Jumat, 22 Februari 2019

SMPN 20 Dengan Dhuha Bangun Karakter Siswa



Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 20 Depok membiasakan siswanya untuk salat dhuha setiap hari. Mereka mengajak para siswa memanfaatkan waktu pagi untuk sholat dhuha sebelum memulai aktivitas pembelajaran. Setelah itu ada juga yang meneruskan dengan membaca Alquran secara pribadi sampai menjelang bel sekolah berbunyi.
Alhamdulillah kami juga sudah rutin melaksanakan dhuha bersama setiap Selasa sampai Jumat dan untuk hari Jum’at ada tambahan kultum dari perwakilan kelas,” ujar Waka Bidang Humas SMPN 20 E. Yanah  M.



Dengan membiasakan salat dhuha dapat melatih siswa agar senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan. 







Pembelajaran bukan hanya dari bertambahnya pengetahuan. Tetapi dari pembangunan karakter anak didik supaya menjadi pribadi  yg cerdas..berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur,” Jelasnya







Jumat, 01 Februari 2019

Biber.solusi Ngurangi Volume Sampah Rumah Tangga



Cerita Depok - Sekarang bukan zamannya lagi membuang sampah memakai kantong plastik. Sebab, kini mengelola sampah rumah tangga dapat lebih praktis dengan metode Biopori Ember atau Biber. Cara tersebut dilakukan warga RW 14 Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok sebagai solusi mengurangi volume sampah rumah tangga masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.


Menurut Ketua RW 14 Kelurahan Bojongsari Daud Sulaiman, dengan metode Biber, warga RW 14 diajak untuk secara praktis mengelola sampah rumah tangga. Dikatakannya, Biber merupakan salah satu bagian dari program Sampah Ada Langsung Ambil Bersih, Sehat, Rapih, dan Indah (Salam Berseri). Terlebih, metode ini juga tidak sulit dikerjakan karena hampir sama dengan pembuatan lubang biopori.

“Tetapi untuk di metode Biber ini kami memanfaatkan ember atau bekas cat yang diberi bolongan,” jelas Daud.


Dirinya menuturkan, untuk membuat Biber terlebih dahulu menyiapkan ember atau bekas cat yang sudah diberi bolongan, baik di bawah maupun sekeliling ember lubang seperti pori-pori. Kemudian ember atau bekas cat ini ditanam di dalam tanah, setelah itu lubang yang sudah ada bisa langsung diisi setiap hari oleh sampah organik.

“Prinsipnya sampah organik yang penting nempel dengan tanah akan berproses menjadi tanah kembali. Jadi kalau ingin cepat, sampahnya diaduk dengan tanah atau kompos yang udah jadi di atasnya. Kalau sudah penuh bisa diambil dan dimanfaatkan untuk kompos. Sedangkan sampah anorganik bisa ditabung ke bank sampah” jelasnya.


Sementara itu, Lurah Bojongsari, Undang Hidayat mengaku bangga atas inisiasi yang diberikan warga RW 14. Diharapkan warga RW 14 bisa menerapkan program Salam Berseri terlebih mengimplementasikan Biber di rumah masing-masing.

“Harapan kami Biber dan bank sampah di RW 14 dapat menjadi pilar dan contoh untuk diterapkan setiap RW di Bojongsari. Kemudian juga ditingkat pengelolaannya di rumah tangga, sehingga sampah tidak di buang ke TPA Cipayung,” pungkasnya.



DPAPMK Kota Depok Apresiasi DLD Soal SKPA




Cerita Depok - Kepala Bidang (Kabid) Tumbuh Kembang dan Pengembangan Kota Layak Anak (TK-PKLA) Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Yulia Oktavia memberikan apresiasi atas inisiatif masyarakat, khususnya Komunitas Dongeng Lagi Dong (DLD) yang konsen mengedukasi anak lewat gerakan mendongeng. Terlebih, materi dongeng yang diselipkan berisi pesan untuk Stop Kekerasan Pada Anak (SKPA).

“Gerakan mendongeng merupakan upaya positif dalam meningkatkan minat membaca anak-anak. Diharapkan, langkah ini juga dapat meminimalisir atau mengubah kebiasaan anak terhadap gawai (gadget),” kata Yulia di Perpustakaan Kota Depok, Minggu (27/01/2019).


