• Rabu, 17 Agustus 2022

Mantan Pejabat BNN: Legalisasi Ganja Rentan Disalahgunakan

- Jumat, 8 Juli 2022 | 13:43 WIB
Ilustrasi ganja. OK diamankan polisi karena kedapatan bercocok tanam ganja di kamar mandi. /Pixabay/GAD-BM
Ilustrasi ganja. OK diamankan polisi karena kedapatan bercocok tanam ganja di kamar mandi. /Pixabay/GAD-BM

CeritaDepok.com - Thailand menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang melegalkan ganja. Seiring dengan itu, isu legalisasi ganja untuk keperluan medis juga muncul di Indonesia.

Mantan pejabat di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Pol (Pur) Dr Slamet Pribadi menanggapi hal itu. Slamet menilai, Indonesia tidak perlu meniru negara lain yang melegalkan ganja.

“Tidaklah perlu meniru negara lain yang melegalkan ganja,” kata Slamet.

Menurut mantan Kabag Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut, ganja tidak cocok untuk dilegalkan di Indonesia karena berbagai faktor.

Baca Juga: PLN UIT JBB Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir Bandang Di Pamijahan

"Di negara lain, tentu hukum dibuat berdasarkan suasana sosial di negara yang bersangkutan yang belum tentu cocok dengan suasana Indonesia," ujarnya.

Ia mengatakan, apabila ganja dilegalkan untuk kepentingan medis di Indonesia, dikhawatirkan ada pihak-pihak lain yang menggunakan ganja untuk kepentingan rekreasional.

Meski begitu, selama ganja digunakan untuk kepentingan kesehatan, ilmu pengetahuan, teknologi, pendidikan dan penelitian, maka dibolehkan.***

Editor: Rubiakto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Semut Merah atau Semut Api

Selasa, 16 Agustus 2022 | 09:00 WIB

Beberapa Alasan Kenapa Orang Suka Nonton Film Horor

Selasa, 9 Agustus 2022 | 04:00 WIB

Kisah Pagi : Perampok Bingung

Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:02 WIB

Limun Oriental, Minuman Tempo Dulu Khas Pekalongan

Selasa, 12 Juli 2022 | 08:11 WIB

Kisah Penjual Jangkrik Aduan Di Kota Pekalongan

Selasa, 12 Juli 2022 | 07:10 WIB

Mengenal Mitos dan Fakta Dari Bunga Wijayakusuma

Kamis, 30 Juni 2022 | 23:16 WIB
X