Tampilkan postingan dengan label serba - serbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label serba - serbi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Januari 2020

Habib Gasim, " Jangan Ada Lagi Anggapan PKS Anti Maulid "




Cerita Depok - Ditengah kesibukan dan jadwal yang padat sebagai anggota DPRD Kota Depok, tidak membuat Habib Syarif Gasim yang merupakan anggota dewan termuda dari PKS mengurangi giat dakwah nya.

Anggota Dewan PKS yang memiliki nama lengkap Habib Syarif Gasim bin Husin Al Attas , didampingi oleh Asisten pribadi dan Ketua DPRa PKS Pondok Jaya serta Pengurus RKI (Rumah Keluarga Indonesia) Pondok Jaya, datang memenuhi undangan dari Majelis Taklim Tarbiyatul Ummahat pimpinan Ustadzh Hj. Zubaedah untuk hadir dan mengisi ceramah agama pada acara Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (9/1/2020).

Acara yang diadakan di Jalan Mandor RT.005 RW.05 Kel.Pondok Jaya Kec. Cipayung dihadiri oleh ratusan jemaah ibu ibu yang memenuhi lokasi Maulid Nabi Muhammad SAW.


 Habib Syarif yang hadir dengan mengenakan gamis  berwarna hitam berkesempatan tampil untuk menyampaikan tausiyah nya. Kurang lebih 45 menit Habib Syarif berada di atas mimbar, karena penyampaian dan gaya yang khas membuat para jamaah yang hadir khusyu mendengarkan tausiyah yang disampaikan Habib Syarif. Bahkan saat cuaca mulai mendung dan turun rintik hujan para jama'ah tidak bergeming untuk beranjak dari posisi duduk nya.

" _Bahwa kebanyakan manusia lebih sering memikirkan bagaimana bisa hidup enak di dunia, tapi melupakan bagaimana bisa enak nanti di akherat_" ujar Habib Syarif Gasim.


Sebagai seorang politisi PKS tak lupa Habib Syarif Gasim menitipkan pesan.

" Jangan ada lagi yg beranggapan bahwa PKS anti maulid, jangan ada lagi anggapan bahwa PKS anti Tahlil, Jangan ada lagi yang bilang PKS Wahabi. Justru PKS yang Paling Cinta Nabi SAW, PKS itu ahlu Sunnah Waljama'ah. saya bukti nya. Saya Habib, saya maulidan, saya tahlilan, dan saya PKS, " Tegas Habib Gasim

Habib Gasim menambahkan Orang yang mengatakan PKS anti maulid, anti tahlilan itu orang orang yang tidak menginginkan PKS menang dan menjadi besar.

Pada akhir tausiyahnya Habib Syarif Gasim menyerahkan bantuan dan bingkisan dari PKS Pondok Jaya dan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) Pondok jaya untuk Majelis taklim Tarbiyatul Ummahat yang di wakili oleh ibu RT setempat.


Selain Habib Syarif Gasim, hadir pula beberapa ulama yang hadir untuk memberikan tausiyah nya, diantara nya Ustadz Abu Musa Attijani yang biasa diaapa Ustadz Kece.






Minggu, 22 Desember 2019

" KARENAMU IBU"

TAK ADA KATA YANG PANTAS KU UCAPKAN.
KARENA PERJUANGAN MU JADI KENYATAAN.
SAMPAI LELAHPUN TAK PERNAH KAU RASAKAN.
HINGGA NYAWA JADI TARUHAN.

IBU....?
KAULAH NYAWAKU
KAULAH HIDUPKU
AKU ADA KARENAMU.
AKU TUMBUH BESAR KARENAMU.
AKU PINTAR KARENAMU.
HINGGA KU SUKSES KARENAMU.

IBU...?
TAK ADA DAYA
TAK ADA KEMAMPUAN.
UNTUK MEMBALAS JASAMU.
TAK JUGA DAPAT DI UKUR DENGAN MATERI.
INI SEMUA KARENA IKLASMU.
MENGANDUNG
MELAHIRKAN
MEMBESARKAN
SEMUA KARENA JASAMU.

IBU...?
HANYA AIR MATA
YANG DAPAT BICARA.
KARENA LIDAH INI TERASA KELU.
LEWAT DO'A AKU MEMOHON.
KEPADAMU YA ALLAH.
TEMPATKAN IBU DI SORGAMU.
TEMPAT YANG PALING INDAH.

