Senin, 28 Oktober 2019

Ka. Dpra PKS BoPonTer Berharap Kader berkhitmat dengan maksimal




Cerita Depok - Rapat Kerja DPRA Bojong Pondok Terong yang dilakukan di Saung 88 merupakan Raker yang terakhir di DPC PKS Cipayung.

Ka DPRA Bojong Pondok Terong Supian Hadi berharap Raker menghasilkan program yang maksimal guna berkhitmat kepada masyarakat dengan maksimal juga.

" Program yang dibuat harus realistis dan terukur dengan kemampuan yang dimiliki kader Bojong Pondok Terong sehingga kita dapat berkhitmat dengan maksimal ," Jelasnya didepan peserta Musran,  Minggu (27/10/2019).

Musran DPRA PKS Bojong Pondok Terong ini dihadiri oleh Ka. DPC PKS Cipayung Wiji Aji Kusuma, Ka DPRA PKS Bojong Pondok Terong beserta pengurus dan para Pj Rw

Rabu, 21 Agustus 2019

Penghargaan Lurah Teladan, Titik Awal untuk Semangat Berinovasi




Cerita Depok - Penghargaan Lurah Teladan Tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang disematkan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, kepada Lurah Bojong Pondok Terong (Boponter), Suryana Yusup, dijadikan sebagai titik awal untuk terus semangat berinovasi. Prestasi ini menjadi pemacu dan pemicu untuk membangun Boponter jadi lebih baik lagi.

“Prestasi ini akan kami jadikan titik awal untuk lebih semangat berinovasi. Tentunya inovasi yang bisa membangun wilayah serta memberdayakan masyarakat secara optimal,” ujar Suryana Yusup, di ruang kerjanya, Rabu (21/08/2019).


Dirinya juga membeberkan beberapa kunci sukses diraihnya penghargaan Lurah Teladan. Di antaranya, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) bekerja sesuai ketentuan payung hukum dan koridor. Selain itu, harus memiliki dedikasi dan loyalitas tinggi terhadap pekerjaan.

“Kita juga harus terus berinovasi dan menciptakan sesuatu, apalagi sebagai lurah yang memegang wilayah. Tidak lupa juga untuk menjauhi sifat tercela,” katanya.


Dirinya berharap, melalui penghargaan yang diberikan ini, bisa menjadi contoh lurah lain di Kota Depok untuk terus berinovasi demi memajukan pembangunan di wilayah.

“Jika kerja kita sudah sesuai aturan, maka masyarakat yang akan menilai. Pengakuan serta penghargaan nantinya akan mengikuti. Mudah-mudahan semakin banyak lurah yang menjadi teladan untuk masyarakatnya,” tutupnya.


Selasa, 20 Agustus 2019

Yuk Ikutan SauCer Spesial HUT RI Ke 74 Bareng KMPB





Senin, 05 Agustus 2019

Wali Kota Depok Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Air


Cerita Depok -  Wali Kota Depok, Mohammad Idris, mengajak masyarakat untuk bijak dalam menggunakan air. Pasalnya, persoalan sanitasi terkait erat dengan kebutuhan air bersih sehingga bisa menjadi masalah serius jika tidak ditangani bersama.

“Untuk mengatasi masalah sanitasi butuh kesadaran bersama. Baik pelaku usaha maupun masyarakat. Kita harus bijak dalam penggunaan air,” ujar Mohammad Idris di Balai Kota, Senin (05/08/2019).


Dikatakannya, saat ini untuk wilayah Jakarta telah mengalami penurunan permukaan bumi kurang lebih 5 cm per tahun. Untuk mengantisipasi hal tersebut terjadi di Kota Depok, dia juga mengajak masyarakat untuk beralih dari air tanah ke air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Depok.

“Tiap ruang di Kota Depok sudah ada aliran atau pipanisasi PDAM. Kami mengajak masyarakat yang masih menggunakan air tanah untuk beralih ke PDAM. Ini salah satu upaya mencegah terjadinya penurunan permukaan bumi di Depok,” katanya.


