• Kamis, 19 Mei 2022

Perkuat Sisi Hilir Perikanan, KKP Bangun Gudang Beku Berkapasitas 300 Ton di Indramayu

- Selasa, 25 Januari 2022 | 11:35 WIB
dok Humas KKP
dok Humas KKP

JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan komitmennya dalam penguatan di sisi hilir perikanan. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti mengungkapkan, salah satu kegiatan hilirisasi yang sangat penting antara lain konsolidasi atau pengumpulan hasil panen melalui sarana penyimpanan seperti gedung beku ikan.

“Terkait hal tersebut, pada hari ini kami mengadakan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung beku berkapasitas 300 ton di TPI Karangsong Indramayu,” ujar Artati dalam kegiatan tersebut, Senin (24/1/2022).

Artati menambahkan, program penangkapan ikan keterjangkauan yang tengah dijalankan KKP akan berjalan lancar jika didukung oleh kegiatan di sektor hilir (hilirisasi) yang mampu menjamin ketersediaan dan ketersediaan ikan bagi masyarakat. Demikian juga dengan program perikanan budidaya, yang digunakan untuk memberikan potensi ekonomi yang besar dan menyerap tenaga kerja.

 Baca Juga: PN Depok Lockdown, 17 Pegawainya Terpapar Covid 19

"Itulah mengapa kita perlu garap dengan serius bersama-sama," jelas Artati.

Adapun pembangunan gudang beku ikan ini bertujuan antara lain untuk mengatasi kekurangan sarana penyimpanan di TPI Karangsong di mana sebelumnya tersedia 1 gudang beku kapasitas 140 ton. Selain itu, gudang penyimpanan hasil tangkapan nelayan Karangsong yang merupakan pelabuhan penangkapan ikan terbesar di Indramayu dengan volume produksi mencapai 20-30 ton per hari serta menjaga kualitas hasil tangkapan ikan nelayan.

Tujuan lain yakni menjalankan fungsi penyedia stok (buffer stock) ikan antarmusim. Artati berharap, pemerintah daerah mampu memanfaatkan sarana yang disediakan secara kondusif, berkelangsungan dan berkelanjutan.

“Gudang beku diharapkan juga menciptakan efek multiplier berupa penyerapan tenaga kerja dan peningkatan skala usaha nelayan, hingga pengolah dan pemasar hasil perikanan,” kata Artati.

 Baca Juga: Ayah Tewas Dituduh Maling Di Jakarta Timur, Sang Anak Tidak Terima

Kebutuhan gudang beku di Kabupaten Indramayu sekitar 1.000 ton. Artati berharap pembangunan ini menjadi stimulus supaya koperasi atau BUMD mampu membangun sendiri gudang beku untuk memenuhi kebutuhannya di Indramayu.

Halaman:

Editor: Rubiakto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Antam Naik Rp 5.000 di Awal Minggu Ini

Senin, 18 April 2022 | 10:52 WIB

Informasi Harga Emas Antam Sabtu 16 April 2022

Sabtu, 16 April 2022 | 14:32 WIB

Rupiah Berpeluang Kembali Melemah Pada Esok Hari

Selasa, 22 Maret 2022 | 20:17 WIB

Bappenas Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S-2

Sabtu, 19 Maret 2022 | 04:27 WIB
X