• Selasa, 27 September 2022

Berziarah ke Makam Raja-Raja Kerajaan Demak di Masjid Demak

- Sabtu, 3 September 2022 | 07:00 WIB
Mengunjungi makam raja-raja Demak di areal komplek Masjid Agung Demak, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Dalam babad Tanah Jawi diceritakan, ketika Raden Patah meninggal di makamkan di sebelah kiri masjid Demak,Jawa Tengah. Di situ juga makam Raden Patiunus, Sultan Demak II (1518-1521), makam Raden  (Satrio Nusantoro)
Mengunjungi makam raja-raja Demak di areal komplek Masjid Agung Demak, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Dalam babad Tanah Jawi diceritakan, ketika Raden Patah meninggal di makamkan di sebelah kiri masjid Demak,Jawa Tengah. Di situ juga makam Raden Patiunus, Sultan Demak II (1518-1521), makam Raden (Satrio Nusantoro)

CeritaDepok.Com, Demak - Dalam babad Tanah Jawa dikisahkan, ketika Raden Patah (Raden Abdul Fattah Al Akbar), Sultan Demak I, meninggal di makamkan di sebelah kiri masjid Demak, Jawa Tengah. Di situ juga terdapat makam Raden Patiunus, Sultan Demak II (1518-1521), makam Raden Trenggana, Sultan Demak III (1521-1546) dan anggota keluara kerajaan lannya.

Di samping itu, terdapat juga museum yang mencatat perjalanan Mesjid Agung Demak, seperti 4 saka guru Asli, dan juga situs sumur air keramat.

Mesjid yang konon didirikan oleh Raden Patah pada abad ke 15 Masehi, tepatnya 1477 itu hingga kini masih berdiri kokoh, meskipun sudah dilakukan berbagai perbaikan disana-sini, mengingat usianya yang sudah 5 abad. Apalagi jika diingat semua hal masih berfungsi normal, termasuk sholat lima waktu yang masih terus di lakukan di Mesjid Agung Demak ini.

Mengunjungi makam raja-raja Demak di areal komplek Masjid Agung Demak, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Dalam babad Tanah Jawi diceritakan, ketika Raden Patah meninggal di makamkan di sebelah kiri masjid Demak,Jawa Tengah. Di situ juga makam Raden Patiunus, Sultan Demak II (1518-1521), makam Raden (Satrio Nusantoro)

Baca Juga: Perkembangan Trend Hijab Di Indonesia Dari Masa Ke Masa

Bangunan Mesjid Agung Demak yang berjarak 26 km dari kota Semarang, dan 26 km dari kota Kudus ini, terdiri dari serambi Mesjid dan Bangunan induk Mesjid.

Bangunan Serambi yang terletak pada bagian depan, atapnya berbentuk limas, tanpa dinding, atau bangunan terbuka, dan ditopang dengan delapan buah tiang yang disebut dengan saka majapahit.

Pada bagian serambi, juga terdapat bedug besar, pada bagian Serambi inilah para jamaah lebih banyak untuk duduk, istighfar dan istirahat menunggu sholat wajib dilaksanakan.

Baca Juga: Masjid Medsos Di Pantai Bali

Areal lingkungan Masjid Agung Demak (Satrio Nusantoro)

Halaman:

Editor: Satrio Nusantoro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vape atau Rokok Konvensional yang Lebih Berbahaya

Rabu, 21 September 2022 | 08:35 WIB

Hits Bowl: Makanan Simpel yang Enak di Depok

Selasa, 20 September 2022 | 08:42 WIB

Begini Tips Membuat Ruangan Kecil Nampak Luas  

Jumat, 16 September 2022 | 09:05 WIB

Semalam di Ndana, Pulau Terselatan Indonesia

Selasa, 13 September 2022 | 18:33 WIB

Begini Cara Kerja Lie Detector Mendeteksi Kebohongan

Jumat, 9 September 2022 | 08:49 WIB

Masjid Medsos Di Pantai Bali

Jumat, 26 Agustus 2022 | 18:59 WIB
X