• Jumat, 12 Agustus 2022

Startup di Ambang Kolaps, Waspada Gelombang PHK Massal

- Senin, 30 Mei 2022 | 17:46 WIB
Ilustrasi starup ((Gambar oleh StartupStockPhotos dari Pixabay))
Ilustrasi starup ((Gambar oleh StartupStockPhotos dari Pixabay))

CeritaDepok.com - Sejumlah pegawai tiba-tiba saja kita dikejutkan dengan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan beberapa perusahaan rintisan (startup) di Indonesia.

 

Sebelumnya, kita berharap perusahaan-perusahan itu menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia, bisa menyerap lapangan kerja. Apalagi, di tengah-tengah pandemi Covid-19, banyak perusahaan konvensional yang melakukan PHK.

 

Ketika pandemi melandai, ternyata PHK juga terjadi di sektor lainnya. Startup yang sudah melakukan PHK adalah Edutech Zenius, perusahaan pertanian Tanihub, pembayaran LinkAja, perusahaan furnitur Fabelio, fintech landing Uang Teman, dan penyedia layanan belanja daring atau e-commerce JD.ID.

Baca Juga: Soal Anak Ridwan Kamil, MUI : Dukun Jangan Gaduh!

Alasan PHK adalah karena penyesuaian bisnis. Penyesuaian tersebut berdampak pada perubahan fungsi beberapa divisi termasuk terhadap kebutuhan pegawai di dalamnya. PHK juga diputuskan agar keberlanjutan perusahaan semakin efisien serta sesuai kebutuhan.

 

Lewat keterangan resmi, Zenius menyatakan terkena dampak ekonomi sehingga 200 karyawan mereka harus meninggalkan perusahaan. LinkAja melakukan PHK dalam rangka reorganisasi sumber daya manusia.

Halaman:

Editor: Rubiakto

Tags

Terkini

Harga Emas Antam Naik Rp 5.000 di Awal Minggu Ini

Senin, 18 April 2022 | 10:52 WIB

Informasi Harga Emas Antam Sabtu 16 April 2022

Sabtu, 16 April 2022 | 14:32 WIB
X