• Jumat, 27 Mei 2022

Ayah Tewas Dituduh Maling Di Jakarta Timur, Sang Anak Tidak Terima

Rubiakto
- Selasa, 25 Januari 2022 | 10:27 WIB
Ilustrasi tewas di jalan raya
Ilustrasi tewas di jalan raya


JAKARTA - Keluarga korban pengeroyokan di Jakarta Timur yang tewas buka suara terkait kematian sang ayah. Anak korban, Bryna mengaku tak terima ayahnya meninggal dalam kondisi mengenaskan karena aksi pengeroyokan tersebut.

“Intinya saya dari keluarga itu tidak menerima papa meninggal dalam keadaan mengenaskan kayak gini, kita minta keadilan,” katanya.

Bryna pun meminta Polisi dan media untuk membantu mengusut kasus kematian sang ayah hingga tuntas.

“Kalau sudah meninggal gitu kita dapat apa? Bagaimana cara ngusut tuntas ini? Saya minta para wartawan kira-kira bisa bantu saya untuk memblow-up ini untuk sampai ke pemerintah, bantu saya untuk mengusut semuanya,” tuturnya, dikutip CeritaDepok.com dari PMJ News, Selasa, 25 Januari 2022.

Baca Juga: Aplikasi M-Paspor, Mempermudah dan Mempercepat Pembuatan Paspor

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menyatakan total terdapat 4 orang yang dijadikan tersangka dalam kasus pengeroyokan tersebut.

"Tersangka (pengeroyokan) sampai malam ini sudah empat orang," ucapnya.

Tidak hanya itu, Endra Zulpan juga membeberkan kronologi awal terjadinya pengeroyokan terhadap kakek pengendara mobil Toyota Rush tersebut.

Kejadian ini dimulai saat petugas piket Polres Metro Jakarta Timur menerima informasi adanya seseorang yang diduga melakukan pencurian kendaraan bermotor dan membawa kabur mobil milik orang lain.

Baca Juga: Contoh Surat Izin Tidak Masuk Sekolah Lewat WhatsApp

“Kemudian, anggota langsung meluncur ke TKP dan dibelakang rangkaian motor yang mengejar atas provokasi pemotor yang diserempet dan menyebut korban maling,” tutur Endra Zulpan.

Pada saat tiba di lokasi, Polisi melihat telah terjadi pengeroyokan terhadap korban. Petugas pun sempat melerai, dan korban yang mengemudi tanpa memiliki identitas langsung diperiksa.

“Saat sesampainya disana terjadi pengeroyokan, polisi sempat melerai, kemudian korban yang juga pengemudi tanpa memiliki identitas, diperiksa pelat nomor kendaraannya. Korban juga mengalami luka berat akibat dikeroyok sejumlah orang,” kata Endra Zulpan.

Halaman:

Editor: Rubiakto

Sumber: PJM News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ingin Tidur Lebih Nyeyak Perhatikan Makanan Ini

Kamis, 26 Mei 2022 | 18:59 WIB

Gary Iskak Ditangkap Positif Sabu-Sabu

Selasa, 24 Mei 2022 | 20:11 WIB

Hadapi Malaysia, Timnas Indonesia Pincang

Minggu, 22 Mei 2022 | 12:00 WIB

Tips Cara Memilih Sapi Potong Yang Baik

Kamis, 19 Mei 2022 | 08:05 WIB

Warga Depok Tewas Saat Wisata Di Rumpin Bogor

Selasa, 10 Mei 2022 | 15:55 WIB
X