Dirinya menyebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok bersama PDAM Tirta Asasta juga telah melakukan berbagai upaya agar masyarakat bisa beralih. Untuk Pemkot sendiri, rencananya akan menaikkan pajak air tanah delapan kali lipat. 


Kebijakan ini selain untuk menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD), juga untuk membuat pelaku usaha beralih ke PDAM.

“Kalau PDAM, kerap memberlakukan diskon bagi pengguna atau pemasangan baru. Mudah-mudahan bisa membuat pelaku usaha maupun masyarakat lebih bijak dalam penggunaan air,” ucapnya.



Minggu, 02 Juni 2019

"LASKAR" PKS CIPAYUNG KOTA DEPOK BAGI BAGI TAKJIL DI PENGHUJUNG RAMADHAN 1440 H.




Cerita Depok - Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan merupakan puncak ibadah Ramadan yang memiliki keutamaan yang sangat besar. Karena besarnya keutamaan ini, Laskar PKS Cipayung yang biasa disebut Pandu Keadilan di bawah Seksi Kepanduan dan Olah Raga (SKO) bersama DPRa PKS Bojong Pondok Terong mengadakan Kegiatan Takjil On The Road (TOR) .

Memanfaatkan momentum sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan 1440 H serta mengharap keberkahan di penghujung bulan Ramadhan, Seksi Kepanduan dan Olah Raga (SKO) DPC PKS Cipayung bersama DPRa PKS Bojong Pondok Terong pada hari Ahad (2/6/2019) bertepatan dengan 28 Ramadhan 1440 H mengadakan kegiatan Takjil On the Road (TOR) di depan sekretariat DPC PKS Cipayung, Jl. Posyandu Mawar RT.01 RW.08 Kel.Bojong Pondok Terong, Kec.Cipayung Kota Depok 

Dalam kegiatan Takjil On the Road (TOR) ini tak kurang dari 500 paket Takjil dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas di depan Kantor DPC PKS Cipayung.

Kegiatan Takjil On the Road (TOR) ini merupakan sinergi kegiatan antara Seksi Kepanduan dan Olah Raga (SKO) DPC PKS Cipayung dan Dewan Pengurus Ranting (DPRa) PKS Kelurahan Bojong Pondok Terong



Hanya membutuhkan waktu kurang lebih 35 menit untuk membagikan 500 paket takjil kepada para pengguna jalan yang melintas di depan Kantor DPC PKS Cipayung.



Acara ditutup dengan kultum dari ketua DPC PKS Cipayung, Wiji Aji Kusumah
yang menyempatkan hadir di kegiatan Takjil On The Road (TOR) ini, serta tilawah bersama sambil menunggu berkumandang azan maghrib untuk berbuka puasa bersama.

Selasa, 28 Mei 2019

Pemkot Depok Raih WTP Ke-8 kali Berturut-turut




Cerita Depok - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih rekor Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kedelapan kali secara berturut-turut. Penghargaan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Barat tersebut, tak lain berkat kesuksesan Pemkot Depok dalam pengelolaan keuangan dan aset secara akuntabel.


Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, BPK telah memberikan penilaian yang objektif berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Perangkat Daerah (LKPD). Hal tersebut menjadi bentuk apresiasi dan penghargaan kepada pemerintah daerah, serta bukti adanya transparansi dan akuntabilitas atas LKPD.

“Sekalipun ini tidak menjadi jaminan ada penyimpangan. Namun, mudah-mudahan sebagai cerminan tidak ada penyimpangan,” ujar Wali Kota Depok Mohammad Idris, usai penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD TA 2018 di Kantor Perwakilan BPK Provinsi Jawa Barat, Jalan Moch Toha, Bandung, Selasa (28/05/2019).


Lebih lanjut, dirinya mengatakan, semua hasil yang didapat berkat kerja keras dan kerja sama seluruh Perangkat Daerah (PD) di Kota Depok. Terlebih, kerja keras Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, Inspektorat dan PD lainnya.

“Semoga dengan raihan Opini WTP ini menjadi motivasi bagi kami untuk bekerja lebih baik lagi, dalam pengelolaan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Termasuk informasi keuangan yang dihasilkan dapat lebih komprehensif, transparan dan akuntabel,” katanya.