IBU...?
MAAF KAN AKU
ATAS SEGALA KESALAHANKU.
YANG AKU SENGAJA.
ATAUPUN TIDAK.
KARENA KAMU AKU ADA.
OH IBU...***

                                                                           BY. GOGO 


                                                                   ABDULLAH GO'AB

Sabtu, 06 April 2019

Peserta Mudik Gratis Diimbau Segera Mendaftar

Cerita Depok - Program mudik gratis dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun ini akan dipusatkan di Stadion Pakan Sari Kota Bogor. Untuk warga Kota Depok yang ingin turut serta, dapat mendaftarkan diri sejak jauh-jauh hari melalui website mudikgratis.dephub.go.id


Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, kebijakan tersebut berdasarkan dari Kemenhub yang menyatakan tahun ini tidak ada pemberangkatan dari Kota Depok. Sebab, pemudik dari Kota Depok akan digabung dengan kota dan Kabupaten Bogor.

“Pendaftaran pun semua online melalui website. Untuk kuota tentunya juga kebijakan dari pusat, berdasarkan informasi beberapa tujuan mudik sudah penuh kuotanya. Jadi warga yang mau ikut segeralah mendaftar,” ujarnya,  Jumat (05/04/2019).   


Dadang menjelaskan, mudik gratis dibagi menjadi 2 yaitu mudik dengan motor dan tanpa motor. Adapun tujuan untuk arus mudik dan balik dengan motor adalah Tegal, Semarang, Solo, Wonogiri, Wonosari, Yogyakarta, Magelang, Kebumen, Purwokerto dan arus baliknya adalah Semarang, Solo, Wonogiri, Purwokerto.

“Kalau yang tanpa motor untuk Jawa Barat adalah Cirebon, Banjarpatroman (via Tasikmalaya dan Ciamis) dan Kuningan. Untuk Jawa Tengah yaitu Slawi via Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Blora, Purwodadi, Salatiga, Boyolali, Solo, Klaten, Wonogiri, Wonosari, Sragen, Yogyakarta, Temanggung, Wonosobo, Kebumen, Purwokerto, Banjarnegara dan Cilacap,” jelasnya.


Untuk Jawa Timur adalah Madiun, Tuban, Mojokerto, Kediri, Malang, Pacitan, Sementara untuk Sumatera melalui Lampung, Palembang, Padang, Sedangkan arus balik dari Semarang, Solo, Wonogiri dan juga Yogyakarta.

“Sepeda motor akan diberangkatkan pada tanggal 31 Mei dan untuk penumpangnya tanggal 1 Juni. Semua informasi lengkap tertera di website Kemenhub,” ucapnya.



Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul  yang sama 



Kamis, 28 Maret 2019

Festival Bojongsari Akan Meriahkan HUT ke-20 Kota Depok

Cerita Depok– Berbagai acara akan memeriahkan hari jadi ke-20 Kota Depok yang jatuh pada 27 April 2019. Semua pihak siap meramaikan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Depok tak terkecuali dari Kecamatan Bojongsari yang akan menggelar Festival Bojongsari. 


Camat Bojongsari, Usman Haliyana mengatakan, kemeriahan Festival Bojongsari akan dipusatkan di kantor Kecamatan Bojongsari. Semua kegiatan yang diselenggarakan akan melibatkan warga di kecamatannya.

“Kami bakal melibatkan seluruh unsur masyarakat untuk ambil bagian di festival ini,” ujar Usman ,Selasa (26/03/19).


Dikatakan Usman, rencananya dalam Festival Bojongsari akan ada berbagai lomba, pawai budaya, dan gelaran produk lokal UMKM asli Kecamatan Bojongsari. Produk lokal yang diperkenalkan terutama produk unggulan seperti tanaman hias dan ikan hias.

“Melalui kegiatan yang ditampilkan ini kami ingin masyarakat merasa memiliki Kota Depok. Dengan begitu, mereka akan selalu mendukung berbagai program Pemerintah Kota (Pemkot) Depok,” tandasnya.


Selasa, 19 Maret 2019

Penguatan Karakter Siswa Melalui Kegiatan Pramuka


Cerita Depok - Ekstrakurikuler Pramuka diketahui cukup efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa. Bahkan, melalui kegiatan Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) dalam kegiatan Pramuka, siswa dididik menjadi seorang yang mandiri dan bertanggung jawab. 


