Media Amerika Dibatasi Liputan Banjir Pakistan

- Rabu, 14 September 2022 | 08:58 WIB
Banjir Pakistan
Banjir Pakistan

CeritaDepok.com - Pakistan, yang saat ini dilanda bencana banjir besar rupanya tengah mendapat sorotan dari Amerika Serikat.

Bukan masalah banjir, Amerika Serikat menyoroti Pakistan terkait pembatasan media yang terjadi di sana.

Amerika Serikat menyuarakan peringatan pada Selasa 13 September 2022 atas pembatasan media di Pakistan.

Mengutip pembungkaman jaringan televisi yang mendukung mantan perdana menteri Imran Khan.

"Kami terus khawatir dengan pembatasan yang signifikan pada media dan masyarakat sipil di Pakistan," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price kepada wartawan.

Baca Juga: Laksamana Pertama TNI Kisdiyanto Resmi Jabat Kapuspen TNI

"Kami prihatin bahwa pembatasan media dan konten, serta kurangnya pertanggungjawaban atas serangan terhadap jurnalis, merusak pelaksanaan kebebasan berekspresi dan warga negara yang terinformasi," katanya.

Price menunjuk contoh ARY News, yang baru-baru ini ditayangkan, sebagai tanggapan atas pertanyaan dari seorang jurnalis jaringan.

Jaringan tersebut bersimpati kepada Khan, yang digulingkan dalam mosi tidak percaya parlemen pada April dan digantikan oleh Perdana Menteri Shehbaz Sharif.

Pihak berwenang juga telah memblokir akses online ke pidato Khan, yang berusaha untuk kembali ke politik.

Halaman:

Editor: Rubiakto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bakamla RI Courtesy Call ke Dubes RI di Hanoi

Selasa, 13 Desember 2022 | 07:00 WIB

Bakamla RI Hadiri Vietnam Coast Guard and Friends 2022

Selasa, 13 Desember 2022 | 06:12 WIB

Media Amerika Dibatasi Liputan Banjir Pakistan

Rabu, 14 September 2022 | 08:58 WIB

Kabar Duka, Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Jumat, 9 September 2022 | 08:39 WIB

Vladimir Putin Bangga Bisa Kelola Keuangan Negaranya

Kamis, 8 September 2022 | 11:42 WIB
X