Senada dengan itu, Kepala BKD Kota Depok, Nina Suzana mengatakan, pihaknya selaku koordinator terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap laporan yang diberikan PD. Mengingat, ketepatan dalam penyampaian laporan keuangan, jadi penilaian utama.

“Jika terdapat ketidaksesuaian, kami minta PD untuk segera melakukan perbaikan. Banyak faktor yang dinilai, salah satunya ketepatan penyampaian laporan. Mudah-mudahan prestasi ini bisa dipertahankan, karena setiap tahunnya pemeriksaan akan lebih mendalam,” ucapnya.


Untuk diketahui, prestasi Kota Depok mendapatkan Opini WTP ke-8 kali merupakan capaian tertinggi dibandingkan kota-kota lain di Jabar seperti, Kota Cimahi (6 kali), Kabupaten Bogor, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Bekasi (4 kali), serta Kota Tasikmalaya (3 kali).

Kamis, 23 Mei 2019

KOREM HADIRKAN RAMADHAN CERIA BERSAMA YTI




Cerita Depok - Korem disini bukanlah sebuah institusi militer. Melainkan Komunitas Remaja Muslim (KOREM) yang merupakan wadah bagi para remaja dan pemuda muslim di Kecamatan Cipayung untuk mengekpresikan jiwa sosial yang dimiliki kedalam kegiatan kegiatan positif serta bermanfaat bagi lingkungan disekitarnya. 


Korem Cipayung bersama Yayasan Tunas ilmu sentra Cipayung pada hari kamis (23/5/2019) mengadakan kegiatan Ramadhan Ceria bersama siswa siswi dari 3 Sentra Paud Bintang Cendikia Cipayung yang berada dibawah naungan Yayasan Tunas Ilmu di Masjid Al Inayah,Kp lio rt 02/07 Bojong Pondok Terong, Cipayung Kota Depok.

Kegiatan Ramadhan Ceria diawali dengan sholat ashar berjamaah, pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh siswa Paud Bintang Cendikia binaan Yayasan Tunas Ilmu.

Selain diisi dengan pembagian Takjil serta paket berbuka puasa dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), acara juga diisi dengan kegiatan mendongeng oleh Kak Rizky dari Pendongeng Nusantara Palestina yang menambah kemeriahan suasana menjelang berbuka puasa.

Kegiatan Ramadhan Ceria 1440 H ini tak kurang diikuti oleh 190 peserta yang terdiri dari anak anak dan orang tua, baik dari siswa siswi Paud Bintang Cendikia maupun warga sekita masjid Al Inayah.

Koordinator Korem (Komunitas Remaja Muslim) Cipayung menyampaikan rasa syukurnya karena bisa berbagi di bulan yang penuh berkah.

" _Kami berterima kasih kepada semua pihak yg sudah membantu acara ini, terutama emak emak dari Yayasan Tunas Ilmu yang sangat antusias membantu kegiatan ini dan saya bersama rekan rekan Korem merasa bersyukur dan bahagia karena bisa berbagi di bulan suci dan penuh berkah ini_ " Ujar Wandi Ibnu Tarmudin, Koordinator Komunitas Remaja Muslim (KOREM)  Cipayung

Sejalan dengan pernyataan Koordinator Korem Cipayung, Bu Susi selaku koordinator Yayasan Tunas Ilmu kecamatan Cipayung juga menyatakan kegembiraan dan rasa syukurnya karena sudah dapat membantu kegiatan Ramadhan ceria 1440H ini.

Selasa, 21 Mei 2019

Ratusan siswa SDN Ponter 03 ikuti Sanlat


Cerita Depok - Tujuh ratus siswa Sekolah Dasar 03 Bojong Pondok Terong mengikuti kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) yang dimulai pada hari senin dan berakhir pada hari sabtu.
“Seluruh siswa mengikuti kegiatan sanlat dari kelas 1 hingga kelas 6. Yang diawali dengan tadarus,sholat dhuha dan diteruskan dengan materi,” jelas Kepala sekolah SDN  Bojong Pondok Terong 03  H. Sahroni S.Pd kepada ceritadepok.com dilokasi kegiatan,  Senin  (20/05/2019)
H. Sahroni berharap dengan kegiatan ini para siswa dapat meningkatkan pengetahuan  ilmu agamanya.















