• Senin, 4 Juli 2022

Produk Perikanan Indonesia Makin Mendunia, KKP Ajak Pelaku Usaha Maksimalkan Peluang

- Senin, 23 Mei 2022 | 09:06 WIB
Ekspor Ikan Indonesia Bisa Bebas Biaya Masuk Hingga 0 Persen. Dok Istimewa
Ekspor Ikan Indonesia Bisa Bebas Biaya Masuk Hingga 0 Persen. Dok Istimewa


CeritaDepok.com
- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak para pelaku usaha memaksimalkan peluang ekspor yang kian terbuka. Selain makin diminati di pasar global, produk perikanan Indonesia bisa menikmati tarif 0% ke berbagai negara di dunia. 

 

Terlebih Pemerintah Indonesia telah menyelesaikan dan meratifikasi perjanjian perdagangan dengan beberapa negara antara lain Indonesia - European Free Trade Association (EFTA) Comprehensive Economic Partnership Agreement (IE–CEPA) yang beranggotakan Norwegia, Swiss, Islandia dan Lichtenstein, Indonesia - Mozambique Preferential Trade Agreement (IM-PTA), Regional Comprehensive Economic Partnership Agreement (RCEP), dan Indonesia - Korea Comprehensive Economic Partnership  Agreement (IK-CEPA).

 

"Dengan adanya perjanjian dagang tersebut, diharapkan peluang akses pasar produk perikanan semakin terbuka mengingat hambatan tarif semakin menurun bahkan dihapuskan," jelas Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (21/5/2022). 

Baca Juga: Begini Asal Usul Bendera LGBT Menggunakan Warna Pelangi, Kita Jangan Sampai Mengikuti

Saat melakukan sosialisasi hasil perundingan akses pasar dan tata laksana pemanfaatannya bagi eksportir hasil perikanan di Surabaya beberapa waktu lalu, Artati menyampaikan bahwa FAO telah memproyeksikan 90% dari produksi ikan akan dikonsumsi sebagai pangan, tepung ikan dan minyak ikan (8%), dan sisanya non pangan lainnya (2%) pada tahun 2030. Kemudian konsumsi ikan per kapita secara global diproyeksikan mencapai 21,2 kg per kapita pada 2030, naik dari rata-rata 20,5 kg per kapita pada 2018-2020. Sementara konsumsi ikan akan meningkat di kawasan Asia, Eropa dan Amerika, sementara di Oseania akan tetap stabil dan menurun di Afrika serta konsumsi ikan di Tiongkok diproyeksikan sekitar 45 kg per kapita pada tahun 2030.

 

Selain itu, diproyeksikan juga ekspor ikan konsumsi dunia pada tahun 2030 akan mencapai 44 juta ton (setara berat hidup). Dan sekitar 47% ekspor ikan konsumsi dunia akan berasal dari negara-negara Asia.

 

Halaman:

Editor: Rubiakto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menpan RB Tjahyo Kumolo Tutup Usia

Jumat, 1 Juli 2022 | 12:50 WIB

Bakamla RI Kembali Meraih Opini WTP

Kamis, 30 Juni 2022 | 23:05 WIB

Atta Halilintar Berburu Sapi Jelang Idul Adha

Rabu, 29 Juni 2022 | 09:00 WIB

Haram, Pemkot Depok Hentikan vaksinasi Covovax

Senin, 27 Juni 2022 | 14:27 WIB
X