• Minggu, 2 Oktober 2022

Komunitas Kebudayaan Dahayu Nusantara Bikin Heboh Jakarta Fair 2022

- Selasa, 5 Juli 2022 | 06:30 WIB
Dahayu Nusantara saat pentas dongeng musikal di Jakarta Fair, Senin 4 Juli 2022.  (Arsip Dahayu Nusantara)
Dahayu Nusantara saat pentas dongeng musikal di Jakarta Fair, Senin 4 Juli 2022. (Arsip Dahayu Nusantara)

CeritaDepok.Com, Jakarta - Ratusan anak dari 4 panti asuhan di kawasan Jabodetabek bernyanyi bersama dan mengikuti pagelaran dongeng untuk anak yang dipentaskan oleh Komunitas Seni dan Budaya “Dahayu Nusantara” di ajang Jakarta Fair 2022 di JIEXPO, Kemayoran, Jakarta, Senin 4 Juli 2022.

Dahayu Nusantara adalah komunitas yang di dalamnya mewadahi berbagai seniman mulai dari pendongeng, penari, pelukis, juga musisi di Jakarta dan Depok.

Dari kiri: Sony Kakek Uban, Anabel Winson, dan Indonesiana Ayuningtyas Wicaksono saat pentas dongeng musikal di Jakarta Fair, Senin 4 Juli 2022. (Arsip Dahayu Nusantara)

Pada kesempatan itu anggota Dahayu Nusantara yang mengisi acara adalah Winson Family yang terdiri dari Sony Kakek Uban, Anabel Winson, dan Kanaka Winson, yang berkolaborasi dengan duet anak dan ayah Indonesiana Ayuningtyas Wicaksono dan Gunawan Wicaksono.

Baca Juga: Bakamla RI Dua Tahun Berturut-Turut Dapat Opini WTP

Dahayu Nusantara membawakan cerita berjudul “Hilangnya Bunga Pancawarna”. Menurut penulis cerita, Sony Kakek Uban, cerita ini berkisah tentang bunga Pancawarna, simbol persatuan bangsa di negeri Majamanis yang dicuri oleh penyihir jahat dari negeri Maja-Asem yang iri hati melihat makmur dan damainya negeri Majamanis, namun akhirnya bisa diselamatkan oleh seorang tokoh Kakek Bijak dan 2 orang putri, Putri Nesia dan Putri Bella.

Seniman Gunawan Wicaksono saat memerankan tokoh penyihir jahat Wel Geduwel dalam pentas dongeng musikal di Jakarta Fair, Senin 4 Juli 2022. (Arsip Dahayu Nusantara)

Sony mengatakan bahwa dia ingin berpesan pada anak-anak yang hadir menonton, bahwa bunga Pancawarna itu diibaratkan sebagai Pancasila, yaitu falsafah hidup bangsa Indonesia yang berguna bagi terciptanya persatuan antar Agama dan juga beraneka suku bangsa yang juga harus dijaga oleh para generasi penerus bangsa ini.

Pentas yang berdurasi sekitar 90 menit menghasilkan keceriaan dan kesan yang mendalam dalam diri anak-anak.

Dahayu Nusantara usai pentas dongeng musikal di Jakarta Fair, Senin 4 Juli 2022. (Arsip Dahayu Nusantara)

Halaman:

Editor: Satrio Nusantoro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KKP Kembangkan Kultur Jaringan Rumput Laut  

Kamis, 8 September 2022 | 08:45 WIB
X