Tampilkan postingan dengan label info olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info olahraga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 November 2018

Depok Target Masuk 5 Besar Di Porpemda Jabar




Cerita Depok -Wali Kota Depok, Mohammad Idris berharap, dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (Porpemda) Jawa Barat 2018 di Kabupaten Karawang, 25-29 November 2018, Kota Depok masuk dalam lima besar. Dia yakin para atlet yang terdiri dari 150 Aparatur Sipil Negara (ASN) mampu berprestasi, karena sebelumnya telah berlatih serius dengan persiapan yang cukup panjang.

“Pemerintah Kota Depok mengirimkan atlet untuk bertanding pada 12 cabang olahraga. Antara lain biliar, bola voli, bola basket, bulu tangkis, futsal, gerak jalan,golf, hadangan, senam, tenis lapangan, tenis meja dan terompah panjang,” ujar Mohammad Idris, selepas apel di Lapangan Balai Kota, Jumat (24/11/2018).


Kegiatan Porpemda, kata Mohammad Idris, merupakan sarana menciptakan kualitas aparatur yang kompeten.

Melalui peningkatan kinerja dan kualitas sumber daya dari aparatur yang baik, peningkatan jasmani maupun rohaninya juga ikut mendukung terciptanya pelayanan prima kepada masyarakat.

“Saya bersama Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna akan terus mendorong dan mendukung pelaksanaan ini. Insya Allah secara bergantian, kami mengunjungi para atlet di pertandingan nanti,” jelasnya.


Dirinya mengimbau, kepada seluruh ASN, untuk tetap optimistis. Sebab, Pemerintah Kota Depok mengirimkan ASN yang memang berprestasi di bidang olahraga.

“Ini memang berbeda dengan kota lain, yang memang mengirimkan atlet yang sudah menjadi ASN dalam pertandingan tersebut. Tetapi, kami yakin ASN di Kota Depok akan berhasil meraih prestasi yang membanggakan,” ucapnya.

Rabu, 10 Oktober 2018

Cabor Bliar kembali Sumbang Emas Buat Depok




Cerita Depok  -   Medali emas kembali disumbangkan dari cabang olahraga (cabor) biliar pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) 2018. Perolehan tersebut diraih oleh Hendra di nomor single english P200 dengam poin 200 unggul melawan Dhendi dari Kabupaten Cirebon.


Wakil Ketua I KONI Depok Herry Suprianto mengatakan, sebelumnya, atlet biliar Depok sudah menyumbangkan emas di nomor ganda english biliar. Kini kembali memperoleh emas di single english P200 merupakan prestasi yang membanggakan. Dengan prestasi itu, perolehan emas
pertanggal 10 Oktober 2018 adalah tujuh medali.

“Prestasi yang diukir Hendra di nomor tunggal itu cukup cemerlang. Semua dimulai di nomor double bersama Afrijal. Selain juga keuletan dan penguasaan teknik Hendra cukup teruji pula di nomor tunggal,” ujarnya kepada, Rabu (10/10).


Dikatakannya, berkad prestasi tersebut, atlet biliar Depok cukup disegani lawan di Porda tahun 2018. Untuk itu, pihaknya patut bersyukur Hendra dan atlet lainnya bisa bermain all out baik di doubel maupun tunggal.

“KONI akan tetap memberikan dukungan kepada nomor atau kategori lain yang masih dipertandingkan,” katanya.


Dirinya menambahkan, setiap hari pada pelaksanaan Porda, KONI selalu melakukan monitoring semua cabor. Hal tersebut demi memastikan semua cabor dalam keadaan prima, sehingga makin maksimal dalam berkompetisi.

“Untuk biliar masih ada 7 nomor yang dipertandingan,” tandasnya.


Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul  :








Depok Nambah 2 Emas Lewat Cabor Biliar





Cerita Depok  –  Atlet cabang olahraga (cabor) biliar Kota Depok, Hendra L. Chaniago dan Afrizal berhasil mengalahkan Kabupaten Cirebon dengan nilai 2-0 pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) 2018 di Darmawan Park, Sentul, Minggu (07/10). Berkat aksi Hendra dan Afrizal di nomor ganda english biliar, Kota Depok berhasil mendapat tambahan satu medali emas di Porda 2018.

