• Minggu, 2 Oktober 2022

Mengenal Semut Merah atau Semut Api

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 09:00 WIB
Semut merah (Formica Ruva) dikenal sebagai serangga yang suka menggigit dan membuat gatal. Di balik sifatnya yang suka menyerang, hewan sosial ini juga berperilaku ganjil, saat dewasa pemberani, namun ketika muda penakut.   Bila terancam bahaya, semut muda akan diam dan tumbang seolah tewas dengan tubuh yang kaku. Musuhnya biasanya mendekat dan memeriksa, namun akan membiarkannya mungkin karena mengiranya mati. Begitu musuh pergi, semut tersebut akan bangun dan segera berlari. Tampak dua ekor semut merah di sebuah sarang, Kamis (15/5) berkelahi meperebutkan wilayah, yang telah kalah terlihat berpura-pura mati. (Satrio Nusantoro)
Semut merah (Formica Ruva) dikenal sebagai serangga yang suka menggigit dan membuat gatal. Di balik sifatnya yang suka menyerang, hewan sosial ini juga berperilaku ganjil, saat dewasa pemberani, namun ketika muda penakut. Bila terancam bahaya, semut muda akan diam dan tumbang seolah tewas dengan tubuh yang kaku. Musuhnya biasanya mendekat dan memeriksa, namun akan membiarkannya mungkin karena mengiranya mati. Begitu musuh pergi, semut tersebut akan bangun dan segera berlari. Tampak dua ekor semut merah di sebuah sarang, Kamis (15/5) berkelahi meperebutkan wilayah, yang telah kalah terlihat berpura-pura mati. (Satrio Nusantoro)

CeritaDepok.Com, Depok - Mengenal Semut Merah atau Semut Api.

Semut api atau semut merah (Solenopsis) merupakan salah satu jenis semut dari ordo Hymenoptera.

Panjang semut pekerja pada serangga ini adalah 3 mm dan panjang semut ratu adalah 6 mm.

Semut merah (Formica Ruva) dikenal sebagai serangga yang suka menggigit dan membuat gatal. Di balik sifatnya yang suka menyerang, hewan sosial ini juga berperilaku ganjil, saat dewasa pemberani, namun ketika muda penakut. Bila terancam bahaya, semut muda akan diam dan tumbang seolah tewas (Satrio Nusantoro)

Baca Juga: Beberapa Metode Untuk Mengusir Semut Dari Rumah Anda

Serangga ini berwarna coklat agak kemerahan dan biasanya hidup dalam koloni yang biasa mencapai 100 ribu ekor.

Setiap koloni semut dipimpin oleh satu ratu semut yang dapat menghasilkan telur 150-200 butir per harinya. Ciri lainnya adalah, antena pada serangga ini memiliki 10 segmen.

Editor: Satrio Nusantoro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kumpulan Cerita Hikmah: Panah Doa, Karya Eri Hariyanto

Rabu, 28 September 2022 | 12:51 WIB

Mengintip Industri Tapioka Di Kawasan Sentul Bogor

Rabu, 28 September 2022 | 06:30 WIB

Vape atau Rokok Konvensional yang Lebih Berbahaya

Rabu, 21 September 2022 | 08:35 WIB

Hits Bowl: Makanan Simpel yang Enak di Depok

Selasa, 20 September 2022 | 08:42 WIB

Begini Tips Membuat Ruangan Kecil Nampak Luas  

Jumat, 16 September 2022 | 09:05 WIB

Semalam di Ndana, Pulau Terselatan Indonesia

Selasa, 13 September 2022 | 18:33 WIB

Begini Cara Kerja Lie Detector Mendeteksi Kebohongan

Jumat, 9 September 2022 | 08:49 WIB
X