• Jumat, 12 Agustus 2022

Susur Sungai di Ciamis 11 Siswa Meninggal Dunia, Atalia Istri Ridwan Kamil: Kegiatan Rutin Setiap Minggunya

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:17 WIB
 Ketua Kwartir Daerah Pramuka Jawa Barat Atalia Praratya sebut peristiwa susur sungai di Ciamis yang menyebabkan 11 orang siswa meninggal dunia bukan kegiatan Pramuka, namun kegiatan rutin setiap minggu.  (Dok.Humas Jabar)
Ketua Kwartir Daerah Pramuka Jawa Barat Atalia Praratya sebut peristiwa susur sungai di Ciamis yang menyebabkan 11 orang siswa meninggal dunia bukan kegiatan Pramuka, namun kegiatan rutin setiap minggu. (Dok.Humas Jabar)


CeritaDepok.com- Peristiwa susur Sungai di Ciamis menyebabkan 11 siswa meninggal dunia bukan karena kegiatan Pramuka, namun kegiatan rutin setiap minggunya.

Hal itu dibatah oleh Ketua Kwartir Daerah Pramuka Jawa Barat Atalia Praratya.

Peristiwa susur sungai di Ciamis menyebab 11 siswa meninggal dunia adalah kegiatan rutin setiap minggu yang dilakulan oleh pihak sekolah atau MTs.

Baca Juga: Ikatan Cinta Hari Ini 17 Oktober 2021 di RCTI: Otak Teror Bukan Iqbal dan Buat Mengejutkan Aldebaran

Untuk meluruskan informasi itu istri dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memberikan poin atas musibah di Ciamis.

"1. Kami hadir ke lokasi musibah secara langsung (16 Oktober 2021) untuk memastikan kronologis kejadian yang saat itu masih simpang siur, termasuk takziah menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam mewakili pemerintah, masyarakat, serta seluruh anggota gerakan pramuka Jawa barat kepada MTs Harapan Baru dan keluarga yang saat ini tengah berduka," ujar Atalia dikutip dari akun Instagram pribadinya @ataliapr, Minggu 17 Oktober 2021.

Lalu Atalia menulis lagi bahwa berdasarkan hasil pantauan di lapangan dan informasi langsung dari pihak Pesantren, kegiatan susur sungai ini bukanlah kegiatan Pramuka.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta Hari Ini 17 Oktober 2021: Elsa Dibuat Kaget Soal Foto

Sebab, MTs Harapan Baru tidak terdaftar sebagai Gugus Depan dan tidak menyelenggarakan Ekskul Pramuka.

"Kegiatan rutin yang dilakukan setiap minggunya ini, murni diinisiasi oleh Pesantren dengan niat luhur untuk mendidik santriwan dan santriwati agar mencintai lingkungan yang salah satunya dilakukan dengan cara bersih-bersih sungai," tuturnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Irwan Supriyadi

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rachmat Yasin Bebas, Tetap Wajib Lapor

Rabu, 3 Agustus 2022 | 08:47 WIB

Terjadi Longsor Di Cijeruk Bogor

Minggu, 22 Mei 2022 | 07:00 WIB
X