Atlet Biliar Kota Depok Hendra mengatakan, dirinya bersama Afrizal tidak mengalami kendala saat menekuk pasangan Dhendi dan Agus dari Kabupaten Cirebon. Menurutnya, melalui penguasaan teknik yang matang dirinya dapat menguasai sesi pertama dengan angka kemenangan.

“Ini medali emas yang menambah perolehan Kota Depok menjadi 6 medali emas,” ujarnya  Senin (08/10).


Dikatakannya, dalam setiap pertandingan dirinya selalu memaksimalkan kemenangan. Dimana, dari hasil latihan selama ini membuatnya semakin percaya diri.

“Permainan yang baik sudah kami lakukan sejak semi final saat berhasil menekuk pemain asal Karawang Asiu dan John,” katanya.


Dirinya menambahkan, medali emas yang diraih dipersembahkan untuk keluarga dan masyarakat Kota Depok.  Begitu pula segenap jajaran pengurus KONI Depok yang setia menyaksikan dan memberikan dukungan selama tampil dalam pertandingan.

“Kami bersyukur menang dalam pertandingan final. Atas kemenangan ini kami suguhkan medali emas bagi Kontingen Depok” pungkasnya.


Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul  :




Kamis, 04 Oktober 2018

Kota Depok Tambah 1 medali Perak dari Cabor Anggar





Cerita Depok  - Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kota Depok menyumbangkan satu medali perak untuk Kota Depok di nomor degen perorangan putra pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat (Jabar) 2018 di Hall Indocement Bogor, Rabu (03/10). Medali tersebut diraih oleh Robby (20) setelah mengalami kekalahan pada final melawan Kabupaten Bandung Barat dengan skor tipis 13-15.

Pelatih IKASI Kota Depok, Moh Anas mengatakan, dalam pertandingan di partai final, Robby sudah mengeluarkan semua jurus andalannya. Namun tampaknya lawan yang dihadapi lebih tangguh. Hal itu yang membuat Robby mengalami kekalahan dan harus puas mendapatkan medali perak.

“Salah satu andalan cabang anggar Depok memang jatuh kepada Robby Suryana. Tetapi terkendala karena Robby sedikit cedera lutut di awal final. Untuk mencapai final, Robby telah mengalahkan tiga kota/kabupaten di Jawa Barat (Jabar),” tandasnya.

Sabtu, 29 September 2018

Kota Depok Pertama yang raih emas di ajang Porda Jawa Barat 2018






Cerita Depok  - Kota Depok jadi daerah pertama yang meraih emas di ajang Pekan Olahraga Daerah (Porda) Jawa Barat 2018. Lewat cabang olahraga (cabor) terjun payung, Kontingen Depok membawa pulang empat medali emas dan satu perunggu.


Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Depok, Amri Yusra mengatakan, sejak dilombakan pada (26/09), atlet Depok memang terlihat unggul. Peluang sudah terlihat pada setiap nomor pertandingan karena memperoleh nilai tertinggi.

“Memang cabor sendiri sudah menargetkan emas. Namun kami terus mendukung perjuangan atlet hingga selesai. Jadi baik tunggal dan beregu putra dan putri terus memimpin,” ujar Amri, sapaannya, Sabtu (29/09).


Dirinya menjelaskan, kendati memimpin skor di akhir jalannya pertandingan keenam, penyelenggara Porda Jabar terpaksa menghentikan pertandingan. Hal itu dikarenakan pesawat yang digunakan akan dikirim ke lokasi bencana alam di Palu.

“Seharusnya lomba terjun payung dilakukan delapan babak, namun karena pesawat dipergunakan untuk membantu kepetingan korban bencana, maka panitia memutuskan hingga penerjunan keenam saja,” tuturnya.


Meski begitu, Amri tetap menyampaikan rasa syukur sebelum pembukaan Porda Jabar pada 6 Oktober 2018, atlet terjun payung Depok sudah memperlihatkan kepiawaiannya. Harapan besar juga diberikan kepada atlet dari cabor lain untuk membanggakan Kota Depok pada Porda 2018.


