Menteri Trenggono 'Dagang' Ekonomi Biru kepada Peserta AIS Forum

- Selasa, 6 Desember 2022 | 23:25 WIB
Menteri Trenggono saat tinjau kampung budidaya rumput laut di Wakatobi. (Rubiakto/CeritaDepok.com)
Menteri Trenggono saat tinjau kampung budidaya rumput laut di Wakatobi. (Rubiakto/CeritaDepok.com)

CeritaDepok.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengajak negara pulau dan kepulauan peserta (AIS) Forum, untuk memperkuat kerja sama berbasis ekonomi biru. 

Langkah tersebut sebagai solusi konkret menghadapi krisis ekonomi maupun krisis iklim yang saat ini menjadi tantangan global. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin sidang AIS Forum tingkat menteri yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, Selasa (6/12/2022).

"Ekonomi biru yang berkelanjutan dan potensi ekonominya menjadi peluang yang harus dikerjasamakan," ungkap Menteri Trenggono dalam siaran resmi KKP.

Baca Juga: Penting! Berikut Daftar Harga Denda Tilang Elektronik

AIS Forum keempat di Bali yang berlangsung sejak kemarin diikuti perwakilan 21 negara dari 47 negara pulau dan kepulauan di dunia. Mengangkat tema Blue Strategic Cooperation, pertemuan yang dibuka oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tersebut mengupas empat topik utama yakni adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, ekonomi berbasis laut (ekonomi biru), sampah plastik di laut, dan tata kelola laut yang baik. 

 

Sidang menghasilkan sejumlah kesepatakan bahwa pemanfaatan dan perlindungan laut yang berkelanjutan serta sumber dayanya merupakan hal mendasar untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Lalu perlunya memperkuat aksi adaptasi laut dan iklim dalam kerangka kerja badan PBB untuk perubahan iklim.

 

Selanjutnya mengenai pemulihan pasca pandemi dan mendorong upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 14. Kemudian berkolaborasi menerapkan solusi berbasis alam dan pendekatan berbasis ekosistem, serta mempromosikan solusi inovatif yang berkelanjutan. Kesepakatan lainnya yaitu menyambut baik First High Level Meeting tahun 2023 di Indonesia yang akan mengundang partisipasi seluruh Kepala Negara atau Pemerintahan negara peserta AIS Forum.

Halaman:

Editor: Rubiakto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bakamla RI Courtesy Call ke Dubes RI di Hanoi

Selasa, 13 Desember 2022 | 07:00 WIB

Bakamla RI Hadiri Vietnam Coast Guard and Friends 2022

Selasa, 13 Desember 2022 | 06:12 WIB

Media Amerika Dibatasi Liputan Banjir Pakistan

Rabu, 14 September 2022 | 08:58 WIB

Kabar Duka, Ratu Elizabeth II Meninggal Dunia

Jumat, 9 September 2022 | 08:39 WIB

Vladimir Putin Bangga Bisa Kelola Keuangan Negaranya

Kamis, 8 September 2022 | 11:42 WIB
X