Senin, 20 Mei 2019

Himbauan Bagi Warga Bojong Pondok Terong


Memasuki hari ke 15 dibulan Ramadhan warga Pondok Terong dihimbau untuk selalu menjaga keamanan lingkungan serta antisipasi mengenai gangguan Kamtibmas.

“ Agar masing-masing ketua lingkungan untuk mengantisipasi agar tidak terjadinya tawuran antar warga, terutama untuk para orang tua diminta untuk mengawasi anaknya agar tidak terlibat perbuatan yang merugikan tersebut dan khusus ibu-ibu agar jangan sampai lupa mematikan kompor sehabis memanasi atau memasak buat sahur ,” Terang  Aiptu Sugiarto, Senin (20/05/2019).



Aiptu Sugiarto menambahkan untuk warga yang pulang kampung agar memperhatikan keamanan rumah yang akan ditinggal.

" Lapor kepada RT , mematikan instalasi listrik yang tidak dibutuhkan serta mencabut regulator tabung gas dan tentunya berkomunikasi dengan tetangga," jelas Aiptu Sugiarto, 







Senin, 13 Mei 2019

Wali Kota Depok Minta Perusahaan Dukung KLA

Cerita Depok - Wali Kota Depok, Mohammad Idris, meminta seluruh perusahaan di Kota Depok ikut mendukung terwujudnya Kota Layak Anak (KLA). Caranya, dengan bergabung dalam Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (APSAI) Kota Depok dan mengirim perwakilan pekerja untuk masif melakukan kegiatan-kegiatan sosial. 


“Untuk mewujudkan KLA, perlu adanya dukungan dari semua pihak. Termasuk perusahaan yang ada di Kota Depok, maka dari itu kami mengajak mereka untuk bergabung dalam APSAI,” ujar Mohammad Idris, usai kegiatan buka puasa bersama dan santunan anak yatim di PT Xacti, Jalan Raya Bogor, baru-baru ini.


Dikatakannya, dalam asosiasi tersebut pekerja aktif melaksanakan kegiatan sosial yang juga didukung pihak manajemen. Misalnya, sosialisasi program pemerintah terkait KLA, menyediakan pojok bermain anak di perusahaan, berikut dengan fasilitas pendukungnya.

“Jika kolaborasi bisa kita jalankan dengan baik, maka perusahaan semakin berkah dan bisa memberikan kesejahteraan bagi pekerja. Karena ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama,” katanya.


Dirinya berharap, keaktifan perusahaan dalam berbagai kegiatan bisa mempercepat mewujudkan KLA di Kota Depok.

“Peran serta perusahaan dalam program ini, bisa membantu pemerintah dalam mewujudkan KLA. Mudah-mudahan ke depan, semakin banyak perusahaan yang tergabung dalam APSAI,” pungkasnya


Senin, 22 April 2019

Tujuh Nakes Teladan Kota Depok Ikuti Kompetisi Tingkat Jabar


Cerita Depok – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok terus berupaya meningkatkan mutu dan jangkauan pelayanan kesehatan di Kota Depok melalui tenaga kesehatan (nakes). Tahun ini, Dinkes Depok sudah memilih tujuh tenaga kesehatan profesional yang akan dikirim mengikuti kompetisi tingkat Provinsi Jawa Barat (Jabar). 


Kepala Dinkes Kota Depok, Novarita menjelaskan, pihaknya telah melakukan seleksi tingkat Kota Depok untuk memilih nakes yang memiliki inovasi terbaik. Seluruh nakes berasal dari perwakilan masing-masing Puskesmas yang ada di Kota Depok.

“Dari 27 tenaga kesehatan yang mengikuti seleksi, kami dapat tujuh yang terpilih. Selanjutnya mereka akan ikut seleksi tingkat provinsi,” tuturnya, Kamis (18/04/19).