Dikatakannya, mendongeng tidak terpaku kepada anak-anak saja, siapa pun bisa mendongeng. Bahkan, dirinya menilai, lebih mudah dalam menyampaikan pesan lewat mendongeng, termasuk menyampaikan pesan SKPA.

“Kami dari DPAPMK, sudah mengimbau kepada teman-teman pendongeng di Kota Depok, agar menyelipkan pesan tentang gerakan perlindungan anak dalam dongengnya Mudah-mudahan dengan upaya ini, dapat mendukung terwujudnya Kota Layak Anak (KLA),” ucapnya.


Sementara itu, apresiasi pesan SKPA juga disampaikan Dikut Andinata, peserta asal Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis. Menurutnya, tidak mudah untuk mengajarkan kepada anak tentang pentingnya menjaga tubuh dari gangguan orang lain.

“Dengan adanya dongeng yang di dalamnya memuat pesan-pesan SKPA, orang tua jadi lebih mawas diri dengan anaknya, dan anak juga tahu harus seperti apa saat berhadapan dengan orang luar. Apalagi, kalau ada yang mau bertindak jahat kepadanya,” ucapnya.



Kamis, 31 Januari 2019

Bawaslu DKI Laksanakan Sosialisasi Di MAN 7 Jakarta



Cerita Depok - Bawaslu Provinsi DKI Jakarta melaksanakan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bagi Guru dan pemilih pemula di DKI Jakarta yang bertempat di MAN 7 Jakarta Selatan, 
Selatan, (25/1/ 2019, sebagai narasumber: Siti Khofifah, M.Si. Bawaslu Provinsi DKI Jakarta.

Teguh Priyanto, M.Pd. Wakil Kepala Bid. Kesiswaan mengatakan kegiatan hari ini sebagai
Wahana pendidikan politik dalam rangka memberikan wawasan dan pengetahuan kepada para pemilih pemula  khususnya para siswa MAN 7 Jakarta.

“ Agar para siswa berperan aktif menyukseskan pemilu 2019.” Ungkap Guru Fisika ini








Minggu, 27 Januari 2019

Hadiri Cipayung Bersholawat



Cerita Depok - Majelis Syafaatur Rosul akan menggelar memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Dan Milad Ke 4 Majelis Syafaatur Rosul.

ketua panitia Ahmad Bawazier menjelaskan Semoga dengan diadakannya maulid ini, bisa menjadi trigger atau pendorong umat islam khususnya diwilayah kecamatan cipayung untuk bersemangat dalam mengenal Allah dan Rasul-Nya serta ajaran-Nya yang amat suci dan mulia.

“Tabligh Akbar hanyalah pintu jadi jangan Cuma didepan pintu dan jangan merasa sudah masuk, maksudnya mari kita lanjutkan dengan mendatangi majelis-majelis ilmu serta meramaikan masjid dengan sholat berjamaah,” Terangnya.



Kamis, 24 Januari 2019

Puluhan Warga Datangi Kantor RT.003 RW.12 Bojong Ponter





Cerita Depok - Rabu (23/01/2019) Sekitar 80 warga dari  berbagai tingkatan usia, anak muda, orang tua, bahkan anak anak mendatangi Kantor RT.003 RW.12 Bojong Pondok Terong untuk memeriksakan kesehatan dan mendapatkan obat secara Gratis dari team Rumah Sehat Baznas.

Bakti Sosial Pelayanan Kesehatan ini berupa Pemeriksaan Kesehatan dan Pemberian Obat secara Gratis dari Rumah Sehat Baznas (RSB) bekerjasama dengan Komunitas Anak Kampung Ane 
( AKA ) serta Paud Bintang Cendikia Sentra 6 Cipayung.

Pak Abadi selaku Ketua RT.003 RW.05 Kelurahan Bojong Pondok Terong menyatakan rasa syukur dan berterima kasih karena wilayahnya sudah diperhatikan masalah kesehatannya.

" Ditengah banyak nya masalah BPJS dan Kartu KIS yg dihadapi warga, saya bersyukur dan berterima kasih kepada team dari RSB dan Komunitas AKA yg mengadakan pelayanan kesehatan Gratis di wilayah saya. Semoga kegiatan ini dapat dilakukan lagi di lain kesempatan," harapnya.

