Membangun Pertanian Maju, Mandiri, dan Modern Tanpa Korupsi

- Jumat, 9 Desember 2022 | 23:03 WIB
Menteri Pertanian Republik Indonesia Prof. Dr. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H. menghadiri acara Lomba Paduan Suara di Auditorium Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat (9/12). Lomba paduan suara yang diikuti oleh mahasiswa ini merupakan rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA)  (Satrio Nusantoro)
Menteri Pertanian Republik Indonesia Prof. Dr. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si., M.H. menghadiri acara Lomba Paduan Suara di Auditorium Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat (9/12). Lomba paduan suara yang diikuti oleh mahasiswa ini merupakan rangkaian peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (HAKORDIA) (Satrio Nusantoro)

Ceritadepok.Com, Jakarta - Korupsi menjadi fenomena sosial, politik dan ekonomi yang kompleks dan mempengaruhi semua negara. Bukan itu saja, korupsi dinilai merusak sendi bangsa, institusi, demokrasi, memperlambat pembangunan ekonomi dan berkontribusi nyata terhadap ketidakstabilan pemerintahan dan perekonomian negara.

Dalam rangka mengantisipasi dan mencegah terjadinya korupsi, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menetapkan Hari Antikorupsi pada tanggal 9 Desember melalui resolusi 58/4, 31 Oktober 2003.

Sebagaimana telah dikemukakan di atas bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa (extra ordinary crime) yang harus dihadapi dengan cara yang luar biasa dengan melibatkan seluruh elemen bangsa. Kasus-kasus korupsi masih dapat disaksikan bersama melalui media sosial, televisi dan media massa kasus-kasus tindak pidana korupsi masih marak terjadi di dunia pendidikan, penegak hukum, kepolisian, pejabat pemerintah pusat dan daerah serta swasta.

Baca Juga: Sinopsis Takdir Cinta Yang Kupilih hari ini Jumat 9 Desember 2022: Tammy Mulai Menyesal, Hidupnya Menderita

Untuk itu, dalam rangka pemberantasan korupsi diperlukan effort dan kesungguhan melalui sinergitas yang sangat kuat dalam memerangi korupsi. Dengan kata lain diperlukan kekuatan penuh (power full) yang dihimpun dalam satu gerakan yang terstruktur, tersistem dan terkoordinir dengan baik dalam mencegah terjadinya korupsi, yang saat ini telah “menggejala” disemua lini bangsa.

Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Dr. Jan S Maringka, S.H., M.H., saat membuka rangkaian peringatan HAKORDIA di lingkungan Kementerian Pertanian Jakarta, Jumat (9/12). (Satrio Nusantoro)

Dalam upaya membangun budaya antikorupsi dan kesadaran para penyelenggara negara dan aparatur sipil negara, maka Komisi Pemberantasan Korupsi dengan melibatkan masyarakat melakukan pencegahan secara melembaga dan rutin melaksanakan Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (HAKORDIA) yang jatuh setiap tanggal 9 Desember.

Sebagai bentuk komitmen pimpinan dan seluruh jajarannya, Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Dr. Jan S Maringka, S.H., M.H., mengatakan bahwa peringatan HAKORDIA menjadi momentum membudayakan dan menggelorakan semangat melawan korupsi ke seluruh aspek sendi-sendi bangsa, khususnya di lingkungan Kementerian Pertanian.

Baca Juga: Sinopsis Ikatan Cinta hari ini Jumat 9 Desember 2022: Gara-Gara Cemburu, Abimana Hajar Nino untuk Rebut Elsa

Ratusan pegawai dilingkungan Kementerian Pertanian melaksanakan senam bersama pada peringatan HAKORDIA, Jumat (9/12). (Satrio Nusantoro)

Halaman:

Editor: Satrio Nusantoro

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Muhammadiyah Tetapkan Awal Puasa Ramadan

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:27 WIB

DPR RI Anggap Perppu Cipta Kerja Perlu Dikaji

Rabu, 11 Januari 2023 | 13:53 WIB

Hakordia 2022, Itjentan Adakan Round Table Discussion

Senin, 12 Desember 2022 | 18:00 WIB
X