Menteri Trenggono Dampingi Presiden Serap Aspirasi Nelayan Cirebon

- Kamis, 14 April 2022 | 11:00 WIB
Presiden Jokowi (paling kiri) saat kunjungan kerja ke Desa Bandengan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, untuk menemui para nelayan, Rabu, 13 April 2022. (Dok. Humas Pemkab Cirebon)
Presiden Jokowi (paling kiri) saat kunjungan kerja ke Desa Bandengan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, untuk menemui para nelayan, Rabu, 13 April 2022. (Dok. Humas Pemkab Cirebon)

CeritaDepok - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mendampingi Presiden Joko Widodo mengunjungi kampung nelayan Bandengan, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Dalam kunjungan kerja tersebut, diserahkan 200 unit jaring trammel net untuk 100 nelayan.

Keduanya juga melakukan dialog dengan nelayan dan warga setempat di dermaga Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Bandengan. Selain itu juga melihat langsung produksi perikanan di atas kapal yang tengah bersandar.

Presiden Joko Widodo memastikan beberapa hambatan yang dialami nelayan seperti pendangkalan sungai, minimnya akses permodalan dan dominasi peran bakul dapat teratasi. Dengan berbagai perbaikan, diharapkan dapat mendorong peningkatan ekonomi nelayan.

Baca Juga: Viral Postingan Mahasiswa Berbuka Puasa Saat Dzuhur, Wakil Gubernur Jawa Barat Nasihati Pemilik Akun

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menjelaskan dia bersama jajaran tengah mengupayakan perbaikan tata kelola perikanan tangkap di Indonesia agar lebih maju. Dia meminta masyarakat nelayan tidak perlu khawatir karena pemerintah semakin memberikan perhatian tinggi pada sektor kelautan dan perikanan.

“Cirebon ini tidak luput dari bantuan pemerintah, berbagai bantuan dari APBN dan APBD telah disalurkan. Ini akan terus dilakukan secara kontinu melalui penangkapan ikan terukur, nelayan kecil dan nelayan lokal akan semakin menjadi perhatian,” ujarnya.

Menteri Trenggono meminta para nelayan untuk terus produktif menggerakkan ekonomi lokal serta terus konsisten menggunakan alat penangkapan ikan yang ramah lingkungan. Tujuannya agar sektor kelautan dan perikanan tetap berkelanjutan dan semakin maju.

Baca Juga: Apa itu Bakteri Salmonella yang Terdapat Dalam Kamdungan Kinder Joy? Ini Penjelasannya

“Ini kita berikan bantuan jaring, semoga bisa menambah produktivitas para nelayan. Saya mengapresiasi para nelayan yang tetap aktif dan bersemangat, tidak hanya menangkap ikan tapi juga aktif di pengolahan seperti pengeringan dan pemindangan serta pemasaran ikan,” imbuhnya.

Jumlah nelayan di Desa Bandengan sekitar 873 orang sedangkan di lingkup Kecamatan Mundu mencapai 1.305. Aktivitas nelayan ini telah memberikan denyut kehidupan bagi ekonomi lokal serta menjadi penghela aktivitas ekonomi lainnya baik di hulu maupun di hilir.

Halaman:

Editor: Rubiakto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:27 WIB

DPR RI Anggap Perppu Cipta Kerja Perlu Dikaji

Rabu, 11 Januari 2023 | 13:53 WIB

Hakordia 2022, Itjentan Adakan Round Table Discussion

Senin, 12 Desember 2022 | 18:00 WIB
X