Dalam kesempatan ini juga diserahkan Sumbangan buku bacaan dari Komunitas Anak Kampung Ane (AKA) yang diwakilkan oleh Bang Aka Prawira, SP. selaku pembina Komunitas Anak Kampung Ane (AKA) kepada PAUD Bintang Cendikia Sentra 6 Cipayung yang diwakilkan oleh bu Tia selaku kepala sekolah.

" Ada 2 hal penting yang menjadi permaslahan di masyarakat yaitu Pendidikan dan Kesehatan, untuk itu kami dari Komunitas Anak Kampung Ane (AKA) berharap kegiatan bakti sosial pada hari ini berupa pelayanan kesehatan gratis serta pemberian bantuan buku bacaaan dapat sedikit memberi manfaat untuk warga di lingkungan ini,"  ujar Bang Aka Prawira, SP.








Rabu, 23 Januari 2019

Puspaga Sasar Generasi Milenial




Cerita Depok - Ketua TP PKK Kota Depok Elly Farida menilai keberadaan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), sebagai upaya memperkuat program Ketahanan Keluarga. Karena itu, dirinya memberikan dukungan atas kehadiran Puspaga yang lebih dekat dengan masyarakat.


Menurutnya dalam program Puspaga, masyarakat akan diberikan pelatihan pengasuhan ayah bunda atau parenting. Para orang tua, juga diajarkan tips menghadapi anak yang sedang dalam masa pubertas, atau anak dengan kecanduan gawai (gadget).

“Dengan demikian, diharapkan dapat menambah wawasan bagi ayah, ibu, dan calon orang tua,” kata Elly, Selasa (22/01/2019).


Elly Farida yang juga Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Depok berharap, program kerja Puspaga semakin diperluas, tidak hanya menyasar kaum bapak dan ibu. Melainkan juga, generasi milenial melalui program kelas inspirasi yang hadir di sekolah dan komunitas.


Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Pengarusutamaan Gender (PUG) Dinas Perlindungan Anak Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Betty Setyorini menyebutkan, keberadaan Puspaga sebagai upaya memenuhi hak anak. Karena itu, Puspaga akan menjalin sinergisitas dengan berbagai Perangkat Daerah (PD). Misalkan permasalahan tumbuh kembang anak, terkait hak kesehatan. Pihaknya akan mengundang Dinas Kesehatan atau UPT Puskesmas tingkat kecamatan.

“Dengan demikian apa yang dilakukan tidak sekadar konsultasi, tetapi lebih kepada upaya-upaya preventif,” ucapnya.



Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul :

Selasa, 22 Januari 2019

Camat Cipayung Himbau Tiap RW Punya Tim PSN






Cerita Depok -Temuan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di wilayah Cipayung, langsung direspons Camat Cipayung, Asep Rahmat. Agar dampaknya tidak meluas, Asep meminta seluruh RT dan RW yang ada di wilayah Cipayung untuk membentuk tim Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“Saat ini DBD sedang menyerang beberapa wilayah, tidak terkecuali Kecamatan Cipayung. Untuk itu, kami mengimbau seluruh RT dan RW agar membentuk tim PSN,” ujar Asep saat ditemui di kantornya, Jumat (18/01/19).


Dikatakannya, imbauan ini rutin disampaikan dalam setiap kesempatan. Tak lupa, pihaknya juga kerap berkoordinasi dengan Puskesmas Cipayung dan Puskesmas Ratujaya untuk bersama-sama memberantas penyebaran penyakit DBD.

“Ini juga dilakukan untuk mengantisipasi adanya Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat penyakit DBD. Jadi, kita sudah siap dengan anggota tim PSN yang sudah terbentuk. Saat ini anggota PSN ada yang aktif dan perlu kita gaungkan lagi,” katanya.


Senada dengan itu, Kepala Puskesmas Cipayung, Kurnia Permitasari, mengaku telah memberikan penyuluhan serta bubuk abate secara cuma-cuma kepada warga di lingkungan Cipayung. Dalam memantau pencegahan DBD, dirinya juga dibantu kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) yang intens memberikan laporan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan PSN di rumah masing-masing. Dengan cara melihat air didispenser, belakang kulkas, mengecek bak mandi, serta menyingkirkan tumpukan barang-barang yang sudah tidak terpakai. Ini upaya untuk meminimalisir jentik nyamuk yang bersarang di lingkungan terdekat,” pungkasnya.