Menurutnya, tujuh tenaga kesehatan tersebut antara lain Yanmisi Anggraeni untuk kategori dokter dari UPF Puskesmas Kedaung, Nunung Baitaningsih kategori dokter gigi dari UPT Puskesmas Tugu, Piya Siyania kategori bidan dari UPT Puskesmas Pancoran Mas, Diyan Trinawati untuk kategori Apoteker UPT Puskesmas Tapos.


Kemudian, Erna Yuliana untuk kategori perawat UPT Puskesmas Beji, Sugeng Suhadi untuk kategori analis kesehatan dari UPT Puskesmas Beji, dan Hariyanto untuk sanitarian dar UPT Puskesmas Beji.


Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Kota Depok Yuliandi menuturkan, semua nakes telah mengikuti seleksi sejak 13-14 Maret 2019. Setelah itu, mereka akan mengikuti seleksi kembali di tingkat provinsi pada 23-26 April mendatang di Bandung.


Dirinya menambahkan, ketujuh nakes diberikan pendampingan serta pengarahan dari Dinkes Depok. Hal tersebut diharapkan dapat mematangkan persiapan semua nakes untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi.

“Setelah seleksi tingkat kota selesai, kami berikan pembinaan, baik dari segi kesiapan pemaparan inovasi hingga melengkapi data agar saat seleksi di Bandung dapat lebih optimal,” pungkasnya.





Sabtu, 06 April 2019

Peserta Mudik Gratis Diimbau Segera Mendaftar

Cerita Depok - Program mudik gratis dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun ini akan dipusatkan di Stadion Pakan Sari Kota Bogor. Untuk warga Kota Depok yang ingin turut serta, dapat mendaftarkan diri sejak jauh-jauh hari melalui website mudikgratis.dephub.go.id


Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, kebijakan tersebut berdasarkan dari Kemenhub yang menyatakan tahun ini tidak ada pemberangkatan dari Kota Depok. Sebab, pemudik dari Kota Depok akan digabung dengan kota dan Kabupaten Bogor.

“Pendaftaran pun semua online melalui website. Untuk kuota tentunya juga kebijakan dari pusat, berdasarkan informasi beberapa tujuan mudik sudah penuh kuotanya. Jadi warga yang mau ikut segeralah mendaftar,” ujarnya,  Jumat (05/04/2019).   


Dadang menjelaskan, mudik gratis dibagi menjadi 2 yaitu mudik dengan motor dan tanpa motor. Adapun tujuan untuk arus mudik dan balik dengan motor adalah Tegal, Semarang, Solo, Wonogiri, Wonosari, Yogyakarta, Magelang, Kebumen, Purwokerto dan arus baliknya adalah Semarang, Solo, Wonogiri, Purwokerto.

“Kalau yang tanpa motor untuk Jawa Barat adalah Cirebon, Banjarpatroman (via Tasikmalaya dan Ciamis) dan Kuningan. Untuk Jawa Tengah yaitu Slawi via Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, Demak, Jepara, Kudus, Pati, Blora, Purwodadi, Salatiga, Boyolali, Solo, Klaten, Wonogiri, Wonosari, Sragen, Yogyakarta, Temanggung, Wonosobo, Kebumen, Purwokerto, Banjarnegara dan Cilacap,” jelasnya.


Untuk Jawa Timur adalah Madiun, Tuban, Mojokerto, Kediri, Malang, Pacitan, Sementara untuk Sumatera melalui Lampung, Palembang, Padang, Sedangkan arus balik dari Semarang, Solo, Wonogiri dan juga Yogyakarta.

“Sepeda motor akan diberangkatkan pada tanggal 31 Mei dan untuk penumpangnya tanggal 1 Juni. Semua informasi lengkap tertera di website Kemenhub,” ucapnya.



Tulisan ini telah tayang di depok.go.id dengan judul  yang sama 



Kamis, 28 Maret 2019

Festival Bojongsari Akan Meriahkan HUT ke-20 Kota Depok

Cerita Depok– Berbagai acara akan memeriahkan hari jadi ke-20 Kota Depok yang jatuh pada 27 April 2019. Semua pihak siap meramaikan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Depok tak terkecuali dari Kecamatan Bojongsari yang akan menggelar Festival Bojongsari. 


