnya,
Kamis (13/09).


Dirinya menjelaskan, tidak hanya diisi oleh turnamen olahraga, sebab pada puncak kegiatan akan ada funbike yang menargetkan 2000-3000 peserta, serta ditambah dengan parade budaya nusantara.

“Kami juga mengadakan kegiatan kemanusiaan guna membantu sodara di Lombok untuk pembangunan infrastruktur pendidikan. Kegiatan ini melibatkan semua unsur Katar dari tingkat RW, kelurahan hingga kecamatan di Limo,” jelasnya.


Dirinya menambahkan, dalam menggelar kegiatan tersebut, pihaknya didukung penuh oleh Camat Limo, Herry Restu Gumelar. Dimana dalam kegiatan ini juga merupakan sarana menjalin silaturahmi dan hiburan untuk semua masyarakat.

“Saat malam puncak penutupan akan di meriahkan oleh bintang tamu Biang Kerok Band dan sejumlah band pendukung. Intinya kegiatan ini akan menjadi awal yang baik untuk pergerakan Katar di kecamatan,” pungkasnya.

Selasa, 11 September 2018

Puspaga Harmoni Kota Depok




Cerita Depok  - Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Harmoni yang berdiri sejak November 2017, sudah memiliki banyak gebrakan dalam program harmonisasi keluarga di Kota Depok.

Salah satu program yang banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yaitu konsultasi pola asuh yang sudah melayani konsultasi bagi 114 warga dengan dukungan fasilitator, konselor, atau pun psikolog yang berpengalaman.

Koordinator Bidang Layanan Informasi dan Edukasi Puspaga Harmoni, Hartuti mengatakan, setiap harinya terdapat warga yang datang untuk berkonsultasi.


Permasalahannya pun beragam, mulai dari seputar keluarga dan pola asuh, hubungan anak dengan orang tua, anak kecanduan gawai, hingga komunikasi pasangan suami istri (pasutri).

“Setiap harinya bisa 2 sampai 5 warga Depok yang datang. Kalau permasalahannya cukup diselesaikan di fasilitator ya selesai, tetapi kalau butuh sampai ke psikolog akan kami berikan pelayanan tersebut,” terang Hartuti, di Sekretariat Puspaga Harmoni, Gedung Dibaleka 2 lantai 1, Senin (10/08/2018).


Dirinya menyarankan, agar konsultasi dilakukan saat permasalahan belum terlalu genting. Dengan demikian pemberian solusi terhadap masalah, akan lebih mudah terpecahkan.

“Kalau bisa ketika masalah belum terlalu berbahaya sudah datang ke sini, bisa curhat dengan kita, tukar pikiran. Insya Allah, akan kami bantu,” katanya.


Ditambahkannya, untuk konsultasi ke Puspaga Harmoni, warga bisa berkirim WhatsApp terlebih dahulu untuk mendaftar. Karena dengan begitu, pihaknya akan siap menunggu di kantor dan tidak keliling kecamatan atau kelurahan.

“Silakan WA di 081394458446 untuk mendaftar, tetapi kalau mau langsung datang juga tidak masalah. Insya Allah, akan tetap kami layani setiap Senin sampai Jumat jam 09.00 sampai 15.00 secara cuma-cuma atau gratis,” pungkasnya.


Puspaga Harmoni Dukung Terciptanya Keluarga Harmonis.



Cerita Depok - Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Harmoni makin dirasakan manfaatnya dalam mendukung terciptanya keluarga harmonis.

Untuk menambah pengetahuan serta menjawab kegelisahan masyarakat, Puspaga Harmoni juga menghadirkan klub curhat (sharing club) yang bisa dimanfaatkan untuk berbagi masalah dan solusi.


Kepala Seksi Pengarusutamaan Gender dan Kerja sama Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Yati Sumiyati mengatakan, dalam sharing club maksimal peserta yang bisa ikut 20 orang. Kegiatan dilakukan secara komunikatif dua arah, di mana para peserta saling berdiskusi dan berbagi pengalaman masing-masing.

“Tema yang sudah pernah kami bahas misalnya waspada pornografi, serta kokoh harmoni dalam keluarga. Setiap diskusi akan difasilitasi oleh psikolog dari Puspaga Harmoni,” ujar Yati, di Sekretariat Puspaga Harmoni, Gedung Dibaleka 2 lantai 1, Senin (10/09/2018).


Ditambahkannya, informasi pelaksanaan sharing club ini bisa dilihat di sosial media Puspaga Harmoni atau pun broadcast dari group WhatsApp. Sedangkan untuk pelaksanaan, sharing club dilakukan di Ruang Rapat DPAPMK Gedung Dibaleka 2 lantai 9.

“Para peserta biasanya dari para pegiat di masyarakat. Terkadang ada juga dari guru PAUD, atau pun kader RW Ramah Anak. Siapa saja boleh ikut,” tandasnya.






Selasa, 21 Agustus 2018

Kwaran Beji Gelar Penggalangan Dana Untuk Lombok



Cerita Depok - Bencana gempa bumi di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB), membuat Pramuka Kwaran Kecamatan Beji merasa terpanggil untuk melakukan penggalangan dana kemanusiaan. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan semangat solidaritas dalam mewujudkan anggota Pramuka yang peduli terhadap sesama.

“Aksi penggalangan dana dilaksanakan sejak terjadinya awal gempa di wilayah Lombok. Saat ini, dana yang terkumpul baru mencapai Rp 2.280.000,” ujar Ketua Pramuka Kwaran Beji Minin, Senin (20/08/18).


Dirinya menjelaskan, hasil penggalangan dana ini akan dikumpulkan ke Kwarcab Kota Depok. Kemudian langsung diserahkan kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Untuk aksi solidaritas ini, kami turunkan anggota Pramuka ke jalan-jalan. Tetapi, harus menjaga nama baik Pramuka dan Gudep agar berperilaku sopan dan santun, serta menghormati pengguna jalan. Serta etika dalam berlalu-lintas di jalan umum,” jelasnya.


Dirinya menambahkan, dengan bantuan dan dukungan seluruh elemen masyarakat tersebut, dirinya berharap dapat membantu masyarakat di Lombok sehingga bisa bangkit kembali.

“Aksi anggota Pramuka ini diharapkan dapat menjadi contoh kepada pelajar khususnya di Kota Depok, dalam menjunjung tinggi solidaritas. Serta menjauhkan pelajar dari kegiatan negatif,” tutupnya.