• Sabtu, 10 Desember 2022

MUI Tegaskan Nikah Beda Agama Tidak Sah Menurut Hukum Agama dan Negara

- Rabu, 9 Maret 2022 | 18:09 WIB
Ilustrasi pernikahan, Nikah (Pixabay.com)
Ilustrasi pernikahan, Nikah (Pixabay.com)

CeritaDepok.Com, Jakarta - Ketua Majelis Ulama Indonesia bidang Ekonomi Syariah dan Halal, KH KH Sholahuddin Al-Aiyub, angkat bicara terkait hukum pernikahan beda agama yang kembali menjadi polemik. 

Dia menegaskan pernikahan berbeda agama adalah dilarang dan tidak sah di Indonesia. Menurutnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa terkait pernikahan silang tersebut sejak 2005. 

“UU telah mengatur bahwa pernikahan beda agama tidak sah, baik secara hukum negara ataupun hukum agama. Fatwa MUI juga menyatakan demikian,” ujar Ayub dalam pesan tertulis, Selasa (7/3/2022). “Seharusnya aturan UU tersebut mengikat kepada semua warga di Indonesia,” tambahnya. 

Baca Juga: Syarat dan Cara Membuat E-KTP di 2022, Tidak Perlu Lagi Membawa Surat Pengantar RT/RW/Desa/Kelurahan

Menurutnya, fatwa larangan pernikahan beda agama dikeluarkan karena kondisi saat itu pun banyak sekali terjadi perkawinan beda agama. Di tambah lagi, di tengah-tengah masyarakat telah muncul pemikiran yang membenarkan perkawinan beda agama dengan dalih hak asasi manusia dan kemaslahatan.  

“Bahwa untuk mewujudkan dan memelihara ketenteraman kehidupan berumah tangga, MUI memandang perlu menetapkan fatwa tentang perkawinan beda agama untuk dijadikan pedoman,” kata dia, sebagaimana tertuang dalam fatwa MUI.  

Fatwa MUI menyebutkan, bahwa “(1) Perkawinan beda agama adalah haram dan tidak sah. (2) Perkawinan laki-laki Muslim dengan wanita Ahlu Kitab, menurut qaul mu’tamad, adalah haram dan tidak sah.”    

Baca Juga: Olahraga Akhir Pekan Di Grand Depok City

Fatwa ini diputuskan setelah merujuk sejumlah firman Allah SWT yaitu  An Nisa ayat 3, Surat Ar Ruma ayat 21, surat At Tahrim ayat 6, surat Al Baqarah ayat 221, dan surat Al Mumtahanah ayat 10.

Selain itu, terdapat sejumlah hadits Rasulullah SAW yang menegaskan pentingnya agama sebagai unsur utama pernikahan.   

Halaman:

Editor: Satrio Nusantoro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erick Thohir Cek Langsung Kesiapan PLN Layani KTT G20

Kamis, 10 November 2022 | 13:32 WIB

Peluru Nyasar Polisi, Tewaskan Warga Pontianak 

Kamis, 3 November 2022 | 05:05 WIB

Hakim Cecar Habis ART Susi dalam Sidang Bharada E

Selasa, 1 November 2022 | 03:05 WIB
X