• Sabtu, 2 Juli 2022

Jadi Ujung Tombak Penurunan Emisi di RI, Ini Upaya PLN Jaga Kelestarian Bumi

- Selasa, 26 April 2022 | 10:33 WIB
dok PLN
dok PLN

CeritaDepok - Komitmen bersama untuk menurunkan emisi global menjadi kunci penting dalam menjaga bumi agar lebih lestari bagi generasi mendatang. PT PLN (Persero) sebagai BUMN di sektor energi, menjadi ujung tombak dalam menurunkan emisi di Tanah Air.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan saat ini salah satu tantangan yang harus dijawab oleh seluruh perusahaan dan industri adalah pengurangan emisi karbon. PLN sebagai BUMN yang menjadi tonggak utama pengurangan emisi, sudah menegaskan komitmennya melalui peta jalan pengurangan emisi di sektor kelistrikan.

Darmawan menjelaskan jika PLN tak melakukan upaya pengurangan emisi, maka pada 2060 mendatang sektor kelistrikan bisa menyumbang 920 juta emisi karbon. "PLN tidak akan tinggal diam untuk hal tersebut. Kami sudah melakukan berbagai langkah pengurangan emisi dan akan terus dilakukan sampai mencapai carbon neutral di 2060," ujar Darmawan.

Baca Juga: Hujan Deras, Tanggul Kali Jebol, Puluhan Rumah Di Cilodong Kebanjiran

Terbaru, kata Darmawan, PLN tengah menjalankan program konversi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) sebesar 600 megawatt (MW).

Upaya ini dapat menurunkan ketergantungan dari bahan bakar fosil, mengurangi emisi, meningkatkan porsi EBT dalam bauran energi, dan meningkatkan ketahanan energi sebab memakai energi domestik yang menjadi potensi negara Indonesia.

"Kami sangat memahami kondisi dilematis, jika ingin harga listrik yang murah masih berbasis energi kotor. Tetapi seiring berjalannya waktu saat ini pembangkit berbasis energi bersih makin murah dan ini menjadi landasan kuat kami melakukan perubahan," ujar Darmawan.

Baca Juga: Jadwal Acara TV SCTV hari ini Selasa 26 April 2022. Ada Love Story The Series, Pelangi Untuk Nirmala, FTV Pagi

PLN pun membuka kesempatan yang luas bagi mitra yang memiliki teknologi yang telah terbukti (proven) dan murah untuk menggantikan PLTD tersebut.

"Kita unlock semua teknologi baterai sebagai cadangan daya. Kita undang semua potensial partner untuk partisipasi. Kompetisi ini untuk bisa mendrive harga yang lebih murah dari energi bersih," ujar Darmawan.

Halaman:

Editor: Rubiakto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jejak Soekarno Masih Terasa Di Ende

Rabu, 1 Juni 2022 | 13:20 WIB
X