• Sabtu, 2 Juli 2022

TNI Gelar Latihan Penanggulangan Terorisme

- Sabtu, 18 Juni 2022 | 20:04 WIB
Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI akan menggelar Latihan Penanggulangan Terorisme pada tanggal 21 Juni mendatang di wilayah DKI Jakarta dengan tema “Satgultor TNI Melaksanakan Operasi Penanggulangan Aksi Terorisme Di Wilayah DKI Jakarta Dan Sekitarnya Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”. (Puspen TNI)
Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI akan menggelar Latihan Penanggulangan Terorisme pada tanggal 21 Juni mendatang di wilayah DKI Jakarta dengan tema “Satgultor TNI Melaksanakan Operasi Penanggulangan Aksi Terorisme Di Wilayah DKI Jakarta Dan Sekitarnya Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”. (Puspen TNI)

CeritaDepok.Com, Jakarta Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam hal ini Komando Operasi Khusus (Koopssus) TNI akan menggelar Latihan Penanggulangan Terorisme pada tanggal 21 Juni mendatang di wilayah DKI Jakarta dengan tema “Satgultor TNI Melaksanakan Operasi Penanggulangan Aksi Terorisme Di Wilayah DKI Jakarta Dan Sekitarnya Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI”.

Latihan ini melibatkan Sat-81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo 90 Kopasgat TNI AU, sebagai satuan aksi khusus untuk menangani aksi terorisme sesuai kemampuan masing-masing satuan dalam rangka menguji kesiapsiagaan operasional guna mendukung tugas pokok TNI.

Komandan Koopssus TNI Mayjen TNI Joko P. Putranto, M.Sc. menjelaskan bahwa Satuan Penanggulangan Terorisme TNI (Satgultor TNI) adalah satuan yang disiapkan untuk melaksanakan operasi penanggulangan terorisme yang terjadi baik di dalam maupun di luar wilayah yurisdiksi nasional Indonesia. Hal ini menuntut profesionalisme prajurit yang handal agar dapat melaksanakan tugas dengan baik tanpa menimbulkan korban, oleh karena itu perlu dilaksanakan latihan untuk mewujudkan kesiapan operasional satuan khusus penanggulangan terorisme TNI.

Baca Juga: Lulusan Sesko TNI Terbaik Dilantik Menjadi Danmen Chandradimuka Akademi TNI

“Koopssus TNI selaku pengendali pengerahan kekuatan dalam operasi khusus harus senantiasa memelihara kesiapan operasi, sehingga dituntut untuk dapat menyiapkan seluruh kekuatannya dalam menghadapi kemungkinan Ancaman, Gangguan, Hambatan dan Tantangan (AGHT) yang setiap saat terjadi,” ujarnya.

Sedangkan Latihan Lapangan yaitu menguasai dan mahir dalam menerapkan teknik infiltrasi darat, laut, dan udara; menguasai dan mahir dalam melaksanakan teknik menembak reaksi, pertempuran jarak dekat, teknik dan taktik perebutan cepat, teknik operasi pembebasan sandera, evakuasi eksfiltrasi, Dakibu di gedung perkantoran; teknik Jihandak, menembak runduk dan teknik Nubika.

Editor: Satrio Nusantoro

Sumber: Puspen TNI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menpan RB Tjahyo Kumolo Tutup Usia

Jumat, 1 Juli 2022 | 12:50 WIB

Bakamla RI Kembali Meraih Opini WTP

Kamis, 30 Juni 2022 | 23:05 WIB

Atta Halilintar Berburu Sapi Jelang Idul Adha

Rabu, 29 Juni 2022 | 09:00 WIB

Haram, Pemkot Depok Hentikan vaksinasi Covovax

Senin, 27 Juni 2022 | 14:27 WIB
X