• Selasa, 27 September 2022

Juni-Juli 2022 Banyak Fenomena Antariksa Langka

- Selasa, 14 Juni 2022 | 10:45 WIB
Ilustrasi : Fenomena Gerhana Bulan Merah bbeerap bulan lalu (Satrio Nusantoro)
Ilustrasi : Fenomena Gerhana Bulan Merah bbeerap bulan lalu (Satrio Nusantoro)

 

Andi menambahkan, untuk Bulan Baru Stroberi Mikro tidak dapat disaksikan sebelum matahari terbit, dikarenakan terbitnya yang lebih lambat dibandingkan matahari dan permukaan bulan yang menghadap bumi tidak terkena cahaya matahari sehingga tampak gelap.

Baca Juga: Penyemprotan Desinfektan dan Pemberian Vitamin, Ikhtiar Pencegahan Masuknya Wabah Penyakit Mulut Dan Kuku.

“Untuk menyaksikan fenomena ini, masyarakat cukup arahkan pandangan sesuai arah terbit hingga terbenamnya bulan pada waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Fenomena ini bisa diamati tanpa perlu bantuan alat optik apapun, kecuali jika ingin mengabadikannya dalam bentuk foto ataupun video,” tuturnya.

 

Seperti pada fase bulan baru pada umumnya, tutur Andi, Purnama Stroberi Super, Bulan Baru Stroberi Mikro, maupun Purnama Rusa Super dapat menimbulkan pasang laut yang lebih tinggi dibandingkan dengan hari-hari biasanya.

 

“Adanya konfigurasi matahari-bumi-bulan atau bisa juga matahari-bulan-bumi yang berada di posisi segaris membuat timbulnya pasang yang lebih besar. Apalagi konfigurasi ini juga diperkuat dengan bulan yang berada di titik terdekatnya dengan bumi,” ujar Andi.

 

Pasang laut tertinggi akan terjadi pada 14 Juni dan 14 Juli, sehingga disarankan bagi nelayan untuk tidak melaut di dua hari sebelum dan dua hari sesudah puncak fenomena ini, yakni antara 12 hingga 16 Juni, dan 12 hingga 16 Juli 2022.

Halaman:

Editor: Rubiakto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Tips Bikin Password yang Susah Ditebak

Senin, 19 September 2022 | 09:20 WIB

Ketua Dewan Pers Prof Azyumardi Azra Tutup Usia  

Minggu, 18 September 2022 | 22:38 WIB
X