Jumat, 04 Januari 2019

Katar RW 10 Duser Distribusikan sumbangan Warga




Cerita Depok - Karang Taruna RW,10 Duren Seribu Bojongsari melaksanakan  pendistribusian  sumbangan spontanitas dari warga  untuk korban tsunami diselat sunda.

Kami selaku pengurus harian RW.10 Duser Bojongsari  menghimbau kepada pengurus RT dan Karang Taruna (Katar) jika ada terjadi musibah diberbagai wilayah, agar ada kegiatan berupa spontanitas peduli sesama.

“ Kami tidak melihat dari besar dan kecilnyadana yang terkumpul, tapi setidaknya tetap kegiatan itu tetap ada.” Terang Eko F. Supandi kepada CeritaDepok.com, Sabtu (05/01/2019).


Eko menambahkan bahwa kegiatan ini sudah yang kesekian kalinya dilaksanakan diwilayahnya.


Alhamdulillah sudah beberapa kali kegiatan tersebut di lakukan dari anak-anak  Kartar RW.10 Duser Bojong sari yang dibantu oleh para Ketua RT dan tentunya berkoordinasi dengan kami.” Jelasnya.



Kader Jumantik Bojong Ponter Berikan Penyuluhan Agar Terhindar DBD




Cerita Depok - Kasie. Kemasyarakatan dan Pelayanan Kelurahan Bojong Pondok Terong Mulyati SE,MM didampingi RT dan para kader melaksanakan Jumantik pada hari jumat (04 /01/2018) yang berlokasi di Rt. 06 Rw.01.

Selain memantau, kami juga rutin memberikan penyuluhan kepada warga agar terhindar dari DBD

“ Untuk membasmi telur nyamuk jangan sampai berkembang biak jadi nyamuk.” Jelas Mulyati


Mulyati menambahkan dari hasil pemantauan dua rumah positif jentik.

“ Pesan saya usahakan setiap ada genangan air seperti di belakang kulkas,dispenser dan tempat-tempat yang dimungkinkan menjadi tempat bertelurnya nyamuk harus dibuang serta perlu dingat untuk mengganti air dibak mandi dua hari sekali.” Jelasnya.








Rabu, 26 Desember 2018

Si Mpok Antar Kadiskarpus Depok Juara Ketiga Inovasi Se-Jabar





Cerita Depok  -  Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Kadiskarpus) Kota Depok, Siti Chaerijah mendapatkan juara ketiga dalam kegiatan pameran inovasi yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Barat. Penghargaan tersebut  diraihnya atas  aplikasi Sistem Informasi Managemen Kearsipan Kota Depok (Si Mpok).

“Allhamdulilah, dalam kesempatan ini saya diberikan penghargaan dari BPSDM Tingkat Provinsi Jawa Barat, dalam kategori inovasi berkelanjutan alumni Diklat PIM II dalam rangka anugerah inovasi juara 2018 tingkat Provinsi Jawa Barat,” ujarnya, Rabu (26/11/2018).


Dikatakannya, dalam kesempatan tersebut dirinya memperkenalkan aplikasi Si Mpok, yang merupakan salah satu bagian penting penunjang keberhasilan Depok Smartcity dan E-Government. Selain itu, keberadaan aplikasi Si Mpok di fokuskan kepada pejabat struktural dan pengelola arsip di Pemerintahan Kota Depok.

“Keberadaan aplikasi Si Mpok diharapkan dapat mempermudah seluruh Dinas dalam penyimpanan arsip. Sebab, administrasi perkantoran kearsipan adalah hal yang sangat penting karena peranan arsip sebagai sumber informasi, pusat ingatan atau pengingat dan bahan bukti pertanggung jawaban terhadap generasi mendatang,” jelasnya.


Dirinya menambahkan, dengan prestasi yang diraih ini mampu memberikan fasilitas dan pelayanan yang lebih baik lagi.

“ Kami akan terus kembangkan aplikasi Si Mpok, agar Kota Depok memiliki arsip yang lengkap untuk ke depannya,” tutupnya.



Selasa, 18 Desember 2018

Wujudkan Depok Sehat Baznas Depok Gandeng Masjid Almarjan Gelar sunatan massal




Cerita Depok - Tujuh puluh lima anak duafa Cipayung mengikuti khitanan massal. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Al-Marjan. Selain itu merupakan salah satu kegiatan pilar program #depoksehat BAZNAS Kota Depok yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kota Depok.