Majelis Pembimbing Khusus (Mabigus) sekaligus Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Depok, Cornelia Dewi mengatakan, kegiatan Pramuka di sekolahnya juga menjadi jembatan bertemunya siswa umum dengan siswa yang merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

“Di dalam kegiatan Pramuka, semua peserta didik berbaur. Tidak ada yang membedakan satu sama lain,” ujarnya, usai kegiatan Kwartir Ranting Pesta Siaga 2019 di SLBN Kota Depok, baru-baru ini.


Dirinya menjelaskan, fungsi PPK itu sendiri untuk memperkuat karakter siswa dan membentuk harmonisasi olah hati (etika dan spiritual), olah rasa (estetika), olah pikir (literasi dan numerasi) dan olahraga (kinestetik) sesuai dengan falsafah Pancasila.

“Kami juga mengadakan lomba. Melalui lomba tersebut, terbangun kebersamaan, gotong royong, empati, sportivitas, kasih sayang, tampil berani, dan bersikap santun terhadap orang tua, saudara yang lebih tua karena dibantu juga oleh pembina dari Sekolah Menengah Atas (SMA) di lingkungan Kecamatan Cipayung,” jelasnya


Sementara itu, Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), yang juga merupakan Camat Cipayung, Asep Rahmat berharap, selain mengenalkan ABK dengan siswa umum, peserta didik dapat mengenal visi misi Kota Depok sebagai pengetahuan dasar anak-anak Pramuka Siaga.

“Kita juga harus mengenalkan visi misi Kota Depok, serta sistem pemerintahannya dengan cara memberikan pertanyaan kepada para peserta. Jika berhasil menjawab, kami beri hadiah sebagai apresiasi. Karena pada dasarnya, anak Pramuka harus tahu itu,” pungkasnya.


Selasa, 12 Maret 2019

200 Stasiun Radio Siap Ramaikan HUT Kota Depok ke-20


Cita Depok - Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Depok ke-20 pada 27 April 2019, tidak hanya akan dimeriahkan oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, tetapi juga Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Depok ikut ambil bagian meramaikan acara dengan melibatkan sekitar 200 stasiun radio lokal dan internasional untuk mengucapkan selamat hari jadi kepada Kota Depok.


Ketua Orari Depok, Muchammad Zulkarnain mengatakan, tujuan diselenggarakannya panggilan khusus (special call) tersebut, guna mengenalkan Kota Depok pada khalayak. Lebih dari itu, juga menjadi ajang promosi potensi wisata di Kota Belimbing ini.

“Kami berharap Pak Wali yang membuka secara langsung special call ini. Jadi, nanti beliau membuka dan memanggil stasiun-stasiun amatir di seluruh nusantara atau di beberapa negara untuk check in, mengucapkan hari jadi Kota Depok,” katanya, usai audiensi di Kantor Diskominfo Kota Depok, Senin (11/03/2019).  



Selain special call, Zulkarnain mengatakan, sedang merancang kegiatan lainnya. Di antaranya kegiatan fox hunting atau lomba melacak sinyal (frekuensi), talkshow, dan games interaktif.


Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono merespons positif, keinginan Orari Depok memeriahkan HUT Kota Depok ke-20. Menurutnya, rencana kegiatan tersebut menjadi momentum  yang bagus mengenalkan potensi wisata di Depok.

“Bagi saya apa yang akan dilakukan ini cukup menarik. Karena acara tersebut dapat digunakan untuk menggali potensi wisata yang ada di Depok. Kalau frekuensi yang akan dicari tadi, diatur di tempat wisata, kan bisa dieksplore lebih lanjut,” ucapnya.

Jumat, 08 Maret 2019

Lurah Ratu Jaya Rutin bertemu Dengan Pemuda


Cerita Depok -  Berbagai program olahraga dan pemberdayaan digulirkan Lurah Ratujaya Sobarudin, untuk menggeliatkan lagi peran pemuda di wilayah. Upaya ini dilakukan, agar pemuda bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu yang berguna.

                                                                 
“Untuk mengisi waktu luang, kita rutin mengadakan pertemuan dengan pemuda. Kegiatan ini dilakukan untuk mengalihkan mereka dari pergaulan bebas,” ujar Sobarudin saat ditemui di Balai Kota, Jumat (08/03/19).


Adapun kegiatan yang sudah berjalan, kata Sabarudin, antara lain, taklim pemuda, olahraga dan komunitas. Melalui tiga kegiatan ini, dirinya berharap peran pemuda dapat lebih dioptimalkan lagi sesuai dengan bakat dan kemampuan.

