• Senin, 4 Juli 2022

Keanekaragaman Pangan Lokal Perlu Ditingkatkan, Target Tahun ini 92.8%

- Kamis, 19 Mei 2022 | 14:59 WIB
Keanekaragaman Pangan Lokal Perlu Ditingkatkan, Target Tahun ini 92.8% (komunikasi@badanpangan.go.id)
Keanekaragaman Pangan Lokal Perlu Ditingkatkan, Target Tahun ini 92.8% (komunikasi@badanpangan.go.id)

CeritaDepok.Com, Jakarta - Kepala Badan Pangan Nasional / (NFA) National Food Agency menyebut Indikator utama untuk menentukan konsumsi pangan di Indonesia sudah beragam bergizi seimbang dan aman adalah melalui pencapaian skor Pola Pangan Harapan (PPH).

“Tahun 2021, capaian skor PPH konsumsi nasional adalah 87,2 sedikit meningkat dibanding PPH konsumsi nasional tahun 2020 sebesar 86,3 namun masih dibawah angka target RPJM tahun 2021 yaitu sebesar target 91,6. Tahun ini keragaman pangan nasional ditargetkan menjadi 92.8 %

Menurutnya, pencapaian target itu dengan mengoptimalkan konsumsi keragaman pangan lokal di indonesia, oleh karenanya diharapkan melalui peran chef menjadi ambasador dalam memperkenalkan keragaman pangan lokal Indonesia.

Baca Juga: Tips Cara Memilih Sapi Potong Yang Baik

Indonesia punya chef - chef ternama yang diyakini mampu menciptakan keragaman olahan pangan, ada chef Juna, chef Sisca Soeswitomo, dan chef ternama lainnya, saya berharap melalui peran chef ini dapat memperkenalkan beragam kekayaan pangan Indonesia, memperkaya dan melestarikan kuliner di Indonesia serta mengangkat Industri Pangan Nasional.”jelas Arief dalam peresmian Chef Expo 2022, JIEXPO Kemayoran Jakarta [18/5/2022]

Arief melanjutkan Indonesia memiliki keragaman hayati terbesar di dunia, memiiliki 77 jenis sumber karbohidrat, 226 jenis kacang-kacangan, 389 jenis buah-buahan, 228 jenis sayuran, dan 110 jenis rempah dan bumbu-bumbuan. Melalui peran chef diharapkan dapat mengoptimalkan keragaman sumber pangan, mewujudkan kemandirian pangan Indonesia, serta memperkenalkan keragaman pangan lokal ke tingkat global.

Arief menambahkan bahwa hal ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo bahwa pangan menjadi fokus utama saat ini, pangan perlu ditingkatkan dengan memanfaatkan Kekayaan pangan Indonesia.

Baca Juga: Sapi Potong Sehat Butuh Pakan Konsentrat

“Sejalan dengan amanah Presiden Joko Widodo bahwa pangan menjadi fokus utama, oleh karenanya mari kita bersama - sama bersinergi, berkolaborasi mengoptimalkan keragaman konsumsi pangan Indonesia.”harapnya.

Ia menambahkan bahwa indikator utama konsumsi pangan di Indonesia sudah beragam bergizi seimbang dan aman adalah melalui pencapaian skor Pola Pangan Harapan (PPH). Oleh karenanya melalui komunitas Chef di Indonesia menjadi momentum strategis untuk membangun kolaborasi dalam rangka mewujudkan tercapainya PPH Konsumsi melalui pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman.

“Penting untuk masyarakat meningkatkan konsumsi protein hewani termasuk ikan, aneka ubi dan kacang serta sayur dan buah untuk mempercepat tercapainya PPH Konsumsi Indonesia Tahun 2022.”ungkap Arief.

Halaman:

Editor: Satrio Nusantoro

Sumber: komunikasi@badanpangan.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menpan RB Tjahyo Kumolo Tutup Usia

Jumat, 1 Juli 2022 | 12:50 WIB

Bakamla RI Kembali Meraih Opini WTP

Kamis, 30 Juni 2022 | 23:05 WIB

Atta Halilintar Berburu Sapi Jelang Idul Adha

Rabu, 29 Juni 2022 | 09:00 WIB

Haram, Pemkot Depok Hentikan vaksinasi Covovax

Senin, 27 Juni 2022 | 14:27 WIB
X