Wakil Ketua II Baznas Kota Depok, Abdul Ghofar mengatakan, melalui khitanan massal ini Baznas Kota Depok mendorong masyarakat untuk lebih sadar akan kesehatan, kebersihan, dan kesucian diri termasuk anak-anak. Ke depan Baznas Kota Depok akan lebih banyak melakukan beberapa program #depoksehat, kepada para mustahik yang membutuhkan.

“Kalau ada kegiatan positif begini, harapannya semua DKM khususnya di Kecamatan Cipayung, mendirikan UPZ agar dapat bersinergi dengan Baznas Kota Depok. Sebab tugas Baznas adalah mengumpulkan dan menyalurkan dana zakat tersebut,” ujar Abdul Ghofar, di Kecamatan Cipayung, Senin (17/12/2018).


Sementara itu, Camat Cipayung Asep Rahmat mengucapkan rasa terima kasihnya pada kepada Baznas Kota Depok yang sudah memberikan kontribusi nyata kepada warga di lingkungan Kecamatan Cipayung. Dirinya berharap anak yang sudah dikhitan menjadi anak yang sholeh, dan berguna serta orang tuanya menjadi pembimbing yang baik bagi anaknya.

“Semoga acara seperti ini kedepannya bisa ditambah kuota pesertanya, sehingga akan lebih banyak diikuti anak-anak di Kecamatan Cipayung,” pungkasnya


Senin, 26 November 2018

Kecamatan Cimanggis Pertahankan Juara umum di MTQ 2018





Cerita Depok - Camat Cimanggis Eman Hidayat mengapresiasi atas keberhasilan wilayahnya dalam mempertahankan juara umum di MTQ 2018. Dikatakannya, keberhasilan tersebut diraih berkat kerjasama semua pihak terkait dalam memberikan pembinaan kepada para peserta MTQ.

“ Alhamdulillah, Kecamatan Cimanggis diberikan kesempatan untuk kembali meraih juara umum MTQ. Tentunya ini tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan oleh para alim ulama dan tokoh masyarakat disini dalam menciptakan qari dan qariah terbaik,” jelasnya.


Untuk diketahui selain juara umum, pada MTQ tahun ini, Kecamatan Sawangan berhasil meraih peringkat kedua, Kecamatan Cipayung peringkat ketiga, dan Kecamatan Cinere peringkat empat. 


Sementara itu, lomba pawai taaruf berhasil dimenangkan oleh Kecamatan Cipayung, kemudian diikuti Kecamatan Cimanggis pada peringkat kedua, Kecamatan Tapos peringkat ketiga, dan Kecamatan Sawangan peringkat keempat.


Kamis, 22 November 2018

Depok Target Masuk 5 Besar Di Porpemda Jabar




Cerita Depok -Wali Kota Depok, Mohammad Idris berharap, dalam pelaksanaan Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (Porpemda) Jawa Barat 2018 di Kabupaten Karawang, 25-29 November 2018, Kota Depok masuk dalam lima besar. Dia yakin para atlet yang terdiri dari 150 Aparatur Sipil Negara (ASN) mampu berprestasi, karena sebelumnya telah berlatih serius dengan persiapan yang cukup panjang.

“Pemerintah Kota Depok mengirimkan atlet untuk bertanding pada 12 cabang olahraga. Antara lain biliar, bola voli, bola basket, bulu tangkis, futsal, gerak jalan,golf, hadangan, senam, tenis lapangan, tenis meja dan terompah panjang,” ujar Mohammad Idris, selepas apel di Lapangan Balai Kota, Jumat (24/11/2018).


Kegiatan Porpemda, kata Mohammad Idris, merupakan sarana menciptakan kualitas aparatur yang kompeten.

Melalui peningkatan kinerja dan kualitas sumber daya dari aparatur yang baik, peningkatan jasmani maupun rohaninya juga ikut mendukung terciptanya pelayanan prima kepada masyarakat.

“Saya bersama Wakil Wali Kota Depok, Pradi Supriatna akan terus mendorong dan mendukung pelaksanaan ini. Insya Allah secara bergantian, kami mengunjungi para atlet di pertandingan nanti,” jelasnya.