“Taklim artinya kita mencoba mendekatkan lagi pemuda dengan agama. Olahraga, kami mencoba menyatukan pemuda dalam kegiatan jasmani, karena kegiatan ini peminatnya masih banyak. Terakhir komunitas, kami coba merangkul mereka dalam beberapa kegiatan dan kami juga terlibat di dalamnya,” ucap Sobarudin.


Ke depan, kata dia, pihaknya akan melibatkan pemuda yang aktif untuk program RW Ramah Anak. Melalui pendekatan tersebut, dirinya yakin, pemuda di wilayah Ratujaya terhindar dari kegiatan negatif.

“Mudah-mudahan upaya ini mampu menciptakan pemuda yang berdaya saing,” tutupnya.

Jumat, 22 Februari 2019

SMPN 20 Dengan Dhuha Bangun Karakter Siswa



Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 20 Depok membiasakan siswanya untuk salat dhuha setiap hari. Mereka mengajak para siswa memanfaatkan waktu pagi untuk sholat dhuha sebelum memulai aktivitas pembelajaran. Setelah itu ada juga yang meneruskan dengan membaca Alquran secara pribadi sampai menjelang bel sekolah berbunyi.
Alhamdulillah kami juga sudah rutin melaksanakan dhuha bersama setiap Selasa sampai Jumat dan untuk hari Jum’at ada tambahan kultum dari perwakilan kelas,” ujar Waka Bidang Humas SMPN 20 E. Yanah  M.



Dengan membiasakan salat dhuha dapat melatih siswa agar senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan. 







Pembelajaran bukan hanya dari bertambahnya pengetahuan. Tetapi dari pembangunan karakter anak didik supaya menjadi pribadi  yg cerdas..berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur,” Jelasnya







Jumat, 01 Februari 2019

Biber.solusi Ngurangi Volume Sampah Rumah Tangga



Cerita Depok - Sekarang bukan zamannya lagi membuang sampah memakai kantong plastik. Sebab, kini mengelola sampah rumah tangga dapat lebih praktis dengan metode Biopori Ember atau Biber. Cara tersebut dilakukan warga RW 14 Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok sebagai solusi mengurangi volume sampah rumah tangga masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.


Menurut Ketua RW 14 Kelurahan Bojongsari Daud Sulaiman, dengan metode Biber, warga RW 14 diajak untuk secara praktis mengelola sampah rumah tangga. Dikatakannya, Biber merupakan salah satu bagian dari program Sampah Ada Langsung Ambil Bersih, Sehat, Rapih, dan Indah (Salam Berseri). Terlebih, metode ini juga tidak sulit dikerjakan karena hampir sama dengan pembuatan lubang biopori.

“Tetapi untuk di metode Biber ini kami memanfaatkan ember atau bekas cat yang diberi bolongan,” jelas Daud.


Dirinya menuturkan, untuk membuat Biber terlebih dahulu menyiapkan ember atau bekas cat yang sudah diberi bolongan, baik di bawah maupun sekeliling ember lubang seperti pori-pori. Kemudian ember atau bekas cat ini ditanam di dalam tanah, setelah itu lubang yang sudah ada bisa langsung diisi setiap hari oleh sampah organik.

“Prinsipnya sampah organik yang penting nempel dengan tanah akan berproses menjadi tanah kembali. Jadi kalau ingin cepat, sampahnya diaduk dengan tanah atau kompos yang udah jadi di atasnya. Kalau sudah penuh bisa diambil dan dimanfaatkan untuk kompos. Sedangkan sampah anorganik bisa ditabung ke bank sampah” jelasnya.


Sementara itu, Lurah Bojongsari, Undang Hidayat mengaku bangga atas inisiasi yang diberikan warga RW 14. Diharapkan warga RW 14 bisa menerapkan program Salam Berseri terlebih mengimplementasikan Biber di rumah masing-masing.

“Harapan kami Biber dan bank sampah di RW 14 dapat menjadi pilar dan contoh untuk diterapkan setiap RW di Bojongsari. Kemudian juga ditingkat pengelolaannya di rumah tangga, sehingga sampah tidak di buang ke TPA Cipayung,” pungkasnya.



DPAPMK Kota Depok Apresiasi DLD Soal SKPA




Cerita Depok - Kepala Bidang (Kabid) Tumbuh Kembang dan Pengembangan Kota Layak Anak (TK-PKLA) Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Yulia Oktavia memberikan apresiasi atas inisiatif masyarakat, khususnya Komunitas Dongeng Lagi Dong (DLD) yang konsen mengedukasi anak lewat gerakan mendongeng. Terlebih, materi dongeng yang diselipkan berisi pesan untuk Stop Kekerasan Pada Anak (SKPA).

