5 Destinasi Dark Tourism di Indonesia

- Kamis, 3 November 2022 | 10:35 WIB
Makam Juang Mandor yang menjadi salah satu destinasi Dark Tourism. dok. Diskominfo Prov Kalbar
Makam Juang Mandor yang menjadi salah satu destinasi Dark Tourism. dok. Diskominfo Prov Kalbar


CeritaDepok.com
 - Kini, wisatawan tidak hanya mencari destinasi wisata yang memiliki keindahan alam dan mempesona. Lokasi-lokasi yang memiliki sejarah kelam atau pun tragedi bencana menjadi magnet bagi para pelancong, baik domestik atau mancanegara.

Konsep unik yang mengajak wisatawan ke dalam “masa gelap”, yaitu Dark Tourism.

Tren wisata Dark Tourism lahir dari pariwisata hitam atau kesedihan, merujuk pada aktivitas pariwisata yang dilakukan di tempat-tempat terjadinya sebuah tragedi atau peristiwa penting di masa lampau. Umumnya berupa sisa perang, bencana, pengungsian, dan sebagainya.

Tentu di sini, tidak hanya menghabiskan waktu luang, tetapi juga sarat akan nilai-nilai sejarah dan mengedukasi generasi muda.

Baca Juga: Generasi Muda Ujung Tombak Wujudkan Indonesia Emas

Dikutip dari laman kemenparekraf.go.id dengan judul ‘Destinasi Dark Tourism : Memoar dan Edukasi untuk Generasi Muda’. Berikut CeritaDepok sajikan lima destinasi Dark Tourism.

 

  1. Museum Tsunami Aceh

Tragedi Tsunami yang terjadi di Aceh pada 2004 silam membawa duka mendalam bagi masyarakat Indonesia. Gempa berkekuatan 9 SR yang diikuti gelombang tsunami besar tersebut membuat lebih dari 280 ribu nyawa melayang.

Sebagai pengingat momen duka tersebut, didirikanlah Museum Tsunami Aceh pada 2009. Selain menjadi pengingat, museum Tsunami Aceh juga menjadi pusat edukasi dan informasi masyarakat akan bencana tsunami. Salah satu bagian yang paling menyita perhatian di museum ini adalah ruangan yang berisikan ribuan nama korban tsunami.

Baca Juga: Segera Cair, Simak Syarat dan Cara Penganjuan BSU Guru Honorer Senilai Rp 1,8 Juta

Halaman:

Editor: Rubiakto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Destinasi Dark Tourism di Indonesia

Kamis, 3 November 2022 | 10:35 WIB
X