Camat Bojongsari, Usman Haliyana mengatakan, kemeriahan Festival Bojongsari akan dipusatkan di kantor Kecamatan Bojongsari. Semua kegiatan yang diselenggarakan akan melibatkan warga di kecamatannya.

“Kami bakal melibatkan seluruh unsur masyarakat untuk ambil bagian di festival ini,” ujar Usman ,Selasa (26/03/19).


Dikatakan Usman, rencananya dalam Festival Bojongsari akan ada berbagai lomba, pawai budaya, dan gelaran produk lokal UMKM asli Kecamatan Bojongsari. Produk lokal yang diperkenalkan terutama produk unggulan seperti tanaman hias dan ikan hias.

“Melalui kegiatan yang ditampilkan ini kami ingin masyarakat merasa memiliki Kota Depok. Dengan begitu, mereka akan selalu mendukung berbagai program Pemerintah Kota (Pemkot) Depok,” tandasnya.


Selasa, 19 Maret 2019

Penguatan Karakter Siswa Melalui Kegiatan Pramuka


Cerita Depok - Ekstrakurikuler Pramuka diketahui cukup efektif dalam meningkatkan keterampilan siswa. Bahkan, melalui kegiatan Pendidikan Penguatan Karakter (PPK) dalam kegiatan Pramuka, siswa dididik menjadi seorang yang mandiri dan bertanggung jawab. 


Majelis Pembimbing Khusus (Mabigus) sekaligus Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Depok, Cornelia Dewi mengatakan, kegiatan Pramuka di sekolahnya juga menjadi jembatan bertemunya siswa umum dengan siswa yang merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).

“Di dalam kegiatan Pramuka, semua peserta didik berbaur. Tidak ada yang membedakan satu sama lain,” ujarnya, usai kegiatan Kwartir Ranting Pesta Siaga 2019 di SLBN Kota Depok, baru-baru ini.


Dirinya menjelaskan, fungsi PPK itu sendiri untuk memperkuat karakter siswa dan membentuk harmonisasi olah hati (etika dan spiritual), olah rasa (estetika), olah pikir (literasi dan numerasi) dan olahraga (kinestetik) sesuai dengan falsafah Pancasila.

“Kami juga mengadakan lomba. Melalui lomba tersebut, terbangun kebersamaan, gotong royong, empati, sportivitas, kasih sayang, tampil berani, dan bersikap santun terhadap orang tua, saudara yang lebih tua karena dibantu juga oleh pembina dari Sekolah Menengah Atas (SMA) di lingkungan Kecamatan Cipayung,” jelasnya


Sementara itu, Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), yang juga merupakan Camat Cipayung, Asep Rahmat berharap, selain mengenalkan ABK dengan siswa umum, peserta didik dapat mengenal visi misi Kota Depok sebagai pengetahuan dasar anak-anak Pramuka Siaga.

“Kita juga harus mengenalkan visi misi Kota Depok, serta sistem pemerintahannya dengan cara memberikan pertanyaan kepada para peserta. Jika berhasil menjawab, kami beri hadiah sebagai apresiasi. Karena pada dasarnya, anak Pramuka harus tahu itu,” pungkasnya.


Rabu, 13 Maret 2019

Es Podeng





Selasa, 12 Maret 2019

200 Stasiun Radio Siap Ramaikan HUT Kota Depok ke-20


Cita Depok - Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Depok ke-20 pada 27 April 2019, tidak hanya akan dimeriahkan oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, tetapi juga Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari) Depok ikut ambil bagian meramaikan acara dengan melibatkan sekitar 200 stasiun radio lokal dan internasional untuk mengucapkan selamat hari jadi kepada Kota Depok.


Ketua Orari Depok, Muchammad Zulkarnain mengatakan, tujuan diselenggarakannya panggilan khusus (special call) tersebut, guna mengenalkan Kota Depok pada khalayak. Lebih dari itu, juga menjadi ajang promosi potensi wisata di Kota Belimbing ini.