Jumat, 14 September 2018

Peringati BBKT Katar Limo Selenggarakan Berbagai Kegiatan





Cerita Depok - Guna memperingati Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) ke-58 pada 27 September 2017, Karang Taruna (Katar) Kecamatan Limo akan menyelenggarakan berbagai kegiatan olahraga. Kegiatan yang mengusung tema ‘Pesona Limo’ rencananya akan digelar pada 30 September- 3 November mendatang.


Ketua Pelaksana Kegiatan Olahraga, Ikwal Zuhri mengatakan, dirinya bersama Ketua Katar Kecamatan Limo, Muri akan menyelengarakan turnamen dari empat cabang olahraga (cabor). Antara lain sepakbola, futsal, badminton dan voli untuk warga di Kecamatan Limo.

“Kami yakin kegiatan olahraga ini akan menarik potensi 2000 atlet dari setiap cabor,” ujarnya,
Kamis (13/09).


Dirinya menjelaskan, tidak hanya diisi oleh turnamen olahraga, sebab pada puncak kegiatan akan ada funbike yang menargetkan 2000-3000 peserta, serta ditambah dengan parade budaya nusantara.

“Kami juga mengadakan kegiatan kemanusiaan guna membantu sodara di Lombok untuk pembangunan infrastruktur pendidikan. Kegiatan ini melibatkan semua unsur Katar dari tingkat RW, kelurahan hingga kecamatan di Limo,” jelasnya.


Dirinya menambahkan, dalam menggelar kegiatan tersebut, pihaknya didukung penuh oleh Camat Limo, Herry Restu Gumelar. Dimana dalam kegiatan ini juga merupakan sarana menjalin silaturahmi dan hiburan untuk semua masyarakat.

“Saat malam puncak penutupan akan di meriahkan oleh bintang tamu Biang Kerok Band dan sejumlah band pendukung. Intinya kegiatan ini akan menjadi awal yang baik untuk pergerakan Katar di kecamatan,” pungkasnya.

Selasa, 07 Agustus 2018

Kontingen Panahan Depok Menyabet 4 Medali Di POPDA JABAR




Cerita Depok – Kontingen panahan Kota Depok berhasil menorehkan prestasi pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII/2018 Jawa Barat. 


Total Kota Depok berhasil menyabet empat medali dengan rincian, satu emas, satu perak, satu perunggu di kategori individu. Sedangkan di kategori beregu berhasil meraih satu medali perunggu.


Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Depok, Eka Bachtiar mengatakan, pihaknya merasa bangga kepada kontingen panahan yang menambah perolehan medali untuk Kota Depok. Dengan keterbatasan yang ada, rupanya para atlet dapat meraih yang terbaik.

“Selamat kepada Marcell Ihza atas raihan satu emas pada divisi nasional putra, M Danu Gundewa atas raihan satu perak pada divisi compound putra dan satu perunggu atas Marsella Ayudya pada divisi recurve putri. Selain itu, kami juga berhasil meraih satu medali perunggu beregu atas Aryo Kusumo, Said Abdurrahman divisi nasional putra,” ujarnya, Jumat (03/08).


Dikatakannya, prestasi yang berhasil diukir dikarenakan semua pihak mendukung para atlet berlaga di Popda, baik dari orangtua atlet, pengurus serta para pelatih. Ke depan, sambungnya, yang menjadi pekerjaan rumah adalah pembinaan dan regenerasi atlet untuk masa mendatang.


Sementara itu, Pelatih Perpani Kota Depok, Yasmindar menambahkan, peraihan kali ini sesuai dengan target Perpani Kota Depok. Dalam ajang Popda, pihaknya mengirimkan tujuh atlet terdiri dari dua putri dan lima putra.


“Popda kali ini tentunya menjadi momentum dari Perpani untuk makin membina atlet. Sebab, lima atlet yang ada di Popda merupakan atlet Pekan Olahraga Daerah (Porda) 2018” tandasnya.




