• Sabtu, 2 Juli 2022

Pemuda Gaul dan Malam 27 Ramadhan (Diambil dari Sebuah Kisah Nyata)

- Jumat, 29 April 2022 | 09:00 WIB
Ilustrasi Pemuda Gaul (Istimewa)
Ilustrasi Pemuda Gaul (Istimewa)

CeritaDepok.Com, Depok - Pemuda Gaul dan Malam 27 Ramadhan (Sebuah Kisah Nyata)

Syaikh Abdurrazzaq Al-Badr hafizhahullah berkata,
“Aku akan menceritakan pengalamanku beberapa tahun yang lalu, dan tidaklah aku menceritakan kisah ini kecuali agar kita semua dapat mendapatkan faidah darinya...

Beberapa tahun yang lalu, di malam ke-27 Ramadhan, aku bersama ayah dan kakekku pergi menuju Masjid untuk menunaikan sholat tarawih.

Baca Juga: Renungan Sebelum Tidur Bersama Ustadz Yanuar, Kisah Sebuah Jarum

Kami memarkir mobil agak jauh dari masjid dan di sana kami melihat beberapa pemuda sedang berkumpul sambil mendengarkan musik dengan suara yang keras.

Aku menghampiri mereka dan kukatakan kepada mereka, "Wahai pemuda, jika kalian tidak bisa ikut sholat bersama masyarakat lainnya, jika kalian tidak bisa berdo'a dan mengisi malam yang penuh keberkahan ini dengan amalan shalih, setidaknya janganlah kalian mengganggu mereka yang sedang beribadah. Matikan suara (musik) yang sangat keras ini..."

Merekapun mematikan musik itu, lalu aku bacakan hadits yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu 'anha kepada mereka...

Baca Juga: Viral Kisah Istri Izinkan Suami Poligami dengan 3 Wanita

Lalu aku berkata kepada pemuda yang berada paling dekat denganku, "Apakah kau hafal do'a yang ada di hadits tadi?" Dia menjawab, "Ya, saya hafal." Aku berkata, "Coba kamu ulangi do'a itu." Namun dia tidak mampu mengulanginya.

Akupun mengulang do'a tersebut dan berkata, "Sekarang coba kamu ulangi." Kali ini dia mampu membaca do'a itu.

Aku berkata kepada mereka semua, “Ulangi terus do'a ini, jadikan do'a ini selalu kalian ucapkan setiap saat.”

Baca Juga: Kisah Jaja, 20 Tahun Berjualan Permen Gulali

Aku tidak lagi mengingat kejadian tersebut. Hingga pada suatu hari, sekitar lima atau tujuh tahun kemudian, saat aku sedang mengunjungi salah satu lembaga keagamaan, aku menemui para aktivis dan relawan yang bekerja disana.

Setelah pertemuan usai, seorang pemuda menghampiri dan duduk di sampingku. Ia berjanggut, wajahnya penuh kebaikan. Pemuda ini berkata, “Apakah Anda masih ingat para pemuda yang mengeraskan suara musik beberapa tahun yang lalu?”

Pemuda itu menceritakan kisah itu hingga aku mengingatnya, "Ya, aku ingat." Pemuda itu lalu berkata, "Aku adalah salah satu pemuda di antara mereka. Demi Allah sejak malam itu aku mendapatkan hidayah dari Allah."

Baca Juga: Kisah Legenda Dibalik Keindahan Candi Prambanan

“Sejak malam itu, aku terus mengulangi do'a yang Anda ajarkan hingga hatiku terasa lapang, dan semenjak itu hatiku tidak lagi menyukai hal-hal yang telah diharamkan. Allah mengeluarkan kecintaan terhadap yang bathil dari hatiku..."

Maka dari itu wahai saudaraku sekalian, hendaknya kita saling tolong menolong dalam hal ini.

Jika Anda melihat seseorang ataupun kerabat Anda yang masih melakukan perbuatan maksiat, kirimkan nasehat ini kepada mereka, katakan kepada mereka untuk memperbanyak do'a ini:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, yang suka Mengampuni, maka ampunilah dosa-dosaku.

Baca Juga: 4 Amalan yang Bisa Kamu Lakukan Saat Malam Lailatul Qadar

Ulangi do'a ini, perbanyaklah membacanya di 10 hari terakhir (bulan Ramadhan) yang sangat agung ini. In syaa Allah Anda akan melihat perubahan pada dirinya ke arah yang lebih baik.

Editor: Satrio Nusantoro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Mitos dan Fakta Dari Bunga Wijayakusuma

Kamis, 30 Juni 2022 | 23:16 WIB
X