“Kami berharap Pak Wali yang membuka secara langsung special call ini. Jadi, nanti beliau membuka dan memanggil stasiun-stasiun amatir di seluruh nusantara atau di beberapa negara untuk check in, mengucapkan hari jadi Kota Depok,” katanya, usai audiensi di Kantor Diskominfo Kota Depok, Senin (11/03/2019).  



Selain special call, Zulkarnain mengatakan, sedang merancang kegiatan lainnya. Di antaranya kegiatan fox hunting atau lomba melacak sinyal (frekuensi), talkshow, dan games interaktif.


Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, Sidik Mulyono merespons positif, keinginan Orari Depok memeriahkan HUT Kota Depok ke-20. Menurutnya, rencana kegiatan tersebut menjadi momentum  yang bagus mengenalkan potensi wisata di Depok.

“Bagi saya apa yang akan dilakukan ini cukup menarik. Karena acara tersebut dapat digunakan untuk menggali potensi wisata yang ada di Depok. Kalau frekuensi yang akan dicari tadi, diatur di tempat wisata, kan bisa dieksplore lebih lanjut,” ucapnya.

Jumat, 08 Maret 2019

Lurah Ratu Jaya Rutin bertemu Dengan Pemuda


Cerita Depok -  Berbagai program olahraga dan pemberdayaan digulirkan Lurah Ratujaya Sobarudin, untuk menggeliatkan lagi peran pemuda di wilayah. Upaya ini dilakukan, agar pemuda bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu yang berguna.

                                                                 
“Untuk mengisi waktu luang, kita rutin mengadakan pertemuan dengan pemuda. Kegiatan ini dilakukan untuk mengalihkan mereka dari pergaulan bebas,” ujar Sobarudin saat ditemui di Balai Kota, Jumat (08/03/19).


Adapun kegiatan yang sudah berjalan, kata Sabarudin, antara lain, taklim pemuda, olahraga dan komunitas. Melalui tiga kegiatan ini, dirinya berharap peran pemuda dapat lebih dioptimalkan lagi sesuai dengan bakat dan kemampuan.

“Taklim artinya kita mencoba mendekatkan lagi pemuda dengan agama. Olahraga, kami mencoba menyatukan pemuda dalam kegiatan jasmani, karena kegiatan ini peminatnya masih banyak. Terakhir komunitas, kami coba merangkul mereka dalam beberapa kegiatan dan kami juga terlibat di dalamnya,” ucap Sobarudin.


Ke depan, kata dia, pihaknya akan melibatkan pemuda yang aktif untuk program RW Ramah Anak. Melalui pendekatan tersebut, dirinya yakin, pemuda di wilayah Ratujaya terhindar dari kegiatan negatif.

“Mudah-mudahan upaya ini mampu menciptakan pemuda yang berdaya saing,” tutupnya.

Jumat, 22 Februari 2019

SMPN 20 Dengan Dhuha Bangun Karakter Siswa



Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 20 Depok membiasakan siswanya untuk salat dhuha setiap hari. Mereka mengajak para siswa memanfaatkan waktu pagi untuk sholat dhuha sebelum memulai aktivitas pembelajaran. Setelah itu ada juga yang meneruskan dengan membaca Alquran secara pribadi sampai menjelang bel sekolah berbunyi.
Alhamdulillah kami juga sudah rutin melaksanakan dhuha bersama setiap Selasa sampai Jumat dan untuk hari Jum’at ada tambahan kultum dari perwakilan kelas,” ujar Waka Bidang Humas SMPN 20 E. Yanah  M.



Dengan membiasakan salat dhuha dapat melatih siswa agar senantiasa bersyukur atas segala nikmat yang telah Allah SWT berikan. 







Pembelajaran bukan hanya dari bertambahnya pengetahuan. Tetapi dari pembangunan karakter anak didik supaya menjadi pribadi  yg cerdas..berakhlak mulia dan berbudi pekerti luhur,” Jelasnya







Jumat, 01 Februari 2019

Biber.solusi Ngurangi Volume Sampah Rumah Tangga



Cerita Depok - Sekarang bukan zamannya lagi membuang sampah memakai kantong plastik. Sebab, kini mengelola sampah rumah tangga dapat lebih praktis dengan metode Biopori Ember atau Biber. Cara tersebut dilakukan warga RW 14 Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok sebagai solusi mengurangi volume sampah rumah tangga masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.