Senin, 30 April 2018

Kecamatan Cipayung Gelar lomba olahraga tradisional





Cerita Depok  -  Kecamatan Cipayung menggelar lomba olahraga tradisional. Kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya untuk mecari bibit atlet olahraga tradisional untuk ikut perlombaan serupa di tingkat provinsi.

“Nantinya pemenang lomba di Kecamatan Cipayung ini akan diikutsertakan dalam lomba serupa tingkat kota sekitar tanggal 8-9 Mei 2018. Untuk lomba tingkat provinsinya itu di bulan Agustus,” ujar Koordinator Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Mujaya di Lapangan Jembatan Serong, Cipayung, Senin (30/04/18).
Dikatakannya, dalam kegiatan yang diikuti oleh siswa kelas IV dan V di 30 Sekolah Dasar Negeri (SDN) maupun swasta se-Kecamatan Cipayung tersebut, digelar berbagai macam jenis perlombaan. Seperti lomba hadang, dagongan, sumpitan, terompah, tarik tambang, engrang dan lari.
“Banyak makna serta nilai dari permainan tradisional ini. Selain untuk melatih kekuatan fisik, di dalam olahraga tradisional ini ada nilai yang bisa diambil yaitu bagaimana untuk mengatur strategi dalam mencapai sesuatu dengan bekerja sama,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Lurah Cipayung Herman, mengaku sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang bersifat olahraga. Sebab, tidak hanya menyehatkan, melainkan juga silaturahmi, kearaban dan rasa memiliki bisa terjalin antarsesama peserta lomba.
“Anak jaman now harus kenal dengan permainan tradisional yang dulunya dimainkan orang tua mereka. Melalui kegiatan ini, anak juga diajarkan bahwa ada permainan seru yang bisa dilakukan di luar rumah, ketimbang sibuk dengan gadget. Mudah-mudahan kegiatan ini juga bisa berdampak pada prestasi anak di sekolah,” harapnya.













Tulisan ini sudah Tayang di depok.go.id dengan judul

Sabtu, 28 April 2018

Daftar Nama Atlet Difabel Kota Depok Menuju Tingkat Provinsi




Cerita Depok -  Puluhan atlet difabel yang berasal dari 1 Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri dan 12 Sekolah Inklusif di Kota Depok bertanding dalam Peparpekot Depok untuk melaju ke kejuaraan serupa di tingkat provinsi.


Kepala Bidang Pembinaan Keolahragaan Disporyata Kota Depok, Sri Rejeki mengatakan, pemerintah berupaya untuk mewujudkan Undang-undang (UU) Keolahragaan Nasional yang menyebutkan keterlibatan dalam memberi ruang olahraga bagi semua masyarakat termasuk penyandang disabilitas. Untuk itu, sejumlah olahraga digelar meliputi cabang olahraga Catur, Bulutangkis, Tenis Meja, Renang dan Atletik.

“Para pemenang Peparpekot akan diberikan pemusatan latihan untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga Penyandang Cacat Daerah (Peparda) di tingkat provinsi pada Juli 2018,” ujarnya , belum lama ini.

Dirinya menjelaskan, pihaknya akan melakukan pemantauan latihan kepada para atlet. Sebab latihan itu disesuaikan dengan kondisi para atlet.

“Setelah kami melakukan seleksi tingkat kota, para atlet difabel akan dikumpulkan. Mereka juga akan mengikuti pemusatan latihan,” tuturnya.


Dalam pelatihan, sambungnya, pihaknya bekerja sama dengan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Depok untuk melatih para atlet difabel tersebut. Dirinya berharap, dengan digelarnya Peparda akan memotivasi dan mendukung atlet disabilitas dalam bidang olahraga. Terlebih pemerintah selalu memberikan fasilitas terbaik bagi para penyandang disabilitas.

“Penyandang disabilitas ini harus mulai diperhatikan dan diberi motivasi, terutama dalam penyaluran bakat olahraga yang mereka miliki agar tetap semangat, “ pungkasnya.