“Gerakan mendongeng merupakan upaya positif dalam meningkatkan minat membaca anak-anak. Diharapkan, langkah ini juga dapat meminimalisir atau mengubah kebiasaan anak terhadap gawai (gadget),” kata Yulia di Perpustakaan Kota Depok, Minggu (27/01/2019).


Dikatakannya, mendongeng tidak terpaku kepada anak-anak saja, siapa pun bisa mendongeng. Bahkan, dirinya menilai, lebih mudah dalam menyampaikan pesan lewat mendongeng, termasuk menyampaikan pesan SKPA.

“Kami dari DPAPMK, sudah mengimbau kepada teman-teman pendongeng di Kota Depok, agar menyelipkan pesan tentang gerakan perlindungan anak dalam dongengnya Mudah-mudahan dengan upaya ini, dapat mendukung terwujudnya Kota Layak Anak (KLA),” ucapnya.


Sementara itu, apresiasi pesan SKPA juga disampaikan Dikut Andinata, peserta asal Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis. Menurutnya, tidak mudah untuk mengajarkan kepada anak tentang pentingnya menjaga tubuh dari gangguan orang lain.

“Dengan adanya dongeng yang di dalamnya memuat pesan-pesan SKPA, orang tua jadi lebih mawas diri dengan anaknya, dan anak juga tahu harus seperti apa saat berhadapan dengan orang luar. Apalagi, kalau ada yang mau bertindak jahat kepadanya,” ucapnya.



Kamis, 31 Januari 2019

Bawaslu DKI Laksanakan Sosialisasi Di MAN 7 Jakarta



Cerita Depok - Bawaslu Provinsi DKI Jakarta melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bagi Guru dan pemilih pemula di DKI Jakarta yang bertempat di MAN 7 Jakarta Selatan, 
Selatan, (25/1/ 2019, sebagai narasumber: Siti Khofifah, M.Si. Bawaslu Provinsi DKI Jakarta.

Teguh Priyanto, M.Pd. Wakil Kepala Bid. Kesiswaan mengatakan kegiatan hari ini sebagai
Wahana pendidikan politik dalam rangka memberikan wawasan dan pengetahuan kepada para pemilih pemula  khususnya para siswa MAN 7 Jakarta.

“ Agar para siswa berperan aktif menyukseskan pemilu 2019.” Ungkap Guru Fisika ini








Minggu, 27 Januari 2019

Hadiri Cipayung Bersholawat



Cerita Depok - Majelis Syafaatur Rosul akan menggelar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Milad Ke 4 Majelis Syafaatur Rosul.

ketua panitia Ahmad Bawazier menjelaskan Semoga dengan diadakannya maulid ini, bisa menjadi trigger atau pendorong umat islam khususnya diwilayah kecamatan cipayung untuk bersemangat dalam mengenal Allah dan Rasul-Nya serta ajaran-Nya yang amat suci dan mulia.

“Tabligh Akbar hanyalah pintu jadi jangan Cuma didepan pintu dan jangan merasa sudah masuk, maksudnya mari kita lanjutkan dengan mendatangi majelis-majelis ilmu serta meramaikan masjid dengan sholat berjamaah,” Terangnya.



Kamis, 24 Januari 2019

Puluhan Warga Datangi Kantor RT.003 RW.12 Bojong Ponter





Cerita Depok - Rabu (23/01/2019) Sekitar 80 warga dari  berbagai tingkatan usia, anak muda, orang tua, bahkan anak anak mendatangi Kantor RT.003 RW.12 Bojong Pondok Terong untuk memeriksakan kesehatan dan mendapatkan obat secara Gratis dari team Rumah Sehat Baznas.

Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan ini berupa Pemeriksaan Kesehatan dan Pemberian Obat secara Gratis dari Rumah Sehat Baznas (RSB) bekerjasama dengan Komunitas Anak Kampung Ane 
( AKA ) serta Paud Bintang Cendikia Sentra 6 Cipayung.

Pak Abadi selaku Ketua RT.003 RW.05 Kelurahan Bojong Pondok Terong menyatakan rasa syukur dan berterima kasih karena wilayahnya sudah diperhatikan masalah kesehatannya.

" Ditengah banyak nya masalah BPJS dan Kartu KIS yg dihadapi warga, saya bersyukur dan berterima kasih kepada team dari RSB dan Komunitas AKA yg mengadakan pelayanan kesehatan Gratis di wilayah saya. Semoga kegiatan ini dapat dilakukan lagi di lain kesempatan," harapnya.

