• Minggu, 2 Oktober 2022

Wisata Makam Bung Karno, Mengenang Presiden Pertama Indonesia di Kota Blitar

- Kamis, 14 Juli 2022 | 08:00 WIB
Para wisatawan saat berziarah ke makam Bung Karno, mantan presiden pertama Indonesia yang terletak di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan wetan, Minggu (10/7/2022) (Satrio Nusantoro)
Para wisatawan saat berziarah ke makam Bung Karno, mantan presiden pertama Indonesia yang terletak di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan wetan, Minggu (10/7/2022) (Satrio Nusantoro)

CeritaDepok.Com, Blitar - Blitar memang terkenal dengan beberapa obyek wisatanya, terutama yang berhubungan dengan sejarah dari negara kita Republik Indonesia.

Salah satu primadona utama wisata sejarah yang banyak wisatawan kunjungi di Blitar tentu saja makam Bung Karno, mantan presiden pertama kita. Tempat ini sepertinya wajib untuk anda kunjungi jika berwisata ke kota Blitar.

Siapa yang tak mengenal mantan presiden pertama kita bapak Ir. Soekarno yang bahkan namanya terkenal hingga ke mancanegara.

Baca Juga: Warung Pecak Duren, Wisata Kuliner Khas Sunda di Tangerang Selatan

Kita pasti saat sekolah diajarkan sejarah mengenai bagaimana tokoh Bung Karno sebenarnya dan lika-liku perjalanannya sebagai salah satu tokoh bangsa Indonesia yang sangat dikagumi dan dihormati ini, hingga akhirnya beliau menghembuskan nafas terakhir dan memutuskan untuk memilih kota Blitar di Jawa Timur sebagai tempat di mana ia beristirahat dengan tenang selama-lamanya.

Sangat tak lengkap rasanya jika anda sedang berwisata ke Blitar namun tidak mampir ke makam mantan presiden pertama kita ini yang terletak di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan wetan.

Saat memasuki area pelataran makam, anda akan bisa melihat sebuah bangunan berbentuk joglo, yaitu Cungkup Makam Bung Karno. Cungkup ini diberi nama Astono Mulyo. (Satrio Nusantoro)

Di Sentul, 2 km utara pusat kota, kuburan mantan presiden Sukarno ditandai dengan sebuah batu hitam besar dan sebuah monumen kolom dan mural yang menggambarkan pencapaiannya. Soekarno (atau Bung Karno) secara luas dianggap sebagai bapak bangsa Indonesia, meski baru dipulihkan sebagai pahlawan nasional pada tahun 1978.

Baca Juga: Pesona Kawah Putih Ciwidey, Destinasi Wisata Alam Dengan Harga Tiket Terjangkau

Meskipun ada permintaan keluarga bahwa ia dikuburkan di rumahnya di Bogor, Sukarno dimakamkan di sebuah kuburan yang tidak bertanda sebelah ibunya di Blitar pada areal tanah seluas 1,8 m2.

Halaman:

Editor: Satrio Nusantoro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KKP Kembangkan Kultur Jaringan Rumput Laut  

Kamis, 8 September 2022 | 08:45 WIB
X