Nama-nama Atlet Difabel Hasil Seleksi Cabang Olahraga Renang:
  1. Tuna rungu putra gaya bebas 50 meter  dan dada 50 meter oleh Dimas Andreas
  2. Tuna grahita putra gaya bebas 50 meter oleh M. Raihan
  3. Tuna grahita putra gaya bebas 100 meter oleh Yosua Theona
  4. Tuna grahita putra gaya Dada 50 meter oleh Ghifari Nashwan
  5. Tuna grahita putri gaya bebas 50 meter dan 100 meter oleh Natalia Damayanti
  6. Tuna grahita putri gaya 50 meter dada oleh Syifa Karimah
Nama-nama Atlet Difabel Cabang Olahraga Bulutangkis:
  1. Tuna grahita putra juara pertama oleh Rahmat hidayat dan juara pertama putri oleh Aidha Syafira
  2. Tuna rungu putra, juara pertama oleh M. Zaidan Zidna dan juara pertama putri Revelina
Nama-nama Atlet Difabel Cabang Olahraga Tenis Meja:
  1. Tuna rungu putra juara pertama oleh M. Sadam Husen, juara dua oleh Rafli
  2. Tuna rungu putri, juara pertama Diana Sukma Irawati
  3. Tuna grahita juara pertama oleh Riski M. Ridwan Yusuf
Nama-nama Atlet Difabel Cabang Olahraga Atletik:
  1. Kategori lari 100 meter, tuna grahita putra oleh Abdul Gani dan tuna rungu oleh Fikri
  2. Kategori lari 100 meter tuna grahita putri oleh Sorayadan dan tuna rungu oleh Marisa
  3. Kategori tolak peluru tuna grahita oleh Fikri Akmal dan tuna rungu oleh Nanda
  4. Kategori lompat jauh tuna grahita putra oleh Abdul Gani dan tuna rungu oleh Andi
  5. Kategori lompat jauh tuna grahita putra oleh Hilwah dan tuna rungu oleh Ema
Nama Atlet Difabel Cabang Olahraga Catur:
  1. Tuna daksa juara pertama oleh Abdul Rokhim Al Azhari.


Berita ini sudah Tayang di depok.go.id dengan judul

Kamis, 24 Agustus 2017

Srikandi berjilbab penyubang emas pertama Indonesia




Cerita Drpok  -  Tim Panahan Indonesia bukan hanya penyumbang emas terbanyak empat emas pada SEA Games 2017 ini, cabang panahan juga melewati target yang telah ditetapkan yaitu dua emas.

Penyumbang emas pertama cabang panahan melalui Srikandi berjlbab Sri Ranti di nomor Individual Compound Putri.







Jumat, 08 April 2016

Harapan atas kembalinya Pendekar Ciliwung Depok


 

Cerita Depok - Setelah sempat “hijrah” dan beralih kepemilikan ke Kabupaten Purwakarta, Persatuan Sepak Bola Kota Depok (Persikad) akhirnya kembali lagi ke Kota Depok.

Hal tersebut ditegaskan dalam konferensi pers yang diadakan di Rumah Makan Gabus Pucung Betawi, Depok.

Adi Kumis selaku moderator mengatakan bahwa saat ini persikad telah berada di bawah naungan PT Persikad Paricara Dharma.

“Kami menegaskan kepada rekan-rekan semuanya bahwa klub yang selama ini digaungkan oleh masyarakat Depok sudah dijual, telah kembali ke Kota Depok,” tegasnya, Rabu (6/4).

Duduk pada jajaran kepengurusan tim Persikad yang baru adalah Komisaris Utama diduduki H. Acep Al Azhari, Khairulloh Ahyari selaku Komisaris, dan Lilik Nugroho sebagai Direktur Utama.

Lebih lanjut, Adi Kumis menegaskan bahwa masalah olahraga terutama sepakbola bukanlah masalah mencari untung. Ia juga berkeyakinan bahwa dibawah kepemimpinan walikota dan wakil walikota yang baru, ia optimis persikad bisa menjadi lebih baik.

“Masalah bola, bukan untuk mencari untung, malah buntung yang ada. Dengan kepemimpinan (walikota) yang baru, semoga Persikad jauh lebih baik,” jelas Adi.