Dalam kesempatan ini juga diserahkan Sumbangan buku bacaan dari Komunitas Anak Kampung Ane (AKA) yang diwakilkan oleh Bang Aka Prawira, SP. selaku pembina Komunitas Anak Kampung Ane (AKA) kepada PAUD Bintang Cendikia Sentra 6 Cipayung yang diwakilkan oleh bu Tia selaku kepala sekolah.

" Ada 2 hal penting yang menjadi permaslahan di masyarakat yaitu Pendidikan dan Kesehatan, untuk itu kami dari Komunitas Anak Kampung Ane (AKA) berharap kegiatan bakti sosial pada hari ini berupa pelayanan kesehatan gratis serta pemberian bantuan buku bacaaan dapat sedikit memberi manfaat untuk warga di lingkungan ini,"  ujar Bang Aka Prawira, SP.








Rabu, 23 Januari 2019

Puspaga Sasar Generasi Milenial




Cerita Depok - Ketua TP PKK Kota Depok Elly Farida menilai keberadaan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), sebagai upaya memperkuat program Ketahanan Keluarga. Karena itu, dirinya memberikan dukungan atas kehadiran Puspaga yang lebih dekat dengan masyarakat.


Menurutnya dalam program Puspaga, masyarakat akan diberikan pelatihan pengasuhan ayah bunda atau parenting. Para orang tua, juga diajarkan tips menghadapi anak yang sedang dalam masa pubertas, atau anak dengan kecanduan gawai (gadget).

“Dengan demikian, diharapkan dapat menambah wawasan bagi ayah, ibu, dan calon orang tua,” kata Elly, Selasa (22/01/2019).


Elly Farida yang juga Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Depok berharap, program kerja Puspaga semakin diperluas, tidak hanya menyasar kaum bapak dan ibu. Melainkan juga, generasi milenial melalui program kelas inspirasi yang hadir di sekolah dan komunitas.


Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender (PUG) Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Betty Setyorini menyebutkan, keberadaan Puspaga sebagai upaya memenuhi hak anak. Karena itu, Puspaga akan menjalin sinergisitas dengan berbagai Perangkat Daerah (PD). Misalkan permasalahan tumbuh kembang anak, terkait hak kesehatan. Pihaknya akan mengundang Dinas Kesehatan atau UPT Puskesmas tingkat kecamatan.

“Dengan demikian apa yang dilakukan tidak sekadar konsultasi, tetapi lebih kepada upaya-upaya preventif,” ucapnya.



Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul :

Selasa, 22 Januari 2019

Camat Cipayung Himbau Tiap RW Punya Tim PSN






Cerita Depok -Temuan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Cipayung, langsung direspons Camat Cipayung, Asep Rahmat. Agar dampaknya tidak meluas, Asep meminta seluruh RT dan RW yang ada di wilayah Cipayung untuk membentuk tim Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Saat ini DBD sedang menyerang beberapa wilayah, tidak terkecuali Kecamatan Cipayung. Untuk itu, kami mengimbau seluruh RT dan RW agar membentuk tim PSN,” ujar Asep saat ditemui di kantornya, Jumat (18/01/19).


Dikatakannya, imbauan ini rutin disampaikan dalam setiap kesempatan. Tak lupa, pihaknya juga kerap berkoordinasi dengan Puskesmas Cipayung dan Puskesmas Ratujaya untuk bersama-sama memberantas penyebaran penyakit DBD.

“Ini juga dilakukan untuk mengantisipasi adanya Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat penyakit DBD. Jadi, kita sudah siap dengan anggota tim PSN yang sudah terbentuk. Saat ini anggota PSN ada yang aktif dan perlu kita gaungkan lagi,” katanya.


Senada dengan itu, Kepala Puskesmas Cipayung, Kurnia Permitasari, mengaku telah memberikan penyuluhan serta bubuk abate secara cuma-cuma kepada warga di lingkungan Cipayung. Dalam memantau pencegahan DBD, dirinya juga dibantu kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang intens memberikan laporan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan PSN di rumah masing-masing. Dengan cara melihat air didispenser, belakang kulkas, mengecek bak mandi, serta menyingkirkan tumpukan barang-barang yang sudah tidak terpakai. Ini upaya untuk meminimalisir jentik nyamuk yang bersarang di lingkungan terdekat,” pungkasnya.