• Sabtu, 2 Juli 2022

Pengusaha Terancam Pidana Jika Tak Bayar Upah Lembur Saat Libur Lebaran dan Libur Nasional

- Jumat, 6 Mei 2022 | 15:54 WIB
Ilustrasi uang pecahan seratus ribu rupiah. (Cerita Depok)
Ilustrasi uang pecahan seratus ribu rupiah. (Cerita Depok)

CeritaDepok.com – Kabar baik bagi para pegawai dan karyawan di perusahaan tempat mereka bekerja. Pasalnya, Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan dan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker & K3) Kementerian Ketenagakerjaan, Haiyani Rumondang menyatakan  pengusaha yang mempekerjakan karyawan saat libur nasional wajib membayar upah lembur.

Menurutnya berdasarkan pasal 187 Undang-Undang Cipta Kerja bahwa pengusaha yang tidak membayar upah lembur pada hari libur resmi (pasal 85 ayat 3), dikenakan sanksi pidana kurungan paling singkat 1 bulan dan paling lama 12 bulan dan/atau denda paling sedikit Rp10 juta dan paling banyak Rp100 juta.

Haiyani mengatakan, bagi pengusaha/pemberi kerja yang mempekerjakan pekerja untuk bekerja pada hari pertama dan kedua Hari Raya Idul Fitri (tanggal merah/hari libur nasional yang ditetapkan pemerintah), maka pengusaha/pemberi kerja yang bersangkutan wajib membayar upah kerja lembur sesuai dengan ketentuan Pasal 78 ayat (2) UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja jo Pasal 29 ayat (2) PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang PKWT, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan PHK.

Baca Juga: Berikut Jadwal dan Jam Operasi One Way Jalur Puncak Bogor 6, 7, dan 8 Mei 2022

“Pengusaha yang tidak membayar upah kerja lembur bagi pekerja yang dipekerjakan pada hari libur nasional yang ditetapkan dikenakan sanksi pidana kurungan paling singkat 1 bulan dan paling lama 12 bulan dan/atau denda paling sedikit Rp10 juta dan paling banyak Rp100 juta sebagaimana diatur dalam Pasal 187 UU Nomor 11 Tahun 2020,” tutur Haiyani.

Seperti diketahui, pada libur Lebaran atau hari raya Idulfitri 1443 H terdiri dari  libur nasional dan cuti bersama Idulfitri sejak Jumat, 29 April 2022 lalu dan akan berakhir pada Minggu, 8 Mei 2022 mendatang.

Hal ini sesuai keputusan bersama tiga menteri yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).

Baca Juga: Mengatasi Kesulitan Masyarakat Perbatasan, Satgas Yonif 126/KC Laksanakan Pengobatan Door To Door  

Tahun 2022 telah ditetapkan libur nasional berjumlah 16 hari.

1 Januari : Tahun Baru 2022 Masehi

Halaman:

Editor: Rubiakto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jejak Soekarno Masih Terasa Di Ende

Rabu, 1 Juni 2022 | 13:20 WIB
X