• Kamis, 11 Agustus 2022

Bulan Depan Akan Ada Fenomena Alam Hari Tanpa Bayangan Matahari, Berikut Penjelasan Lapan

- Senin, 30 Agustus 2021 | 13:00 WIB
Ilustrasi bayangan orang memakai seragam Pramuka di lapangan. (pixabay/aitoff)
Ilustrasi bayangan orang memakai seragam Pramuka di lapangan. (pixabay/aitoff)

CeritaDepok.com - Bulan September 2021 langit Indonesia akan kembali menampakan fenomena hari tanpa bayangan matahari, bahkan di tahun sebelumnya matahari tepat berada di atas posisi paling tinggi di langit.

Hal tersebut dijelaskan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa saat deklinasi matahari sama dengan lintang pengamat, fenomena itu disebut sebagai kulminasi utama.

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) mengatakan masyarakat dapat menyaksikan fenomena hari tanpa bayangan matahari saat tengah hari di Indonesia yang terjadi antara 6 September hingga 21 Oktober 2021.

Baca Juga: Kabar Baik, Jika Rutin Minum Kopi Bisa Kurangi Risiko Infeksi Covid 19

Hal itu disampaikan peneliti Pusat Sains dan Antariksa Lapan Andi Pangerang dalam keterangan di Jakarta, Sabtu, 28 Agustus 2021. Seperti yang dilansir dari pikiran rakyat.com dalam berita yang berjudul ‘Kapan Bisa Menyaksikan Hari Tanpa Bayangan Matahari? Lapan Beri Penjelasan.’

Dia menjelaskan, ketika posisi matahari berada di atas Indonesia, tidak ada bayangan yang terbentuk oleh benda tegak tak berongga saat tengah hari, sehingga fenomena ini dapat disebut sebagai hari tanpa bayangan matahari.

Andi juga menyampaikan, nantinya di Jakarta, hari tanpa bayangan matahari dapat diamati pada 9 Oktober 2021 pukul 11.39 WIB.

Selain itu, Andi menuturkan Indonesia terbentang dari 6 derajat Lintang Utara hingga 11 derajat Lintang Selatan dan dibelah oleh garis khatulistiwa.

Maka dengan lokasi geografis itu, matahari akan berada di atas Indonesia dua kali setahun.

Baca Juga: Ingin memiliki Keinginan Bekerja di Dunia Startup? Kenali Skill yang Paling Banyak Dicari 

Adapun yang pertama sudah terjadi sejak akhir Februari hingga awal April 2021, sedangkan yang kedua akan terjadi antara tanggal 6 September hingga 21 Oktober 2021.

Lebih lanjut, dia mengatakan fenomena hari tanpa bayangan matahari selalu terjadi dua kali setahun untuk kota-kota atau wilayah yang terletak di antara dua garis, yakni Garis Balik Utara (Tropic of Cancer; 23,4 derajat Lintang Utara) dan Garis Balik Selatan (Tropic of Capricorn; 23,4 derajat Lintang Selatan).

Halaman:

Editor: Rubiakto

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Beberapa Alasan Kenapa Orang Suka Nonton Film Horor

Selasa, 9 Agustus 2022 | 04:00 WIB

Kisah Pagi : Perampok Bingung

Jumat, 5 Agustus 2022 | 08:02 WIB

Limun Oriental, Minuman Tempo Dulu Khas Pekalongan

Selasa, 12 Juli 2022 | 08:11 WIB

Kisah Penjual Jangkrik Aduan Di Kota Pekalongan

Selasa, 12 Juli 2022 | 07:10 WIB

Mengenal Mitos dan Fakta Dari Bunga Wijayakusuma

Kamis, 30 Juni 2022 | 23:16 WIB
X