• Selasa, 27 September 2022

Semalam di Ndana, Pulau Terselatan Indonesia

- Selasa, 13 September 2022 | 18:33 WIB
eserta Jelajah Rote mengikuti lomba makan kerupuk usai merayakan HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Pulau Ndana, Rabu (17/8/2022). (Jannes Eudes Wawa)
eserta Jelajah Rote mengikuti lomba makan kerupuk usai merayakan HUT ke-77 Kemerdekaan RI di Pulau Ndana, Rabu (17/8/2022). (Jannes Eudes Wawa)

CeritaDepok.Com, Ndana - Meski berstatus sebagai pulau terselatan Indonesia, tidak satu pun warga sipil yang menghuni di Ndana. Itu sebabnya, pulau tersebut jauh dari jangkauan warga. Nyaris tak ada kunjungan warga sipil. Penghuni yang ada hanyalah pasukan marinir penjaga perbatasan RI-Australia. Akan tetapi, Selasa (16/8/2022), Ndana mendadak ramai. Puluhan pesepeda dari Jakarta dan kota lainnya rela datang dan menginap semalam.

Sekitar pukul 16.00 Wita, para pesepeda peserta Jelajah Rote Bike mulai mendarat di sisi barat laut Pulau Ndana. Pendaratan kapal ini agak keliru, sebab pintu masuk pulau itu yang sesungguhnya ada di sisi selatan.

Para penumpang terpaksa berjalan lagi sejauh kurang lebih 1,5 kilometer melewati padang sabana menuju markas pasukan penjaga perbatasan. Kebetulan ada beberapa orang di antara mereka pernah mengunjungi Ndana pada April 2019 sehingga masih mengetahui rute menuju markas satgas.

eserta Jelajah Rote berangkat ke Pulau Ndana menggunakan perahu dari Pantai Boa, Pulau Rote, Selasa (16/8/2022). (Aditia P Warman)

 

Baca Juga: Peran Satgas Yonif Mekanis 203/AK Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Papua

Menjelang sore masuk lagi kapal kedua yang membawa peserta lainnya. Kapal kedua langsung berlabuh di pesisir selatan Pulau Ndana. Kebetulan ikut bersama dalam kapal ini, komandan satgas perbatasan Lettu Mar Muhammad Luthfi Sabri sehingga kapal diarahkan menuju pintu masuk Ndana. Dari pantai sebelah selatan ke markas satgas hanya berjarak sekitar 300 meter.

“Pintu” yang unik

Mengapa pintu masuk dan keluar Pulau Ndana ada di sisi selatan? Bukankah pantai barat laut memiliki jarak yang lebih dekat dengan Pulau Rote?

Pulau Ndana sesungguhnya dikelilingi gulungan ombak yang tinggi dan memanjang. Ombak-ombak itu hanya berjarak sekitar 300 meter dari bibir pantai. Itu sebabnya, pulau ini pun merupakan kawasan yang “digilai” para peselancar.

Halaman:

Editor: Satrio Nusantoro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Vape atau Rokok Konvensional yang Lebih Berbahaya

Rabu, 21 September 2022 | 08:35 WIB

Hits Bowl: Makanan Simpel yang Enak di Depok

Selasa, 20 September 2022 | 08:42 WIB

Begini Tips Membuat Ruangan Kecil Nampak Luas  

Jumat, 16 September 2022 | 09:05 WIB

Semalam di Ndana, Pulau Terselatan Indonesia

Selasa, 13 September 2022 | 18:33 WIB

Begini Cara Kerja Lie Detector Mendeteksi Kebohongan

Jumat, 9 September 2022 | 08:49 WIB

Masjid Medsos Di Pantai Bali

Jumat, 26 Agustus 2022 | 18:59 WIB
X