• Jumat, 27 Mei 2022

Dwikorita : Fenomena Cuaca, Iklim, dan Tektonik Semakin Tidak Pasti

- Kamis, 29 Juli 2021 | 15:45 WIB
Tangkapan kamera dari pesawat, gumpalan awan di atas langit laut Jawa beberapa waktu lalu. Foto : Satrio Nusantoro (Satrio Nusantoro)
Tangkapan kamera dari pesawat, gumpalan awan di atas langit laut Jawa beberapa waktu lalu. Foto : Satrio Nusantoro (Satrio Nusantoro)

CeritaDepok.com, Jakarta - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati memaparkan fenomena perubahan cuaca, iklim dan tektonik. Dwikorita meminta agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan risiko multibencana geohidrometeorologi.

Pemaparan tersebut diungkapkan Dwikorita saat rapat koordinasi pembangunan nasional (Rakorbangnas) dan peringatan hari BMKG ke-74 yang digelar secara virtual pada Kamis (29 Juli 2021).

"Dari monitoring BMKG, fenomena cuaca, iklim, dan tektonik di Indonesia cenderung makin dinamis, kompleks, tidak pasti, dan ekstrem. Sehingga risiko kejadian multibencana geohidrameteorologi makin meningkat," kata Dwikorita dalam salah satu isi sambutannya.

Menurut Dwikorita ada berbagai cara yang dilakukan BMKG dalam mencegah jatuhnya korban jiwa saat multibencana geohidrameteorologi. Di antaranya dengan melakukan adaptasi dan inovasi teknologi serta peningkatan kualitas sumber daya mnanusia (SDM).

Dwikorita memaparkan inovasi BMKG antara lain dengan modernisasi peralatan observasi maritim, cuaca penerbangan, cuaca publik, dan iklim yang terintegrasi dalam single platform. BMKG juga akan melakukan penguatan flight information regional di 10 bandara di Indonesia

"Ini dilakukan agar informasi dan prediksi bencana dapat tersampaikan dengan baik," ujar Dwikorita.

Selain itu, Dwikorita menekankan pentingnya peran edukasi dan literasi dalam mitigasi bencana. Tanpa kedua unsur itu, masyarakat bisa saja kesulitan atau bahkan tak paham peringatan dini yang dikeluarkan BMKG.

"BMKG koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan semua unsur agar menggencarkan edukasi, literasi guna tingkatkan pemahaman dan kepatuhan dalam respons informasi BMKG demi wujudkan sikap waspada bahaya bencana," ucap Dwikorita.

Sumber : Humas BMKG

Editor: Satrio Nusantoro

Sumber: BMKG

Tags

Terkini

Anak Ridwan Kamil Hilang di Sungai Aere Swiss

Jumat, 27 Mei 2022 | 10:05 WIB

Ingin Tidur Lebih Nyeyak Perhatikan Makanan Ini

Kamis, 26 Mei 2022 | 18:59 WIB

Gary Iskak Ditangkap Positif Sabu-Sabu

Selasa, 24 Mei 2022 | 20:11 WIB

Hadapi Malaysia, Timnas Indonesia Pincang

Minggu, 22 Mei 2022 | 12:00 WIB

Tips Cara Memilih Sapi Potong Yang Baik

Kamis, 19 Mei 2022 | 08:05 WIB

Warga Depok Tewas Saat Wisata Di Rumpin Bogor

Selasa, 10 Mei 2022 | 15:55 WIB
X