• Kamis, 1 Desember 2022

Kisah Penjual Jangkrik Aduan Di Kota Pekalongan

- Selasa, 12 Juli 2022 | 07:10 WIB
Adu jangkrik merupakan permainan yang sudah digandrungi di Indonesia sejak lama. Perkembangan zaman dan teknologi yang pesat pun seakan tak memberi pengaruh besar pada popularitas adu jangkrik. Mulyono tengah melatih jangkrik yang ia jual di salah satu sudut jalan di Kota Pekalongan (Satrio Nusantoro)
Adu jangkrik merupakan permainan yang sudah digandrungi di Indonesia sejak lama. Perkembangan zaman dan teknologi yang pesat pun seakan tak memberi pengaruh besar pada popularitas adu jangkrik. Mulyono tengah melatih jangkrik yang ia jual di salah satu sudut jalan di Kota Pekalongan (Satrio Nusantoro)

CeritaDepok.Com, Pekalongan - Adu jangkrik merupakan permainan yang sudah digandrungi di Indonesia sejak lama. Perkembangan zaman dan teknologi yang pesat pun seakan tak memberi pengaruh besar pada popularitas adu jangkrik. Hingga kini, masyarakat di Jawa rela merogoh uang banyak demi bisa mendapat jangkrik yang berkualitas.

Di Kota Pekalongan, Jawa Tengah misalnya. para penduduk kota ini banyak yang masih menyukai permainan ini. Permainan Adu Jangkrik ini bahkan sudah berkembang menjadi sebuah usaha industri bagi masyarakatnya.

Berdasar pantauan CeritaDepok.Com beberapa waktu lalu, seekor jangkrik berkualitas bisa dijual dengan sangat mahal. Seorang petarung bahkan pernah membeli jangkrik kualitas terbaik dengan harga ratusan hingga jutaan rupiah per ekor.

Baca Juga: 145 Ekor Hewan Kurban Dipotong Oleh CV Puput Bersaudara di RPH Tapos Dan RPH Kampung Kekupu

Menurut Mulyono salah satu penjual jangkrik aduan di Kota Pekalongan mengatakan bahwa jangkrik pekalongan dikenal sebagai jangkrik bertubuh besar dan agresif, yang menjadi syarat penting untuk jangkrik petarung.

"Disini jangkriknya besar-besar mas, sangat cocok dijadikan sebagai jangkrik petarung', ujar Mulyono

Adu jangkrik merupakan permainan yang sudah digandrungi di Indonesia sejak lama. Perkembangan zaman dan teknologi yang pesat pun seakan tak memberi pengaruh besar pada popularitas adu jangkrik. Mulyono tengah melatih jangkrik yang ia jual di salah satu sudut jalan di Kota Pekalongan, beberapa waktu (Satrio Nusantoro)

Mulyono mengatakan, jika saat musim permainan, satu keluarga penangkap jangkrik bisa meraup pendapatan hingga jutaan rupiah sebulan.

Baca Juga: Bakamla RI Terima Delegasi Japan International Cooperation Agency (JICA)

"Kalo lagi musim permainan, dengan berjualan jangkrik aduan kita bisa meraup keuntungan hingga jutaan rupiah", lanjut Mulyono

Halaman:

Editor: Satrio Nusantoro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Destinasi Dark Tourism di Indonesia

Kamis, 3 November 2022 | 10:35 WIB
X