Dirinya mengimbau, kepada seluruh ASN, untuk tetap optimistis. Sebab, Pemerintah Kota Depok mengirimkan ASN yang memang berprestasi di bidang olahraga.

“Ini memang berbeda dengan kota lain, yang memang mengirimkan atlet yang sudah menjadi ASN dalam pertandingan tersebut. Tetapi, kami yakin ASN di Kota Depok akan berhasil meraih prestasi yang membanggakan,” ucapnya.

Cegah Kriminalitas Polsek Beji Rutin Patroli




Cerita Depok -Polsek Beji bersama unsur aparat keamanan lainnya di wilayah Kecamatan Beji, rutin menggelar patroli dan razia di beberapa lokasi rawan yang dilaporkan masyarakat.


Patroli rutin ini, dilakukan untuk mencegah kriminalitas sehingga wilayah Kecamatan Beji tetap aman dan kondusif.

“Berkat informasi masyarakat, sejumlah tempat yang meresahkan telah kami lakukan razia. Salah satunya belum lama ini, kami berhasil menyita ratusan botol minuman keras dari sebuah rumah di daerah Beji,” ujar Kapolsek Beji, Kompol Yenny Anggraeni Sihombing, Rabu
(21/11/2018).


Tak hanya itu, sambung Yenny, personel gabungan dari tiga pilar yaitu, Polsek, Koramil dan staf Kecamatan Beji juga rutin melakukan patroli di jam-jam rawan. Hal tersebut guna mengantisipasi kejahatan konvensional 3 C (curanmor, curat, dan curas), serta kejahatan jalanan lainnya.

“Patroli tersebut juga dijadikan sebagai imbauan bagi masyarakat. Sering kali kami mengunjungi beberapa lokasi Pos Kamling untuk memberikan arahan untuk menjaga lingkungan setempat,” katanya.


Dirinya menambahkan, menjaga Kamtibmas di lingkungan, tidak hanya menjadi tanggung jawab tiga pilar. Namun, perlu adanya kerja sama dan dukungan dari seluruh unsur masyarakat.

“Masyarakat memiliki peranan yang cukup besar dalam menjaga wilayah agar tetap kondusif. Diharapkan, patroli dan razia tersebut dapat membantu hal-hal atau kejadian apapun yang meresahkan masyarakat diwilayah Kecamatan Beji,” pungkasnya.


Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul :





Rabu, 14 November 2018

Tingkatkan SDM Katar Limo Gelar Kemah Pemuda




Cerita Depok - Puluhan anggota Karang Taruna Kecamatan Limo peserta Kemah Kepemudaan dilatih kepemimpinan. Kegiatan yang digelar oleh Kecamatan Limo di Pancawati, Bogor 12-13 November 2018 itu dilakukan untuk membangun semangat dan bakat pemuda dalam menghadapi persaingan di era globalisasi.


Camat Limo, Herry Restu Gumelar mengatakan, kegiatan itu digelar demi membina pemuda yang ada di Kecamatan Limo. Tujuannya adalah agar pemuda memiliki semangat dalam berorganisasi.

“Kegiatan ini menjadi salah satu giat Kecamatan Limo demi meningkatkan SDM wilayah. Mereka diberikan pelatihan serta motivasi agar berdaya guna,” ujarnya ,(13/11/2018).


Dikatakannya, sebanyak 50 peserta itu dibekali ilmu dan pelatihan kepemimpinan. Dengan maksud agar nantinya para pemuda dapat lebih meningkatkan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan secara profesional.

“Saya turut mengisi materi tentang sistem pengembangan pemuda. Saya mencoba memberikan pemahaman bahwa pemuda harus bisa meningkatkan kemampuan diri untuk kesejahteraan mereka. Pemuda jangan berdiam diri, karena persaingan semakin ketat,” katanya.


Dirinya menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui kecamatan terus berupaya menciptakan generasi pemuda yang berdaya guna. Dengan memberikan fasilitas baik melalui pembinaan dan pelatihan.

“Pemerintah ingin pemuda yang menjadi aset berharga untuk memajukan wilayahnya. Hal itu selaras dengan visi kota Depok yang unggul, nyaman, dan religius” tutupnya



Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul :

"Puluhan Peserta Kemah Kepemudaan Dilatih Kepemimpinan"