• Sabtu, 2 Juli 2022

Gara-gara WTP, Ade Yasin Merasa Dijebak Anak Buahnya

- Kamis, 28 April 2022 | 08:45 WIB
Bupati Bogor, Ade Yasin. (rubiakto)
Bupati Bogor, Ade Yasin. (rubiakto)


CeritaDepok - Bupati Bogor Ade Munawaroh Yasin terjerat korupsi karena telah menyuap empat pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat. Tujuannya, agar Kabupaten Bogor mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Setelah ditetapkan menjadi tersangka, dan telah di tahan oleh KPK, Ade Yasin mengklaim tidak ikut terlibat dalam kasus tersebut.

“Saya dipaksa untuk bertanggungjawab atas perbuatan anak buah saya, tapi sebagai pemimpin saya siap untuk bertanggung jawab,” katanya kepada wartawan.

Baca Juga: Tips dari Polri Agar Mudik Aman dan Sehat

Dia mengatakan merasa dijebak oleh anak buahnya sampai akhirnya harus menjadi tahanan KPK. Dia mengklaim suap kepada empat pegawai BPK Jawa Barat itu merupakan inisiatif anak buahnya. “Itu inisiatif dari mereka, namanya IMB (inisiatif membawa bencana),” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan Ade Yasin diduga menyuap pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Jawa Barat lantaran berkeinginan untuk mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Selanjutnya BPK Perwakilan Jawa Barat menugaskan Tim Pemeriksa untuk melakukan.audit pemeriksaan interim atau pendahuluan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2021 Pemkab Bogor.

Hal itu disampaikan Firli Bahuri dalam konferensi pers penetapan tersangka dan penahana terduga pelaku tindak pidana korupsi Bupati Bogor Ade Yasin, di KPK, Kamis 28 April 2022.

Baca Juga: Ditetapkan Tersangka! Suap BPK, Ade Yasin Dicokok KPK

“AY selaku Bupati Kabupaten Bogor periode 2018 sampai dengan 2023 berkeinginan agar Pemerintah Kabupaten Bogor kembali mendapatkan predikat WTP untuk TA 2021 dari BPK Perwakilan Jawa Barat,” katanya.

Halaman:

Editor: Rubiakto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jejak Soekarno Masih Terasa Di Ende

Rabu, 1 Juni 2022 | 13:20 WIB
X