Menurut Ketua RW 14 Kelurahan Bojongsari Daud Sulaiman, dengan metode Biber, warga RW 14 diajak untuk secara praktis mengelola sampah rumah tangga. Dikatakannya, Biber merupakan salah satu bagian dari program Sampah Ada Langsung Ambil Bersih, Sehat, Rapih, dan Indah (Salam Berseri). Terlebih, metode ini juga tidak sulit dikerjakan karena hampir sama dengan pembuatan lubang biopori.

“Tetapi untuk di metode Biber ini kami memanfaatkan ember atau bekas cat yang diberi bolongan,” jelas Daud.


Dirinya menuturkan, untuk membuat Biber terlebih dahulu menyiapkan ember atau bekas cat yang sudah diberi bolongan, baik di bawah maupun sekeliling ember lubang seperti pori-pori. Kemudian ember atau bekas cat ini ditanam di dalam tanah, setelah itu lubang yang sudah ada bisa langsung diisi setiap hari oleh sampah organik.

“Prinsipnya sampah organik yang penting nempel dengan tanah akan berproses menjadi tanah kembali. Jadi kalau ingin cepat, sampahnya diaduk dengan tanah atau kompos yang udah jadi di atasnya. Kalau sudah penuh bisa diambil dan dimanfaatkan untuk kompos. Sedangkan sampah anorganik bisa ditabung ke bank sampah” jelasnya.


Sementara itu, Lurah Bojongsari, Undang Hidayat mengaku bangga atas inisiasi yang diberikan warga RW 14. Diharapkan warga RW 14 bisa menerapkan program Salam Berseri terlebih mengimplementasikan Biber di rumah masing-masing.

“Harapan kami Biber dan bank sampah di RW 14 dapat menjadi pilar dan contoh untuk diterapkan setiap RW di Bojongsari. Kemudian juga ditingkat pengelolaannya di rumah tangga, sehingga sampah tidak di buang ke TPA Cipayung,” pungkasnya.



DPAPMK Kota Depok Apresiasi DLD Soal SKPA




Cerita Depok - Kepala Bidang (Kabid) Tumbuh Kembang dan Pengembangan Kota Layak Anak (TK-PKLA) Dinas Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (DPAPMK) Kota Depok, Yulia Oktavia memberikan apresiasi atas inisiatif masyarakat, khususnya Komunitas Dongeng Lagi Dong (DLD) yang konsen mengedukasi anak lewat gerakan mendongeng. Terlebih, materi dongeng yang diselipkan berisi pesan untuk Stop Kekerasan Pada Anak (SKPA).

“Gerakan mendongeng merupakan upaya positif dalam meningkatkan minat membaca anak-anak. Diharapkan, langkah ini juga dapat meminimalisir atau mengubah kebiasaan anak terhadap gawai (gadget),” kata Yulia di Perpustakaan Kota Depok, Minggu (27/01/2019).


Dikatakannya, mendongeng tidak terpaku kepada anak-anak saja, siapa pun bisa mendongeng. Bahkan, dirinya menilai, lebih mudah dalam menyampaikan pesan lewat mendongeng, termasuk menyampaikan pesan SKPA.

“Kami dari DPAPMK, sudah mengimbau kepada teman-teman pendongeng di Kota Depok, agar menyelipkan pesan tentang gerakan perlindungan anak dalam dongengnya Mudah-mudahan dengan upaya ini, dapat mendukung terwujudnya Kota Layak Anak (KLA),” ucapnya.


Sementara itu, apresiasi pesan SKPA juga disampaikan Dikut Andinata, peserta asal Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis. Menurutnya, tidak mudah untuk mengajarkan kepada anak tentang pentingnya menjaga tubuh dari gangguan orang lain.

“Dengan adanya dongeng yang di dalamnya memuat pesan-pesan SKPA, orang tua jadi lebih mawas diri dengan anaknya, dan anak juga tahu harus seperti apa saat berhadapan dengan orang luar. Apalagi, kalau ada yang mau bertindak jahat kepadanya,” ucapnya.